(Sambil memelukku dan menangis)
Aku : Kenapa ? Ada masalah ?
Dia : (hanya diam dan mengencangkan suara tangisnya)
Aku : Hei kenapa? Ayo jawab, aku khawatir ih 🥺
Dia : Dia bohong Dil, dia udah sama yang lain
(Tangisnya makin kencang)
Aku : dia siapa sih? Sumpah aku belum ngerti.
Dia bohong apa ke kamu? Maksud aku dia buat janji apa sama kamu ?
Dia : Dia janji bakal nungguin aku selesai kuliah dan hafal 30 juz,tapi faktanya dia bohong Dil, dia nikah sama akhwat lain 😩🥺😢
Kamu harus kuat ya, Allah tau siapa yang terbaik buat kamu. Udah berapa kali aku bilang, kalo komitmen sebelum nikah itu cuma bullshit. Jangan percaya kata² laki² yang belum halal sama kita.
Dia : tapi dia keliatan tulus Dil, gimana aku gak percaya coba.
Aku : lagi² "keliatan". Kamu tu ya, Keliatan tulus belum berarti tulus beneran.
Dia : dan dia juga udah ngasi harapan yang besar ke aku.
Aku : Harapan ? Astaghfirullah. Kamu harusnya ga berharap sama manusia, karena faktanya bakal berakhir kecewa.
Dia : Dil, sebenarnya aku udah pacaran sama dia. Udah sering jalan juga.
Aku : astaghfirullah, hmm ya udh deh, yang lalu biarlah berlalu, kita tatap masa depan. Dan jangan lakukan hal yg sama dikemudian hari.
Sekarang mohong ampun sama Allah, barangkali Allah cemburu dengan mu.
Dia : terus aku harus gimana Dil ?
Aku : Taubat sekarang, Allah kan lagi undang kamu nih, untuk menghadiri sholat taubat dan penyesalan yang telah kamu lakukan. Pakai busana mukena yang rapi dan wangi, agar Allah mudahkan dan tenangkan hatimu.
Dia : Tapi Dil, kenapa bisa ya, dia ngelakuin gtu ke aku ?
Aku : ntar kita Tabayyun Alasan dia apa, mungkin dia punya reason yang syar'i sehingga melakukan hal itu ke kamu. Husnudzon aja dulu.
Dia : iya Dil, makasi ya 🥺