Muhammadiyah punya kampus Kristen loh! Bahkan mereka mendatangkan pendeta untuk mengajar. Ini baru toleransi. Salut! #pergerakanindonesiaun
seen from United States
seen from Yemen
seen from Indonesia

seen from United States
seen from Yemen

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Greece
seen from China

seen from Sweden

seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Finland
seen from China

seen from United States
seen from Finland
Muhammadiyah punya kampus Kristen loh! Bahkan mereka mendatangkan pendeta untuk mengajar. Ini baru toleransi. Salut! #pergerakanindonesiaun
Kuliah Umum di UM Sumatera Barat, Wamen Dikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq Paparkan Peta Perjalanan Pendidikan Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045
Humas UM Sumatera Barat – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat pada Jumat (13/12). Dalam kuliah umum yang berlangsung di Convention Hall Prof. Dr. H. Ahmad Syafi’I Ma’arif, M.A, Kampus I UM Sumatera Barat di Padang tersebut beliau memaparkan tentang “Peta Perjalanan Pendidikan Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045”.
“Bicara mengenai peta jalan pendidikan Indonesia menuju Indonesia emas 2045, akarnya adalah apa yang dilakukan hari ini. Apa yang dipersiapkan dan dilakukan menuju ke sana. Saat ini masih butuh kerja keras luar biasa agar apa yang dicita-citakan tahun 2045 itu dapat terwujud. Jadi kita harus melakukan lompatan-lompatan di mana penyokongnya adalah pemerintah daerah dan provinsi, sementara penggeraknya adalah pemerintah pusat,” ujarnya.
Wamen menyororoti empat pilar utama yang harus diperbaiki dalam peta jalan pendidikan Indonesia. Pilar pertama adalah akses berkeadilan pada pendidikan, di mana semua anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang setara dan berkeadilan. “Saat ini akses anak untuk sekolah menengah sulit, sehingga banyak yang putus sekolah,” tuturnya.
Pilar kedua lanjut beliau, mutu pendidikan yang holistik, tidak hanya berfokus pada akses tetapi juga pada kualitas pendidikan. Di mana selain akses pendidikan yang sudah ada dan baik, akses tersebut juga harus bermutu dan berdampak positif untuk semua. Serta pilar kedua ini menjadi fokus utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) dalam lima tahun ke depan.
“Pendidikan itu seharusnya bukan sekadar mengejar kecerdasan intelegensia, tetapi juga kecerdasan sosial dan spiritual. PR kita Kementerian itu di situ. Bagaimana meningkatkan pendidikan bermutu untuk semua. Pelajaran di sekolah membekas pada anak didik dan bisa membentuk karakter mereka,” paparnya.
Lanjut beliau, Pilar ketiga adalah relevansi pendidikan dengan tujuan pendidikan yang melibatkan analisis dan prediksi ilmu ke depan berdasarkan perilaku masyarakat dan perkembangan teknologi.
“Saat ini kita terlalu tergantung pada pendidikan teknis, padahal ke depan semua akan dihandel oleh mesin, dengan adanya Artificial Inteligence (AI). Untuk itu yang diperlukan bagaimana bisa berpikir lebih analitis dalam melihat persoalan yang rumit. Di mana pentingnya ada kemampuan untuk beradaptasi, dan perlunya memperkuat softskill. Tugas kita di Kementerian Dikdasmen menyiapkan regulasi bagaimana membentuk generasi yang adaptik,” terangnya.
Kemudian Pilar terakhir ungkapnya, tata kelola pendidikan yang akuntabel dan melibatkan masyarakat sebagai aktor pembangun pendidikan. Di mana lembaga pendidikan harus bisa membuka diri dengan melibatkan peran serta masyarakat. “Akuntabilitas lembaga pendidikan diperlukan, karena menyangkut kepercayaan, baik oleh orangtua maupun masyarakat,” pungkasnya.
Selain itu Wamen Fajar juga menekankan pentingnya pembangunan pendidikan karakter yang mencakup kecerdasan sosial, emosional, solidaritas dan spiritual. Beliau percaya bahwa mahasiswa, dosen, dan guru dapat berperan penting dalam memastikan anak-anak Indonesia menjadi generasi yang berguna dan bermanfaat bagi nusa dan bangsa.
Turut hadir pada kuliah umum tersebut Rektor UM Sumatera Barat Dr. Riki Saputra, M.A, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Pjs Walikota Padang Andre Algamar, Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Ketua PW Aisyiah Sumbar Syuariani, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Drs. Barlius, Direktur Bank Nagari, Kapolda Sumbar, Forkopimda dan stakeholder terkait lainnya.
Sumber: https://umsb.ac.id/berita/index/1671-kuliah-umum-di-um-sumatera-barat-wamen-dikdasmen-ri-fajar-riza-ul-haq-paparkan-peta-perjalanan-pendidikan-indonesia-menuju-indonesia-emas-2045
Isral Naska, Ph.D University College Cork, Ireland.
Alhamdulillah. Atas doa keluarga, teman-teman , dan banyak yang lainnya. PhD conferring University College Cork, Ireland (Wa Isral 1/11/2024)
Giat 19 Okt, 2024 Ruang Dosen & Ruang Kuliah
Dr Mursal Narsum di Ruang Dosen: AIK
Di Ruang Kuliah Lokal B S.3 Prof Rusydi, SK & Dr Sri Wahyuni
UM Sumatera Barat dan Minang In America Luncurkan VR2ISEP 2024
Redaksi
Rabu, 16/10/2024 | 16:08 WIB
Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat dan organisasi Minang in Amerika (MIA) resmi menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) di SMA
InfoLanggam – Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat dan organisasi Minang in Amerika (MIA) resmi menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) di SMA Negeri 2 Padang, Senin (14/10/2024).
Acara ini juga menjadi momen peluncuran VR2ISEP (Virtual Ranah Rantau Internasional Student Exchange Program) tahun 2024 yang diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Barlius.
Kegiatan yang diawali dengan seremoni pembukaan dan dilanjutkan penandatanganan kerjasama ini turut disaksikan langsung oleh Wakil Rektor III UM Sumatera Barat, Ahmad Lahmi, Ketua Lembaga Kerjasama Urusan Internasional (LKUI) UM Sumatera Barat Khairiyah.
Kemudian juga disaksikan oleh anggota Divisi Kerjasama Luar Negeri Desna Fauziah, Kepala SMAN 2 Padang Nuragusman Eka Putra, siswa dan guru-guru Bahasa Inggris SMAN 2 Padang, serta mahasiswa UM Sumatera Barat.
Ketua Lembaga Kerjasama Urusan Internasional (LKUI) UM Sumatera Barat Khairiyah mengatakan bahwa kerjasama terkait pelaksanaan VR2ISEP yang diselenggarakan LKUI tahun ini menggaet SMAN 2 Padang dan beberapa sekolah ternama serta bakal dilaksanakan dari 19 Otober hingga 26 Oktober nanti.
“Kegiatan ini bakal dilaksanakan secara daring dengan mengundang beberapa narasumber dari berbagai kalangan, baik akademisi maupun praktisi dari bidang kependidikan, budaya dan kepemudaan di Sumatera Barat,” bebernya.
Sementara itu Wakil Rektor III UM Sumatera Barat, Ahmad Lahmi mengatakan, penandatangan kerjasama (PKS) ini mencerminkan komitmen UM Sumatera Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman akademik melalui kolaborasi internasional yang inovatif dan berkelanjutan.
“Kami sangat antusias dengan peluncuran VR2ISEP ini, program ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk memperluasa wawasan akademik, tetapi juga memperkuat hubungan antara Sumatera Barat dan Diaspora Minangkabau di Amerika," ujar Ahmad.
"Kami berterimakasih kepada MIA atas dukungan dan kerjasamanya, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mewujudkan acara ini. Semoga program ini memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta,” sambung Ahmad. (*)
InfoLanggam – Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat dan organisasi Minang in Amerika (MIA) resmi menandatangani perjanjian kerjasama