I'm Not For Sale - Respect My Privacy
Meskipun telah ada hukum yang menjamin privasi, alangkah baiknya kita harus tetap berhati-hati dengan segala data privasi yang kita miliki untuk tidak begitu saja kita berikan di dunia maya. Mengapa demikian? karena tanpa kita sadari informasi mengenai data pribadi yang kita miliki di dunia maya ternyata tidak hanya dimiliki oleh industri-industri online saja. Melainkan, semua informasi mengenai data pribadi kita dapat diketahui oleh semua orang terutama oleh pemerintah dan para pengiklan. .
Sehingga hal ini dirasa sangat mengkhawatirkan para pengguna internet di seluruh dunia ketika mereka memutuskan untuk menggunakan internet. Kekhawatiran Ini terbukti ketika kita membuka situs online atau menjelajahi internet untuk mencari barang-barang yang ingin dibeli, kemudian muncul iklan-iklan yang sesuai dengan barang yang sedang kita cari. Hal ini tentu membuat kita bertanya-tanya bukan? bagaimana ini bisa terjadi? bagaimana perusahaan yang bersangkutan bisa mengetahui barang apa yang hendak kita beli? dari mana mereka mendapatkan informasi tersebut? dsb. Jawaban dari semua pertanyaan itu adalah jelas bahwa informasi mengenai data pribadi kita telah dijual dan dibagikan oleh industri online kepada pengiklan yang pada akhirnya akan memberikan profit bagi perusahaan.
Faktanya, internet merupakan ruang yang efektif bagi perusahaan untuk melakukan promosi, sehingga sangat memungkinkan bagi industri online menjual data penggunanya kepada para pengiklan yang berusaha melakukan praktik marketing untuk menjangkau pengguna internet yang lebih luas dan tepat sasaran. Dimana ketika data dari industri online diberikan kepada pengiklan, mereka bisa melacak segala informasi dari semua pengguna internet yang ada mulai dari informasi data pribadi, data kesehatan, status pernikahan, lokasi pengguna, tingkat pendidikan, orientasi seksual, pendapatan pribadi dan masih banyak yang lainnya. Namun tidak hanya melalui sosial media, mereka juga dapat melacak segala aktifitas kita di internet melalui handphone, email, kartu kredit, google maps dan masih banyak lainnya.
Melihat masalah diatas dapat disimpulkan bahwa di era digital ini sangat sulit menjaga privacy atau data pribadi kita dari orang lain dan bisa dikatakan pula bahwa di era digital ini bahkan sudah tidak ada lagi privacy karena semua data pribadi kita dapat dilacak dan diakses oleh siapapun. Semua masalah ini berawal dari pertama kali kita menyetujui term and condition yang terdapat pada saat kita melakukan registrasi untuk mendaftar media sosial yang kita pilih. Maka dari itu kita harus bisa menerima resiko yang sedari awal telah kita setujui ketika kita memutuskan untuk menggunakan internet.
berikut adalah beberapa contoh dari permasalahan yang telah disebutkan diatas:
Internet memang menjadi salah satu ruang bagi perusahaan untuk prmosi, namun bukan berarti segala bentuk informasi mengenai data pribadi pengguna menjadi bebas diperjualbelikan untuk memperoleh keuntungan atau profit. Setiap orang memiliki hak untuk mendapat perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia dalam menjaga privasi di ataupun melalui internet. Seharusnya perlindungan hak atas privasi warga negara tetap harus menjadi perhatian utama di dalam setiap pembentukan kebijakan dan aktivitas pertahanan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu sangat penting mewujudkan kesadaran dan keinginan semua pihak, baik masyarakat sipil (publik), komunitas, pemerintah maupun swasta, untuk menghormati dan melindungi privasi di ataupun melalui Internet.
Because.... i’m not for sale , so please respect my privacy Thanks:)
https://www.youtube.com/watch?v=HyN99rFJYjE
https://www.youtube.com/watch?v=bqWuioPHhz0