Malam ini sedikit cerita antara saya dan teman semesta tentang si "riak" kami.
Kesimpulan yang akhirnya kita buat adalah teruslah belajar mengenal diri sendiri terlebih dahulu buatlah benteng kecil dimana kamu menyembunyikan rasa penasaran yang berlebihan. Karena rasa penasaran berlebihan adalah sebuah kelemahan bagi kita penghuni semesta.
Untuk tau siapa "riak" sebenarnya, kamu harus tau siapa dirimu dulu sedikit demi sedikit tanpa ada desakan terpengaruh oleh rasa penasaran.
Ketika kamu sangat tau bahwa "riak" Itu bukan buatmu, jangan mundur tapi teruslah berjalan meninggalkan "riak" memerangi gejolaknya sendirian karena tak mau kita temani.
Jika sebaliknya yang terjadi, kamu tau apa yang harus kamu lakukan, perjuangkan apa yang harus kamu perjuangkan jangan lepaskan karena semesta takkan suka hal itu.