Pembangunan Omah Sinau Tegal
Perkenalkan, nama saya Siti Azmi Faiqoh, 35 tahun. Sekarang ini saya bekerja sebagai PNS di Setjend DPD RI (Staf Sekretariat Komite III). Sejak lulus kuliah S1 tahun 2007, saya punya impian membuka perpustakaan dan taman belajar untuk anak-anak dan masyarakat di kampung halaman saya di Desa Mejasem Timur - Kramat - Kabupaten Tegal. Waktu itu saya sempat memulai, dan sudah ada beberapa anak yang belajar bersama di rumah saya. Namun karena tuntutan ekonomi, saya tidak dapat melanjutkan impian itu dan merantau untuk bekerja di Jakarta.
Kini 10 tahun kemudian, impian itu belum hilang. Setelah 8 tahun bekerja di Parlemen, saya bermaksud menggunakan seluruh tabungan yang saya miliki saat ini untuk membangun Omah Sinau. Sebuah pusat belajar untuk komunitas, terutama anak - anak. Saya dan keluarga telah bersepakat mempergunakan tanah pekarangan peninggalan almarhum ayah dan ibu saya untuk dibangun perpustakaan, mini playground, dan pusat pelestarian permainan tradisional. Harapannya, anak - anak di kampung saya punya tempat bermain dan belajar yang membangkitan kecintaan mereka pada ilmu pengetahuan dan budaya dari tanah kelahirannya.
Untuk perpustakaan, saya telah mulai mengumpulkan buku - buku dari koleksi pribadi dan keluarga. Sedangkan untuk pembangunan, saya telah bertekad menghibahkan tabungan pribadi sejumlah Rp. 80.000.000,- sebagai dana awal. Pelaksana konstruksi nantinya adalah sahabat karib saya Amir Hamzah, pemilik usaha kontruksi CV. Desnartindo. Beliau telah berkomitmen memberikan kemudahan pembayaran pekerjaan konstruksinya. Dari desain dan rencana anggaran biaya, pembangunan fisik perpustakaan membutuhkan biaya kurang lebih Rp. 150.000.000, untuk bangunan seluas 10 x 5 meter persegi. Dari kebutuhan tersebut, telah siap dana Rp. 80 juta, dan tambahan dana dari suami saya yang berkomitmen menambahkan sekitar Rp. 20 juta. Sehingga kami masih membutuhkan Rp. 50 juta lagi dari para donatur.
Demikian sedikit gambaran dari rencana penggalangan donasi ini. saya melakukan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban atas rezeki yang telah Allah SWT titipkan kepada saya. Selama ini saya menerima gaji dan tunjangan dari APBN, maka saya merasa berkewajiban mengembalikannya kepada orang - orang yang telah merelakan pajaknya untuk menggaji saya. Semoga ada banyak hati yang terketuk dan bersedia ikut mendanai pembangunan Omah Sinau. Terima Kasih.
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Untuk berdonasi silakan klik https://kitabisa.com/Omahsinau