Sakit
Sehat membuat kita melupakan rasa sakit, sedang sakit membuat kita menyesali banyak hal di waktu sehat. Saat sakit, semua hal buruk teringat begitu saja, segala bayangan keburukan menyerang. Kita akhirnya takut, lalu seluruh tubuh kian dingin dan menggigil.
Sehat itu layaknya cinta. Saat cinta membuat luka, kita menjelma orang sakit. Seluruh kebaikan yang sebelumnya tumbuh dalam cinta itu layu, bahkan mati diserang hama luka dengan perih yang tak terukur. Lalu terlihatlah segala keburukan, semua hal tentang cinta yang dulu indah itu kini sisanya adalah hal-hal yang tak menyenangkan, kita menyesalinya. Kitapun kian sakit dan merana.
.
.
@nidzomizzuddien















