Buat Mbak Rina Nose (semoga tulisan ini bisa sampai pada anda)
Semoga anda selalu sehat rohani dan jasmani
Sejak anda membuka jilbab Anda dan memberikan pernyataan kesana kemari soal keputusan anda membuka jilbab, saya berusaha menahan diri untuk tidak memberikan komentar.
Tapi karena semakin banyak para islamphobia yang akhirnya melecehkan agama yang saya anut, akhirnya tidak tahan juga saya untuk memberikan komentar.
Memakai jilbab ataupun membuka jilbab, itu adalah urusan pribadi anda dengan Allah.
Kalau anda merasa tidak perlu memiliki Tuhan seperti yang anda contohkan pada masyarakat Jepang yang anda kenal, itu juga urusan anda
Mau jadi agnostic maupun atheis, itu juga urusan anda.
Pada saat anda masih menjadi seorang muslim yang kebetulan juga anda adalah public figure, anda harusnya lebih bijak lagi dalam menanggapi ataupun melemparkan statement.
Apalagi, negeri ini mayoritas muslim dan bagi seorang wanita muslim, soal jilbab merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar, hukumnya #Wajib
Seandainya saja saat anda membuka jilbab Anda dan saat diwawancara ataupun ditanya atas keputusan anda ini, anda menjawabnya dengan lebih Arif...mungkin tidak akan seheboh ini masalahnya.
Ada beberapa artis yang akhirnya membuka jilbabnya kembali, tapi mereka berusaha untuk me rem bicaranya...
Seandainya saat itu anda lebih banyak diam atau memberikan komentar yang tidak kontroversial, mungkin anda akan terlepas dari Bullyan netizen
Bisa saja anda katakan "Saya mohon maaf, saya tidak bisa mengatakan apa alasan saya, biarlah itu menjadi rahasia saya dengan Allah" dan kemudian anda menolak wawancara dan pertanyaan seterusnya...tanpa harus sibuk mencari pembenaran atas keputusan anda ini, mungkin masalahnya tidak akan seheboh ini.
Mbak tau gak, karena pernyataan yang mbak ucapkan, membuat mereka yang islamphobia menari kegirangan dan menggoreng masalah ini menjadi hujatan buat agama Islam?
Dan sadar gak mbak, kalau secara tidak langsung mbak telah menjadi orang yang membuka peluang tsb?
Dan naudzubillah...ikut menanggung dosa hujatan ini juga.
Nasi sudah menjadi bubur....tapi bubur juga akan terasa enak kalau topingnya juga pas
Saran saya, manfaatkanlah bubur ini agar menjadi enak.
Stop pembelaan diri atas kesalahan yang dilakukan.
Ingat mbak, anda itu publik figure yang mempunyai followers lumayan banyak.
Jangan menjadi contoh atas suatu kesalahan.
Dan saya tetap doakan semoga hidayahNya kembali menyapa Mbak Rina.
Oya mbak, tetaplah bangga dengan hidung pesek yang kita miliki. Itu anugrah Allah yang maha sempurna untuk kita...