Allah itu paling tau banget apa yang kita butuhin.
Kita pengen duit banyak, Allah kasih kecukupan kita tiap hari untuk makan, minum, dan istirahat. Bisa tidur yang cukup dan nyenyak ternyata adalah kenikmatan luar biasa di zaman overthinking ini.
Kita pengen punya kendaraan roda empat yang mewah, Allah kasih kita kaki untuk bisa melangkah kemanapun kita mau. Kira-kira kalau kaki kita sakit, bakal terasa nikmat ga ya walaupun punya kendaraan mewah?
Kita pengen punya rumah mewah dan minimalis, Allah kasih kita kontrakan yang bisa buat keluarga kita tertawa terbahak-bahak tanpa harus mikirin besok mau makan apa.
Tidur yang nyenyak. Makan yang kenyang. Bisa ketawa ngakak. Semua itu Allah kasih tanpa biaya.
Sebab, ada yang memiliki semua yang kita ingin, tapi Allah ga kasih semua yang kita bisa miliki sekarang.
Ada yang punya mobil mewah, tapi utangnya banyak, jadinya ga bisa tidur nenyak. Ada yang bisa beli makanan yang paling enak sedunia, tapi ga bisa dimakan karena kondisi kesehatannya yang memburuk. Ada yang punya rumah mewah, tapi hubungan dengan keluarganya seperti perang dingin. Sunyi dan sepi.
Apa yang paling kita miliki sekarang, ternyata paling diinginkan oleh orang lain. Begitu sebaliknya, apa yang kita inginkan sekarang, boleh jadi orang lain sudah merasa tidak perlu memilikinya.