Rangkuman Pertengahan Maret
Pertengahan Maret, 24 hari lagi menuju pemilihan Legislatif 9 April 2014, mari kita meninjau kembali kondisi pergerakan Wikikandidat sampai saat ini, sembari mengatur strategi ke depan.
Sebulan yang lalu, 15 Februari 2014, bersama Aditiyo Haryadi (@aditiyoo) PJ Marketing, Annisa Sholiha (@annisa1205) PJ Entri Data, dan Ayodya (@ayodyadsr) PJ Keamanan Web, kami membuat video manifesto.
Data caleg yang baru tersedia saat itu baru tiga dapil di Jakarta. Kami menyadari, ekspektasi kami harus dibuat lebih realistis. Kami sepakat hanya berfokus di untuk entri dan promosi di Jabodetabek (dengan masih membuka ruang untuk mereka yang.ingin entri di daerah mereka).
Apa Kami Terlalu Melampaui Zaman?
Ada seseorang yang bilang ke kami, "pada dasarnya orang-orang Indonesia masih sedikit yang memilih caleg. Kebanyakan dari mereka memilih partai." Penyataan itu tidak bisa kami sangkal. Pernyataan itu membuat kami bertanya, "Apakah betul orang-orang Indonesia belum siap? Apakah usaha kami sia-sia?"
Beruntung, jawaban datang dalam bentuk dukungan-dukungan orang yang cinta dengan ide ini.
Ghivo Pratama (@ghivopratamaa) bergabung sebagai PJ Humas, Oriza Sativa (@kidsativa) bergabung sebagai PJ Kerja Sama Strategis.
Banyak orang mulai dari teman sampai simpatisan dari jauh mau jadi pengentri data.
Wikikandidat akhirnya berhasil menyingkap praktik kotor kampanye.
Tanpa inisiatif dari kami sama sekali, Wikikandidat diliput oleh media online Magdalene.
Dukungan dari mensyen-menysen di Twitter juga terus mengalir.
Dan kami-pun terus bergerak.
Mungkin ide untuk "memilih berdasarkan orang, bukan partai" masih baru untuk seluruh rakyat Indonesia. Mungkin memang sulit untuk berharap pemilu 2014 ini seluruh penduduk Jabodetabek mengerti esensi dari Wikikandidat--apalagi seluruh penduduk Indonesia.
Tapi kami yakin sebuah ide besar selalu dimulai dari dampak yang kecil.
Inspirasi Baru dari Aditiyo
Tepat kemarin, di kamar kosan saya, Adityo Haryadi memberikan inspirasi baru. Wikikandidat bisa juga digunakan untuk non-pemilu & pemilukada, untuk pemilihan yang bukan langsung oleh rakyat.
Mari kita coba bayangkan, apa yang terjadi jika publik memiliki wadah untuk membentuk opininya, terkait pemilihan pejabat publik yang dilakukan DPR? Kami membayangkan, opini publik yang berwujud berangka, akan membantu DPR (atau badan apapun) dalam melakukan pemilihan pejabat-pejabat publik macam Gubernur BI, ketua KPK, dll.
Entah nominasi kandidat dikeluarkan oleh DPR, Presiden, Hakim Agung, Wikikandidat selalu bisa jadi tempat yang netral untuk membahas & menulis kompetensi setiap kandidat. Karena sebagaimana Wikipedia, meski bebas, hanya yang memiliki data pendukunglah yang informasinya bisa ditambahkan ke halaman Wikikandidat.
Bertambah lagi potensi Wikikandidat untuk membantu Indonesia jadi lebih baik.
Waktu semakin singkat. Di tengah semua kondisi ini, kami menyusun ekspektasi dan rencana aksi untuk mencapai target jangka pendek kami: diliput media massa besar sebelum 9 April 2014. Apa yang kami butuhkan adalah akses untuk membuat warga Jabodetabek tahu kalau Wikikandidat ini ada, lalu mengerti manfaat dari konsep baru ini. Dengan begitu, di pemilihan-pemilihan selanjutnya, juga di daerah luar jabodetabek, Wikikandidat sudah memiliki branding yang lebih kuat.
Website sudah siap. Apa yang kami perlukan tinggal melengkapi entri data Jabodetabek, melakukan satu aksi turun ke jalan, lalu menghubungi media-media massa besar. Semoga mereka bisa membantu kami menyebarkan konsep yang mulia ini.
@wikikandidat Websitenya bagus banget dan sangat mendidik. Mohon ijin mengusulkan: tukang komentar yg pakai ID anonym dihapus saja.
— Leo Ferdinand (@neomelonbay)
Selepas Pemilu April 2014 ini, kami akan mendirikan organisasi formal yang bertugas mengelola Wikikandidat.
Kami ingin meniru Wikimedia Foundation yang mengelola Wikipedia. Mereka terpaksa menjaga independensi dengan memiliki bisnis model donasi. Padahal peluang uang yang bisa mereka dapatkan jika memiliki bisnis model iklan tentu bukan main besar. Meski non-profit, mereka tetap dikelola profesional layaknya perusahaan.
Yang sedikit membedakan mungkin: organisasi yang mengurus Wikikandidat ini, selain memiliki staf penuh-waktu, akan banyak diisi oleh staf paruh-waktu yang berasal dari mahasiswa-mahasiswa. Wikikandidat lahir dari rahim organisasi mahasiwa. Kami percaya, salah satu cara untuk menjaga independensi Wikikandidat adalah dengan melibatkan peran aktif banyak mahasiswa di dalamnya.
Silahkan tonton penjelasan saya di video di bawah, di waktu 4:48.
2014 ini kami memulainya, bisa jadi 2019 baru kami benar-benar menuai hasilnya. Selepas 2014 ini kami berencana untuk terus ada, mengawal pilkada dan pemilihan-pemilihan pejabat publik sampai pemilu 2019 nanti.
// <![CDATA[ (function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs); }(document, 'script', 'facebook-jssdk')); // ]]>
Post by Aulia Prima Kurniawan.
Rizky Syaiful
PJ Website Wikikandidat.com