Semakin kesini aku semakin sadar..
Bahwasanya aku benar-benar belum siap untuk menuju kesana.
Ada perasaan bimbang, sedih, takut, bercampur menjadi satu. Ada pula kekhawatiran-kekhawatiran yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan lagi,,
Aku tau.. semua sudah ditakar oleh-Nya dan Dia tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya.
Teruntuk siapapun kamu yang sudah Allah pilihkan untukku, kumohon bersabarlah terlebih dahulu. Aku masih perlu waktu. Aku perlu waktu untuk berbenah terlebih dahulu.
Sesungguhnya aku takut nanti tak mampu, tak mampu merawat bunga-bunga yang sudah kita tanam bersama. Aku takut suatu saat aku lupa menyiram bunga itu. Aku takut suatu saat aku malas membersihkan semak-semak yang ada disekitarnya. Sehingga bunga itu layu, atau bahkan terkalahkan oleh tanaman liar.
Aku berdo'a semoga kelak aku dan kamu dipertemukan di versi terbaikku dan terbaikmu, dalam keadaan yang sebaik-baiknya. Disaat aku dan kamu sudah benar-benar siap dan mampu untuk bersama-sama menabur bibit-bibit bunga yang indah itu, menjadikannya laksana surga bagiku dan juga bagimu.
Kuharap kelak aku dan kamu mampu saling membantu dalam melanjutkan estafet perjuangan umat, mari bersama-sama menyambut kemenangan yang telah dijanjikan itu.
Semoga aku dan kamu sama-sama bisa menjaga diri hingga tiba waktu halal kelak.










