Niat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah maksud atau tujuan dari suatu perbuatan. Sedangkan, arti niat (niyyat) dalam bahasa arab adalah keinginan dalam hati untuk melakukan suatu tindakan yang ditujukan hanya kepada Allah.
Niat kita dalam melakukan sesuatu hanya kita dan Allah yang tahu. Berdasarkan pengertian di atas, kita dapat menarik garis besar bahwa seluruh hasil dari usaha yang kita lakukan berawal dari niat. Jika buah dari hasil usaha kita tidak sesuai dengan apa yang kita kehendaki, maka coba ingat-ingat lagi niat awal kita seperti apa.
Sebagai contoh, jika kita berniat sukses hanya untuk disanjung oleh manusia atau urusan duniawi tanpa mau menggunakan kesuksesan kita untuk membantu sesama, maka lihatlah para koruptor di negeri kita. Mereka tidak akan pernah puas dengan nikmat yang mereka dapatkan dan akhirnya menjadi depresi karena niat mereka yang salah. (Semoga niat kita selalu diluruskan oleh Allah swt, aamiin)
Seperti hadits riwayat Umar bin Al-Khattab RA yang pernah mendengar Rasulullah SAW pernah berkata:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ
“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 1 dan Muslim, no. 1907]
Inti dari hadits diatas yaitu jika niat kita bertujuan hanya untuk dunia akan berakhir di dunia, tetapi jika niat kita untuk akhirat dan lillahita'ala maka suatu amalan tersebut akan kita dapatkan sampai di akhirat kelak. Niat kita juga dapat berubah menjadi salah selama dalam proses usaha yang kita lalui. Disinilah syetan bekerja. Mempertahankan niat yang lurus/baik tidaklah mudah.
"Semua yang kau kerjakan berniatlah karena Allah semata"