
seen from Australia
seen from Finland

seen from Canada
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Singapore
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Bulgaria
seen from Hong Kong SAR China

seen from United States
seen from China

seen from Philippines

seen from United States
Untukmu yang Selalu Gagal Bertemu
Kita teman, sahabat, saudara. Tapi, aku nggak tahu wujudmu seperti apa. Bicara panjang di telepon tengah malam, chit-chat soal pekerjaan dan kuliah, soal lelaki yang berniat melamar kita dengan nama yang sama dan cerita yang sedikit mirip. Kamu ini siapa?
Aku lupa siapa yang lebih dulu menghubungi pertama kali di Facebook. Hanya ingat bahwa kita dipertemukan ‘maya’ pada event merangkai kata yang diadakan oleh Windry Ramadhina. Aku pemenang via Twitter, kamu pemenang via Facebook. Kita sama-sama pembaca Memori waktu itu. Tahun berapa, sih? Dua ribu empat belas ya?
Tapi, senang betul aku punya teman kayak kamu. (Terimakasih, ‘Maya’). Kita bisa lengket hanya melalui dunia maya ternyata. Buy the way, aku sudah hijrah dari Blogspot ke Tumblr. Dan, aku punya idola baru. Dia Theoresia Rumthe. Cek deh di Google.
Ini untukmu yang selalu gagal bertemu. Dari aku yang mencintai pikiranku sendiri.
Nanti Dulu
Nanti dulu, jangan buru-buru pergi. Rinduku belum tuntas padamu.
Nanti dulu, jangan buru-buru pergi. Sampai aku benar-benar lelah mencintai. Meski aku tak yakin kapan saatnya itu.
Nanti dulu, jangan cepat-cepat mengaku. Sepeti aku yang malu-malu meminta Tuhan menjadikanmu milikku.
Nanti dulu, jangan keburu ingin lupa. Kalau kenangan sudah tak ada, bagaimana caraku mengingat kamu lagi?
Nanti dulu, jangan cepat kau pahami. Aku dan perasaanku bukan untuk dimengerti, namun untuk diterima.
Nanti dulu, jangan segera melepasku. Karena mungkin aku tak akan kembali lagi.
Nanti dulu, jangan menilaiku semudah itu. Karena aku tak pernah mencintaimu serumit itu.
Apa kado ulang tahunku kali ini sayang? | Kacamata. Agar kamu mampu melihat lebih jelas, siapa yang bersungguh-sungguh dalam mencintai.
Ada beberapa hal yang hanya berlaku dalam ketiadaan