miss you so bad. My pulse. 😊 take care Bii.. happy umroh, Honey. #mypulse #husband #ulynslife #ldm

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from China

seen from Canada
seen from Malaysia

seen from Canada

seen from Canada
seen from China

seen from Philippines
seen from Israel
seen from Saudi Arabia

seen from Philippines

seen from France
seen from Brazil
seen from United States
miss you so bad. My pulse. 😊 take care Bii.. happy umroh, Honey. #mypulse #husband #ulynslife #ldm
danau mandalawangi. #campground #camping #scholarship #leadershiptraining #Iphonemoment #iphone4S #ulynslife #gedepangrango #campmandalawangi (at TNGP ( Taman Nasional Gede Pangrango ) Puncak Gunung Gede)
shoes love sands #pantaigoacina #malang #malangselatan #pantai #pasir #skecher #iphone4s #iphonemoment #ulynslife #indonesiabagus #amateurshoot (at Pantai Goa Cina)
😆 . . . . #vitaminsea #beach #sea #ulynslife #sortholiday (at Pulau Ayer Resort & Cottages)
#UIGoesToSambas (Part 1) Perjalanan dinas kali ini untuk sosialisasi UI daerah 3T saya berkesempatan ke daerah Sambas, Kalimantan Barat. Ini adalah perjalanan sosialisasi UI untuk daerah 3T yang kedua kalinya. Tahun sebelumnya saya melakukan sosialisasi UI ke daerah Toraja Utara-Sulawesi Selatan dan sudah pernah saya post juga di tumblr saya. 😊 Sosialisasi UI untuk daerah 3T tim saya terdiri dari 3 orang yaitu Saya, Mba Yuwa dari Humas UI, dan Doni-mahasiswa paguyuban Kalimantan Barat. Berangkat dari Jakarta dengan pesawat GA 500 JKT-PNK take off dipukul 05.20 landing pukul 6.20 WIB di Bandara Supadio-Pontianak. Selanjutnya kami melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Sambas yang kurang lebih akan menempuh waktu selama kurang lebih 6 jam. Sebelum menuju ke Sambas, saya dan tim bersilaturahim terlebih dahulu ke Dinas Pendidikan Pemprov Kalimantan Barat untuk proses administrasi perizinan. Setelah itu barulah kami menuju Kabupaten Sambas. Perjalanan ke Kabupaten Sambas melewati 2 kota dan 3 kabupaten yaitu kab kubu raya - kota pontianak - kab mempawah - kab bengkayang - kota singkawang - kab sambas. Menuju Kabupaten Sambas, saya melewati Tugu Khatulistiwa, yap saya berada di titik 0 derajat. Sayangnya saat saya disana tidak bertepatan dengan waktu kulminasi matahari. Kulminasi matahari terjadi 2 kali dalam setahun yaitu pada tanggal 22 Maret dan 22 September. Saat kulminasi matahari jika kita berdiri maka kita tidak akan memiliki bayangan. Tugu khatulistiwa pertama kali ditancapkan pada tahun 1928 lalu dibangun kembali dan diresmikan pada tanggal 21 September 1991. Tidak ada tiket masuk ke tugu khatulistiwa ini hanya biaya parkir kendaraan saja, untuk mobil Rp5,000 per mobil, untuk motor mungkin lebih murah lagi. Saya dan tim melanjutkan perjalanan kembali menuju Sambas. Setelah 2 jam lebih perjalanan kami berhenti untuk istirahat-makan-dan sholat zuhur. Kami berhenti di kabupaten Mempawah-kota bestari. Kabupaten Mempawah-Kota Bestari ini merupakan kawasan yang mayoritas Muslim, kami berhenti untuk makan di kantin Bestari-namanya yang berada di kawasan kesultanan amantubillah. Sebagai informasi di Provinsi Kalimantan Barat jika terdapat Kerajaan/Kesultanan maka dipastikan daerah tersebut warganya mayoritas beragama Islam. Saya dan tim juga berkesempatan untuk shalat Zuhur di Masjid Kesultanan Amantubillah Mempawah. Masjid ini berada dipinggir sungai Mempawah-sungai kuala (red: sungai kecil) orang mempawah menyebutnya yang bermuara ke laut. Kami memesan mietiaw dan es timun yang menjadi menu favorit di kantin Bestari ini. Makan mietiaw ini ditambahkan dengan jeruk sambal (sejenis jeruk nipis namun agak manis-sebagai pengganti cuka) yang hanya terdapat di daerah Mempawah dan sambal cabe. Isi dari mietiaw ini yaitu mietiaw (sejenis mie yang lebih besar ukurannya dari mie yang biasanya namun lebih kecil ukurannya dari kwetiaw yang biasa kita lihat di Jakarta, tidak kenyal dan tidak lembek), tauge, potongan kotak-kotak daging sapi, bakso sapi, dan potongan tahu putih. Rasa mietiaw ini sangat mirip dengan mietiaw yang pernah saya makan di daerah Gading-Jakarta Utara. Teriknya matahari di Mempawah, membuat tenggorokan kami terasa kering. Namun dibalas dengan manisnya es timun. Ketimun yang di serut ditambahkan dengan sirup dan sedikit es batu. Makan siang kami ini untuk 1 porsi mietiaw dan 1 gelas es timun dihargai dengan Rp37,000 (Rp25,000-mietiaw dan Rp12,000 es timun). Setelah perut kenyang, saya sholat zuhur di masjid kesultanan amantubillah yang tidak jauh dari kantin bestari. Masjidnya lumayan besar dan terbuat dari kayu berada dipinggir sungai kuala. Bangunan Masjid yang sangat kental dengan ciri khas melayu, yaitu jendela-jendela masjid yang lebar, masjid yang seperti rumah panggung, aksesoris masjid yang dominan dengan warna kuning. Kondisi didalam masjid sangat adem, dibandingkan dengan kondisi diluar, tidak perlu AC karena angin yang berhembus dari pinggir sungai melalui jendela-jendela masjid membuat saya khusyuk beribadah. Makan, sholat, dan istirahat sebentar. Saya dan tim melanjutkan kembali perjalanan menuju Sambas dan kami tiba disana setelah perjalanan 3 jam. Menuju Sambas-Kota Terigas, kami melewati desa yang bernama Tebas. Wilayah Tebas ini adalah bekas pertikaian antara warga melayu vs madura. Dulu sebelum pertikaian terjadi warga Madura tinggal di daerah Tebas ini. Masih terdapat sisa rumah-rumah warga madura yang terbakar pasca pertikaian. Kami survey ke sekolah Panca Bhakti yaitu sekolah tempat diselenggarakannya sosialisasi UI untuk 3T. Kondisi sekolah yang mengenaskan, banyak sekali tanaman liar disekitar sekolah. Air di kamar mandi yang tidak jernih, kursi sekolah yg tiap kelasnya sangat sedikit, bangunan yang sudah agak rusak. malamnya saya makan malam dengan sate ayam pinggir jalan di daerah pasar Sambas. Satu porsi sate ayam ini isinya sate 5 tusuk, lontong, dan bihun serta bumbu kacang. Dan tidak lupa sambal plus jeruk sambal. Satu porsi ini dihargai sebesar Rp15,000,- dengan minum teh tawar hangat seharga Rp2,000. Malam kesatu ini kami menginap di hotel Sambas Indah yang tidak jauh dari Pasar Sambas dengan jenis kamar vip berada pada rate Rp450,000 permalam, mendapatkan sarapan yang sederhana. Hotel Sambas Indah ini termasuk hotel baru didaerah Sambas sehingga lumayan nyaman. Namun di hotel ini tidak ada fasilitas lift, sehingga jika membawa barang-barang sangat banyak sangat pe-er apalagi dapat kamar di atas. Cerita hari kedua di Sambas, akan saya post selanjutnya yaa.. 😊
umm.. aaahhh. *neguk susu ala syabiir 😋 [ SELAMAT HARI GIZI NASIONAL ] #brunch #vsco #vscocam #ulynslife #selamatharigizinasional #marihidupsehat #anaksusuberuang (at PPMT Universitas Indonesia)
ketika pasukan perusuh nan hebat nan baik belum datang.. 😂😂😂 (part 3) #throwback #4.12.16 #menuju1bulan #pernikahan #ulynfaisal #uf #ulynslife (at Masjid Jami Baiturrahman Depag)
ketika pasukan perusuh nan hebat nan baik belum datang.. 😂😂😂 (part 2) #throwback #4.12.16 #menuju1bulan #pernikahan #ulynfaisal #uf #ulynslife (at Masjid Jami Baiturrahman Depag)