2022: First Quarter Current Favourites
2022: First Quarter Current Favourites
View On WordPress
seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Canada

seen from Malaysia
seen from China

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from Canada

seen from France
seen from China
seen from China

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
seen from United Kingdom
seen from China
2022: First Quarter Current Favourites
2022: First Quarter Current Favourites
View On WordPress
Masih Penasaran
Kemarin, Rabu (01/06) aku baru selesai baca sebuah buku. Buku terjemahan yang judulnya Secrets of Divine Love. Awalnya aku tertarik baca buku ini karena liat beberapa review bagus tentang buku ini. Kebetulan aku juga lagi minat baca seputar filsafat dan tasawuf gitu. Akhirnya buku ini jadi salah satu yang aku pilih. Ada 388 halaman, dengan 12 bab di dalamnya. Aku suka sama diksi yang puitis dan banyak perumpaan atau analogi supaya memahamkan pembaca. Walaupun memang di beberapa bagian aku masih gak paham makna kalimatnya. Entah bahasa aslinya yaitu bahasa Ingris emang sepuitis itu, atau terjemahannya yang kurang pas. Intinya aku berusaha nyelesaiin buku ini meski pelan-pelan. Aku pikir aku harus baca buku ini di waktu yang akunya lagi mood dan bisa fokus. Karena ini tentang spiritual, kebatinan, yang gak bisa meresap ke jiwa kalo bacanya sambil lalu.
Setelah mungkin hampir tiga minggu, bukunya selesai kubaca. Aku kepikiran mau bikin review-nya, karena menurutku ada sedikit banyak hal baik yang bisa diambil dan dipraktekkin dari buku ini. Cuma, karena aku masih awam tentang penulisan resensi buku, jadinya aku browsing lagi komentar orang-orang tentang buku ini, baik berbahasa inggris maupun indonesia. Dan, aku kaget karena ternya banyak yang kasih bintan 1 untuk buku ini.
Aku belum paham alasan detailnya kenapa, tapi yang aku tangkap adalah adanya ketidakseusaian prinsip beragama yang disampaikan penulis dengan apa yang diyakini pembaca.
Terus aku mikir, di awal buku ini, penulisnya udah jelasin latar belakang penulisan karyanya. Ya ini adalah hasil pencarian dan pengalaman batin yang dia jalani bertahun-tahun. Buku ini hasil pemikiran atau jawaban atas pertanyaan penulis selama ia mencari apa yang hilang dari jiwanya, dari caranya bergama, dari caranya memaknai hubungannya dengan Tuhan.
Penulis sendiri bilang, dia banyak terpengaruh dari tokoh spiritual atau mungkin tokoh sufi sejak di Turki, kemudian di Al Aqsa, Palestina. Menurut aku gak ada yang salah dengan itu, karena perjalanan batin seseorang akan berbeda-beda. Tergantung niat dan ikhtiarnya. Dan memang buku ini, walaupun di dalamnya membahas rukun Islam, tapi buku ini bukan mau ngajarin tentang fiqih atau syariat agama secara detail. Penulis emang mau membagikan pengalaman spiritual dia, yang pasti memang sulit dipahami kalau belum kira sendiri yang merasakan.
Well, aku juga masih banyak kurangnya, masih sangat sedikit ilmunya, jadi, mungkin abis ini aku masih mau cari lagi alasan mereka yang kurang suka sama isi buku ini.
Cheers!
"Allah is metaphorically whole, we are nothing but holes."
— Excerption from the powerful book “Secrets of Divine Love” by A. HELWA that successfully touch the deepest feelings of my heart —
Oh Allah, I pray that You help me remember that my time on this Earth is short and that any day could be my last.
Allah, help me live every moment of my life in service to You and to those who are oppressed, needy, poor, and hopeless.
My lord, help me to apologize when I wrong others, to return what was entrusted with me, and to always be humble enough to take accountability for my mistakes.
Oh lord, I pray that my awareness of my impermanence inspires me to be more kind, generous, and forgiving to all people who are suffering and in need of love.
Allah, remind me that this life is not the only life I have been given. Help me remember that my real life begins whenever you decide for me to leave this body behind.
Oh Allah, “You are the creator of the heavens and the earth. You are my guardian in this world and in the life to come. Make me die as one who has submitted to Your will and unite me with the righteous ones” (12:101). In your eternal names I pray, Ameen.
This story is my fav part of Secrets of Divine Love by sister A. Helwa.
Aku terus membayangkan excitednya Kakek Tua itu. Rasa semangat dan percaya setiap kali melakukan sesuatu karena Allah itu masyaAllah pasti luar biasa banget. Alangkah bahagia dan tenangnya hati ini kalau bisa seperti itu terus:’)
Segala kebaikan atas nama Allah pasti Allah akan balas dengan kebaikan yang bahkan bisa lebih baik, yang sesuai dengan apa yang kita butuhkan dan di waktu yang paling baik juga.
Allah gives exactly what we need, even we don't know it ourselves. And He also gives us at a time that is most perfect: never too early nor too late. - Aida Azlin
Kita hanya perlu semangat dan optimis dengan kebaikan. Be excited about doing good. Be excited about what Allah will give to us. Because when He gives, He gives BIG.
Be excited about that.
In the name of Allah, the Lord of Mercy, the Bestower of Mercy. May Allah bless us immensely!
“Our experience of the world has little to do with what happens to us and everything to do with how we subconsciously or consciously choose to interpret our experiences.”