Selalu ada tempat ‘tuk kembali
Selalu ada tempat ‘tuk kembali, yang mereka bilang kampung halaman. sebuah tempat yang bukan hanya mengandung makna geografis dengan letak koordinat tertentu. bukan hanya sebuah kota kosong namun kata bermakna. dengan segala sudut nya yang selalu membawa memori. mengejar sang surya tersenyum, menantinya terbenam, menikmati tetesan hujan, tersenyum bersama memori. Selalu ada tempat ‘tuk kembali.
Selalu ada tempat ‘tuk kembali, yang mereka bilang ‘rumah’. rumah yang bukan berarti rumah, tapi tentang di mana hatimu ada. di mana rasa nyaman itu selalu menyelimutimu, di mana rahman dan rahim selalu mengalir, dan di mana darah bersatu dalam ikatan yang kuat. rumah yang berarti rumah, di mana kau menghabiskan masa kecilmu, tangan-tangan suci mengangkatmu, di mana kau temukan kedamaian, dan arti hidup. Selalu ada tempat ‘tuk kembali.
Selalu ada tempat ‘tuk kembali, yang mereka bilang itu kau. yang aku selalu merasa aman, yang dengan kau aku tak pernah mati rasa, yang dengan kau hanya ada kata bisa, karena kita tak pernah berhenti. Selalu ada tempat ‘tuk kembali, di mana aku melihat aku di matamu, aku melihat aku di dirimu, dan perbedaan ada untuk buat kita jadi satu. Selalu ada tempat ‘tuk kembali.
Jadi kita adalah tempat tuk kembali. Aku dan kau, telah temukan tempat kembali kita.