Setop Berita!
Era-era sekarang si anu lebih dibahas (baca: Covid-19). Pemberitaan lebih sering mengenai gejala, jumlah yang terkena, dan daerah yang terindikasi. Bukan hanya berdampak terhadap pendidikan, politik, dan sosial. Namun, juga berdampak psikis seseorang. Membaca berita lama kelamaan akan masuk ke alam bawah sadar dan semakin cemas. Menjaga diri dari si anu, bukan hanya terkait fisik. Minum-minum herbal, makan buah-sayur, dan olahraga. Tak sekadar hal itu saja. Psikis juga perlu diperhatikan salah satunya dengan mengurainya konsumsi berita-berita negatif. Berpikir positif dan berpola pikirlah bahagia!
Resah aku dari kemarin beritanya negatif mulu, rasanya ingin aku blokir akunnya.
Ini bukan perkara peduli atau tidak ya, aku peduli namun tidak harus melulu banjir informasi yg negatifkan? Pahamkan?








