Semakin maju teknologi jelas itu mempermudah kita melakukan berbagai kegiatan, termasuk komunikasi. Salah satu komunikasi yang bisa kita lakukan adalah menggunakan sosial media.
Sebenarnya sosial media itu apa sih? Sosial media sebenarnya sebuah wadah atau media yang digunakan untuk bersosialisasi tanpa batasan ruang maupun waktu. Bagian dari sosial media ini banyak, ada yang untuk diskusi, publikasi, livestreaming, hingga virtual world. Tapi yang saya akan bahas yaitu media sosial untuk bersosialisasi dan berinteraksi yaitu social networks atau sering disebut jejaring sosial seperti myspace,facebook, twitter, instagram, dsb.
Perkembangan jejaring sosial memang semakin hari semakin pesat, dan kegunaanya juga semakin komplit. Diawali dengan facebook yang dahulu hanya bisa untuk posting status dan chatting, sekarang kalian bisa sharing video live. Kegunaanya juga semakin bergeser, seperti instagram yang dahulu mewadai kalian yang mempunyai hobi berfoto atau sekedar mengabadikan foto, sekarang kalian bisa live aktifitas kalian. Selain bisa menjalin hubungan yang baik dengan rekan, wadah ini juga bisa menjadi tempat untuk berbagi kebahagiaan. Tidak sampai disitu, manusia berotak bisnis bisa menjadikan ini sebagai ladang pencaharian yaitu bisnis dan menghasilkan uang. Sungguh luar biasa bukan?
Dibalik silaunya kenikmatan itu semua, sebagian orang terjebak dalam dunia "perbudakan". Beberapa sumber menyebutkan bahwa inti dari perudakan itu adalah terjadinya kondisi seseorang yang dikontrol atau dikuasai oleh orang lain. Artinya jika kalian tidak bisa mengontrol porsi kalian untuk "bermain" dengan jejaring sosial dan bahkan setiap saat baik saat bangun tidur, kuliah, makan, hingga buang air besar masih tetap "bermain" dengan jejaring sosial media kalian, maka saya ucapkan selamat karena kaliantelah diperbudak oleh jejaring sosial kalian sendiri.
Tidak sadarkah kalian telah mengabaikan banyak hal positif hanya karena stalking seseorang? Berdandan "ala-ala" agar terlihat keren? Nongkrong bersama teman-teman hanya untuk sekedar posting frienship goal? Berlibur keluarga tapi hanya untuk intagram story? Makan ditempat mewah hanya untuk ceckin path? Basi.
Apakah kalian tidak rindu ketika liburan atau sekedar berjalan jalan kalian membuat momen kebersamaan yang hangat bukan hanya untuk berfoto ootd, membuat momen intagram story, check in path, dan selebihnya bermain smartphone. Lalu apa esensi kalian berpergian?
Teman saya pernah berkata, "jejaring sosial itu memang mendekatkan yang jauh, tetapi juga menjauhkan yang dekat" itu Terbukti!. Sekarang ini apa kalian pernah mendapati sebuah gerbong kereta riuh dengan obrolan para penumpang? Saya rasa tidak. Mereka hanya riuh dalam dunia maya mereka. Terlalu asik tenggelam dalam kolom komentar.
Perbudakan yang dilakukan oleh jejaring sosial pelan tapi pasti dan benar benar terjadi dan memang sudah terjadi pada sebagian besar orang. Akan tetapi, sebagian lagi memutar balikkan dengan memperbudak jejaring sosial untuk keuntungannya.
Artinya apa? Ketika kalian bisa menemukan kemudahan bahkan keuntungan dalam sebuah telknologi khususnya jejaring sosial, kalian jangan terbelenggu hingga diperbudak. Disisi lain, kalian juga jangan dibuat susah karena sejatinya jejaring sosial itu memberikan kita kemudahan.
Bijaksanalah terhadap apa yang ada disekitar kita