Kampungan! T-Cash Berubah Jadi “Link AJa“
Hey, everyone. Saya kembali menulis lagi nih. Kali ini tentang kesan yang saya dapatkan dari berubahnya nama aplikasi dompet online-nya Telkomsel yang awalnya disebut T-Cash, berubah menjadi Link Aja.
Dan jujur saja, sejak beberapa waktu yang lalu saya mengupdate aplikasinya di hp saya dan secara otomatis berubah nama maupun logonya menjadi seperti yang sekarang ini, kesan yang saya dapatkan itu hanya satu, yaitu kampungan!
Maaf-maaf saja, saya berusaha memikirkan kata lainnya terkait kesan yang saya dapatkan dengan adanya perubahan tersebut. Namun sepertinya tidak ada yang cocok atau mungkin saya yang terlalu bodoh.
Hari gini, tahun 2019 guys, aplikasi besutan salah satu raksasa jaringan telekomunikasi di Indonesia, nge-branding nama aplikasinya dengan nama tersebut? Jelas saja saya tertawa dalam hati.
Perusahaan sekelas Telkomsel kok bisa-bisanya menggunakan nama Link Aja ya?!?!
Sebagai blogger, eheemm... yang meskipun baru beberapa hari yang lalu memiliki blog ini, kata Link dalam penamaan tersebut tentu tidak begitu asing. Iternal link, backlink dan sebagainya yang berhubungan dengan blog menjadi hadir di pikiran saya ketika memikirkan nama baru aplikasi tersebut.
Begitu juga dengan kata Aja yang menurut saya hanya sebagai kependekan dari kata Saja dan tidak ada kata lain yang terhubung selain itu menurut saya. Kelihatan amatiran dan sangat tidak profesional banget untuk branding produk sekelas perusahaan besar. Bahkan perusahaan kecil pun sudah jarang yang melakukan itu.
Online shop saja sepertinya sudah lebih cerdas saat ini kalau berbicara mengenai branding terkait penamaan suatu produk dan layanan.
Kata Link bisa juga merepresentasikan adanya keterhubungan karena sisi multi-fungsi yang dimiliki oleh sesuatu. Misalnya selain untuk membeli pulsa, bisa juga untuk melakukan transaksi lainnya.
Namun lagi-lagi, sangatlah tidak profesional kedengarannya, kelihatannya.
Jika berbicara branding 10 tahun yang lalu, mungkin hal ini masih bisa dimaklumi. Pengetahuan kita tentang dunia digital belumlah se-terbuka saat ini. Tidak apa-apa.
Tapi karena dunia digital (online) saat ini sudah begitu berkembang dan kebanyakan kita juga sudah mulai paham bahkan sudah mulai memanfaatkannya sebagai media untuk berbisnis, maka pengetahuan mengenai penamaan produk dan ribetnya mengukur kesuksesan brand juga semakin berkembang.
Saya tidak mengatakan bahwa T-Cash itu lebih baik dari sisi branding. Namun jika perbandingannya adalah dengan nama baru yaitu Link Aja, kok malah justru gak brandable banget ya.
Dari nama aplikasinya saja sudah gak muncul kepercayaan karena memang saya sendiri melihat dan mendengarnya sebagai sesuatu yang kampungan. Bahkan tidak layak untuk dijadikan sebagai aplikasi profesional untuk bertransaksi.
Tapi yah itu hanya persoalan nama saja. Yang mungkin terlalu saya dramatisir. Tapi hal itu entah kenapa mengganggu pikiran saya berkali-kali. Baper banget ya saya.
Mungkin karena sudah belasan tahun menggunakan Telkomsel, hingga layanannya pun ingin saya nikmati sebaik mungkin. Termasuk dengan penamaan produk dan semua layanannya. Baru kali ini saya merasa seperti ini. Produk dan layanan Telkomsel lainnya baik-baik saja menurut saya. Hanya Link Aja ini yang bikin pusing.
Saya juga belum mencari tahu apa latar belakang perubahan dan penggunaan nama baru ini. Yang saya tahu, hasilnya yah saya memberikan kesan dengan mengatakan bahwa aplikasi ini namanya sangatlah kampungan.