Jika cinta diibaratkan statistik maka kamu dan aku akan berkorelasi
jika mengukur kekuatan cinta kita dengan regresi linier, tapi dalam
mencapai tujuan harus melewati empat hal yaitu :
Yang pertama kita diuji normalitas, apakah kita saling berkorelasi atau tidak,
dengan jalan kamu memprediksi nilaiku. Jika nilaiku masih terdapat kesalahan yang jauh dari kesempurnaan buatmu
maka ajari aku agar nilaiku baik dimatamu dan jauh dari ketidaksempurnaanku.
Jika sudah lulus yang pertama maka diuji yang kedua yaitu multikolinier,
apakah kamu sangat mencintaiku atau tidak. Jika kamu sangat mencintaiku maka kamu
tidak lulus dalam ujian ini, sebab yang harus kamu Cintai yaitu : Allah SWT, Nabi Muhammad SAW, Ibumu lalu aku.
Ujian ketiga kita diuji homoskedastisitas apakah kita banyak kesamaan atau ketidaksamaan.
Jika kita banyak kesamaan untuk masa depan maka kita lulus dalam ujian ini namun bila tidak kita akan kandas dalam ujian ketiga ini.
Uji autokorelasi, Nah ini yang adalah ujian yang terakhir yaitu apakah di dalam hubungan ini ada orang ketiga?
Ini berkaitan dengan masa lalu, apakah masa lalu kita akan menganggu jalan cinta kita. Jika kita akan lulus jangan
ada orang ketiga di antara kita dan biarkan masa lalu tetap berlalu tapi tataplah aku sebagai masa depanmu.
Keempat ujian jika sudah terlewati maka regresi cinta akan terjadi.....