Lihat postingan ini… "pendiri bani umayyah".
Memperkenalkan Berbagai Macam Jenis Ponsel dari Vendor Lokal Maupun Branded, Kelebihan Kekurangan, Review, Gadget, Harga Terbaru serta Tips

seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Hong Kong SAR China
seen from United States

seen from France

seen from United Kingdom
seen from China
seen from India
seen from United States
seen from China
seen from China
seen from United States
seen from Germany
seen from India
seen from United States
Lihat postingan ini… "pendiri bani umayyah".
Memperkenalkan Berbagai Macam Jenis Ponsel dari Vendor Lokal Maupun Branded, Kelebihan Kekurangan, Review, Gadget, Harga Terbaru serta Tips
pendiri bani umayyah
Umar Bin Abdul Aziz, Figur Pemimpin Teladan
Umar Bin Abdul Aziz, Figur Pemimpin Teladan
(Arrahmah.id) – Ada beberapa penguasa di dunia yang meninggalkan kesan tak terhapuskan dalam sejarah. Khalifah Umar bin Abdul Aziz menduduki puncak daftar itu. Dia dianggap sebagai salah satu penguasa terbaik dalam sejarah Islam, kedua setelah empat khulafaur Rasyidin – Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali radhiyallahu ‘anhum. Bahkan, di beberapa kalangan, ia disebut-sebut sebagai khalifah Islam…
View On WordPress
Taken from “The Great Bait Al-Hikmah: Kontribusi Islam dalam Peradaban Barat”, an Indonesian version of “House of Wisdom: How The Arabs transforms Western Civilization”, written by Jonathan Lyons
This book describe about the era of Abbasiyah and Umayyah Caliphate, especially describe about the muslim scholars who invented and discovered various disciplines, long time before the rennaissance era in the Western happened.
Inspired by Greek & Hindu tradition and religious belief, the muslim scholars developed and revised the old perspectives into more practical and understandable, such as the invention of zero number, hospital, and Astrolabe application which these inventions influenced the work of Western scholars in the medieval era.
Throughout this book, it can be concluded that science has no single history. While people acknowledge that the beginning of science invention is in the rennaissance era, the history shows that the science movement starts earlier.
The book also shows how one culture absorbs the science from another culture, and the absorption becomes new cultures for its civilization.
So, pointing those arguments above, why do we not try to learn something from other cultures?
Pidato Pertama Sang Khalifah Pembaru Bani Umayyah
“Wahai manusia, sesungguhnya aku diuji dengan jabatan yang tanpa pernah terpikirkan aku akan memikulnya, apalagi memintanya dan tanpa berdasarkan musyawarah kaum muslimin. Sesungguhnya aku membebaskan kalian untuk mem-bai’at siapa saja. Oleh karena itu, pilihlah orang yang pantas menurut kalian.”
“Sungguh kami memilih engkau wahai Amirul Mukminin dan kami setuju dengan engkau. Oleh karena itu pimpinlah kami dengan adil dan baik.”
“Amma ba’du. sesungguhnya tidak ada nabi setelah Nabi kalian dan tidak ada kitab setelah kitab yang diturunkan kepada beliau. Ketahuilah, apa yang telah Allah halalkan adalah halal sampai hari kiamat. Ketahuilah, sesungguhnya aku bukan hakim, akan tetapi aku adalah pelaksana. Ketahuilah, tidak ada seorang pun yang ditaati dalam kemaksiatan kepada Allah. Ketahuilah, sesungguhnya aku bukan orang terbaik di antara kalian, akan tetapi aku adalah seorang laki-laki dari kalian, hanya saja Allah menjadikan aku orang yang paling berat bebannya.” “Wahai manusia, siapa yang berteman dengan kami maka hendaklah dia berteman dengan kami dengan lima perkara, jika tidak maka hendaklah dia tidak mendekati kami: menyampaikan kepada kami keperluan orang yang tidak dapat menyampaikannya, membantu kami dalam kebaikan dengan sekuat tenaga, menunjukkan kebaikan kepada kami, tidak menyebut-nyebut keburukan rakyat di dekat kami dan tidak melakukan hal-hal yang tidak berguna. Aku pesankan kepada kalian semua agar selalu bertakwa kepada Allah, sebab takwa adalah pengganti segala sesuatu dan tidak ada sesuatu pun pengganti takwa.”
“Beramallah kalian untuk akhirat kalian, sebab siapa yang beramal untuk akhiratnya maka Allah pasti mencukupkan perkara dunianya. Baguskanlah batin kalian niscaya Allah Yang Mulia pasti membaguskan lahir kalian. Perbanyaklah mengingat mati dan bersiap-siaplah sebelum kematian mendatangimu, sebab ialah si penghancur kelezatan. Sesungguhnya umat tidak berselisih dalam hal kitabnya, akan tetapi mereka berselisih dalam hal dinar dan dirham. Sesungguhnya aku, demi Allah, tidak akan memberikan kepada seseorang secara batil dan tidak akan menahan hak seseorang pun.” “Wahai manusia, siapa yang taat kepada Allah maka wajib menaatinya dan siapa yang maksiat kepada Allah maka tidak ada taat kepadanya. Taatlah kalian kepadaku selama aku taat kepada Allah dan apabila aku maksiat kepada Allah maka tidak ada taat kepadaku atas kalian. Sesungguhnya kota-kota di sekitar kalian, jika penduduknya taat sebagaimana kalian taat maka aku adalah pemimpin kalian dan jika mereka membangkang maka aku bukan pemimpin kalian.” Damaskus, Jum’at, 10 Shafar 99 H Umar bin Abdul Azis rahimullah Referensi : Umar bin Abdul Azis : Khalifah Pembaru dari Bani Umayyah karya Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi
So.
I made this.
/tempted to show Hime but too scared to