Perempuan yang Berjuang Sendirian
Kepada perempuan-perempuan yang merasa berjuang sendirian Menyadari hal itu, bukanlah sebuah hinaan Mengasihani diri sendiri lah yang menyebabkan semakin tertekan Seolah-olah dunia sudah sampai akhir zaman Mempunyai perasaan adalah hak semua insan Termasuk kita, kaum perempuan Menunggu atau menyampaikannya duluan Dipendam atau dinyatakan Perasaan tetaplah perasaan Tidak ada yang salah dari sebuah perasaan Tidak menjadikanmu rendah diri menyimpan perasaan Meski, sesekali kau mendengar dari hati terdalam “Ah, kau memang seorang pecundang” Apa kau pernah merasa demikian? Begitu merasa cendala karena kalah di hati seseorang? Begitu merasa rendah diri karena tak dipandang orang yang kita harapkan? Kalau begitu, kau tak sendirian Sebab aku paham betul lika-liku bertahan Pada seseorang yang tak bisa melihat bagaimana kita memperjuangkan Dirinya, kebahagiaannya, kesenangannya Sebab kita tak ingin melihat kecewa lahir dari matanya Yang demikian, lebih membuat kita semakin merana Namun, perasaan tetaplah perasaan Adalah urusan kita, meninggalkan atau bertahan Bagaimana dirinya, biarkan Sebab kita tidak lah menjadi hina hanya karena memendam perasaan

















