Dengan penuturan sastrawi kental, kandungan informasi yang tersaji dalam antologi tulisan ini dikemas untuk mengantar kita ke dalam kesan atau mood sebuah pertunjukan teater. Beberapa esai diungkapkan secara pribadi dan intim merespons isu sosial yang telah meresahkan kebanyakan orang, terutama dalam konteks dinamika sosial yang terjadi selama pandemi. Kondisi ini melahirkan suasana ketidakpastian tapi juga kemungkinan, khususnya bagi inovasi penyajian seni pertunjukan. Ihwal teater ialah menghasilkan kekinian yang dianggap mampu mengungkapkan rasa tidak pasti yang dialami manusia. Demikian pula halnya dengan sejumlah film yang menjadi perhatian Robertus Rony Setiawan, penulis buku ini. Esai-esai dalam buku ini lantas menawarkan pembaca sebuah daya ungkap dari proses berdialog dengan kenyataan, yang dekat dan sehari-hari. Dari depan panggung dan sesudah peristiwa pertunjukan di atas panggung. Robertus Rony Setiawan, Panggung ‘Sindirwara’, Catatan Tentang Film, dan Seni Pertunjukan, Yogyakarta, Penerbit JBS, Nov 2022, 138 hlm, 73.000 #RobertusRonySetiawan #panggungSindirwara #Esai #SeniPertunjukan #KajianFilm #PenerbitJBS (di Jual Buku Sastra-JBS) https://www.instagram.com/p/Clz1OAhB5jZ/?igshid=NGJjMDIxMWI=

















