Corak di wajah
Wajahku lagi dihinggapi bercak bercak. Wujudnya kentara sekali. Sangat kontras dengan warna kulitku. Ada sedikit kegelisahan di sana. Jadi nampak tak sedap dipandang.
Aku yang tiap kali berkaca saja enggan menatapnya lama lama, apalagi orang lain yang mau tak mau pasti harus memandangi wajahku ketika kami sedang berinteraksi. Untungnya aku bukan orang orang itu Hahaahaha...
Sehari dua hari berlalu, bercak itu tumbuh lagi satu satu. Di beberapa titik yang beda. Dalam kepala dan dadaku sudah ku tancapkan kata kata;
"Tak apa jerawatan, itu tandanya kulitmu normal."
"Biarkan saja bercak itu di sana, biarkan saja...."
Tidak mudah.
Ya! Sungguh tidak mudah. Kata kata itu bisa saja ditancapkan, diucapkan, diteriakan, tapi hati ini tetap saja merasa sedikit sedikit gelisah. Apalagi jika tangan tangan cantik ini mulai gatal meraba raba teksturnya. Uwuuuuuuuuuw! Gemas sekali aku jadi dibuatnya.
Tidak sampai di situ saja... Ketika kubuka sosial media dengan maksud hati ingin mencari sebuah penghiburan, nyatanya wajah wajah mulus bertebaran di mana mana.
ADUH! Rasanya kenapa jadi makin ketar ketir yaaa?
Tapi tapi tapi.....
Seketika rasa ketir itu jadi berubah saat ku lihat sebuah postingan foto milik seorang kawanku di layar dengan empat pose yang berbeda. Iya... satu foto isi empat gaya.
Wajahnya mulus dan glowing sekali, dengan sedikit makeup yang minimalis tapi manis. Ia akhir akhir ini memang nampaknya sering sekali posting foto wajah full selayar layar. Entah ada angin apa. Dari tampilan wajahnya itu aku jadi mencari cari sesuatu.
"Kok wajah dia polos amat ya? Ga ada bercaknya sama sekali gitu? Ga ada coraknya?"
"Bahkan tahi lalat/andeng andeng pun ga ada?"
"Lubang pori pori deh yang titik titik kecil. Ga ada juga?"
"Kok ga seru amat yaaa!"
"Ga kaya wajahku yang ada motif totol totolnya... Wkwkwkwk."
Lalu aku jadi mulai berpikir sendiri. Wajah mulus tanpa cela kalau dipandangi lama lama kok malah jadi biasa aja ya? Bagus sih, cantik. Tapi... ya udah, biasa aja. Ngga gimana gimana. Malah jadi tampak............ah sudahlah. Mungkin ini hanya perasaanku sahaja.
Apakah aku sudah terlalu lelah dengan tampilan cantik yang pada umumnya ya? Atau apakah aku mungkin sudah dirasuki perasaan iri dan dengki? Atau apakah standar nilai kecantikan yang kumiliki sudah jatuh tersungkur tak tertolong lagi?
AH ENTAHLAH!
Sekarang aku maunya tubuh dan wajahku baik baik saja. Sehat sehat sahaja. Tak apa meski ada bercak bercak di sana. Tak apa meski tak ada yang mau menatapku berlama lama. Karena sesungguhnya aku pun menatap diri sendiri saja enggan wkwkwkwkwkwk...
Tak apa. Nanti juga berlalu. Dengan atau tanpa bercak itu, kamu adalah kamu. Senyumnya mana senyumnyaaaaaaa :)
WAH!!!!! WAJAHMU MAKIN BERCORAK INDAHNYA.
Muach :* 💕









