. Maafkan aku. Rupanya segala ambisiku tentangmu harus kuakhiri sampai di sini saja. Aku sudah terlalu jauh mengupayakan sesuatu yang sejatinya aku tahu tidak akan kudapatkan sehebat apapun aku berjuang. Aku akan mengakhiri semuanya hari ini juga. Kegilaanku pada sosokmu, kecintaanku pada tawamu, juga segala mimpi untuk dapat membersamaimu kelak di masa depan, rupanya harus kubunuh perlahan. Dan itu di mulai dari hari ini. Aku mundur. Aku telah gagal. Aku kalah. Memenangkan hatimu sungguh tidak pernah semudah itu. Mulai besok, kau tidak akan lagi merasa terganggu oleh setiap tulisanku yang terkesan menyinggung perasaanmu. Mulai besok, kau tidak lagi merasa risih dengan ejekan beberapa teman yang menjodohkan kita-sementara kau enggan. Mulai besok, kau akan merasa tenang. Mulai besok, kau akan tidur nyenyak. Setelah tulisan ini mendarat di sosial media, saat itu pula segala perasaan tentang aku-yang mengagumi seorang kamu, akan kututup dengan bahagia. Kuharap kau mau memaafkan aku. Memaklumi perasaan ini yang lama-lama semakin mendalam jika dibiarkan. Dengan berakhirnya tulisan ini, aku ingin memberitahu kamu satu hal. Bahwa, rasa yang hendak kau bunuh dalam hatiku itu, sejatinya tulus tanpa ragu. Kelak, jangan pernah menyesali karena telah membuang seorang aku-yang (pernah) mencintai kamu dengan begitu. . . . Terimakasih telah memenuhi halaman sosial mediaku selama ini. Hari ini, Aku PAMIT #untaiankata #secarikpuisi #goresanpena #puisi #prosa #tumblr #tumblrcinta #penikmatluka #gadisturatea












