This is my life
Setiap kali merasa sedang tidak baik2 saja, maka nama yang pertama kali disebut adalah bapak, ibuk. Menikah membuatku untuk menahan diri. Terutama soal cerita ke mereka, bapak ibuk. Alih-alih meluapkan rasa malah menambah beban pikiran mereka.
Sejak awal menikah, sudah komit untuk terlihat baik-baik saja dihadapan mereka baik bapak ibuk kandung ataupun mertua. Biarkan luka, tangis, perih ini hanya aku atau aku dan suami yang tahu. Mereka para orang tua hanya melihat dan merasakan kebahagiaan atas janji suci ini.
Ujian akan selalu ada dalam episode pernikahan. Akan terus berganti. Ringan atau berat tergantung sudut pandang dan cara menilai. Ada godaan yang beragam, yang terkadang semakin menyudutkan hati. Menciutkan nyali dan menambah deret kekecewaan. Maka jika sudah seperti ini kuluapkan dengan tangis dan menyebut nama bapak.
Sebelum memutuskan untuk menikah bapak menegaskan "kamu tidak akan menyesal? Sudah yakin?" Kala itu aku hanya bilang aku tidak akan menyesal karena kalau yakin belum seutuhnya bulat. Kemudian bapak menasehati "menikah itu seperti membeli baju, tidak bisa dikembalikan. Kamu akan memakainya setiap hari, tidak akan kecewa apalagi menyesal." Kalimat itu seperti mantra ketika kesedihan menghampiri. Seperti sebuah pengingat bahwa ini adalah keputusanku, pilihanku yang sebenarnya agak memaksa. Yang awalnya aku tidak yakin betul, namun tetap ku pilih.
Sekarang, sudah ada sikecil yang tawanya meredamkan segala amarah dan kesedihan. Yang lengketnya sama aku, mampu menjadi penawar seluruh luka. Yang tingkahnya mengharuskanku untuk terus berbenah.
Well, this is my life. Aku yang harus senantiasa mengupayakan yang payah menjadi mudah. Yang mustahil menjadi mungkin. Yang absurd menjadi jelas. Berdamai lah dengan keadaan, barangkali itu bisa meringankan beban. Ikhlas, sukur, ridho, agar yang gelap menjadi terang.
Terus melangitkan dedo'a agar kuat dan tabah menjalani hari-hari. Terus merapalkan dzikir agar ketenangan menjadi teman sejati. Semangat terus berbenah meski itu tidak mudah. Sebab yang sulit bukan mustahil tertakluk.
260119














