Seperti siklus hujan
Air akan naik dalam proses pengembunan dan
Turun kembali sebagai butir hujan
Seperti pasang surut air laut
Terkadang pasang pada jam tertentu dan
Surut pada jam tertentu
Kehidupan rumah tangga pun sama
Ada kalanya kita bersemangat mendaki tangga bersama
Berhenti di tengah jalan karena kelelahan
Atau bahkan kembali turun dalam keputusasaan
Istriku, dapatkah kamu menangkap pesan tak tersirat dalam pesan di atas ?
Saya berdo'a semoga kita selalu baik-baik saja dan selalu diberkahi oleh sang Pemilik Hati ini
Berumah tangga bukanlah akhir fase manusia dalam kehidupan ini
Tetapi adalah awal dari sebuah cerita dimana takdir dua orang saling terikat dalam sebab akibat
Sebelumnya kita hanya bertanggung jawab kepada orang tua yang melahirkan kita di dunia fana ini
Setelah terbentuknya ikatan, kita bertanggung jawab terhadap pasangan dunia kita
Istriku, apakah hal terpenting dalam menjaga ikatan ini ?
Apakah dalamnya ilmu agama ?
Apakah materi yang kita miliki di dunia ini ?
Apakah jabatan atau tahta tinggi ?
Melihat dari perjalanan manusia sampai saat ini,
ketiga hal di atas belum dapat menjamin kita selalu bersemangat dalam mendaki tangga bersama
Kenapa ?
Bukankah ilmu agama itu penting dalam rumah tangga ?
Ya itu sangat teramat penting
Sampai saat ini pun saya tidak tahu jawabannya
Apakah keputusan dan perilaku kita sebelum menikah menjadi takdir sebab akibat yang mempengaruhi
Atau karena garis takdir, saya tidak tahu
Banyak saya saksikan pemuka agama yang tidak mampu mempertahankan perjalanan pernikahan mereka
Bukankah mereka paham agama ?
Lalu kenapa ?
Bukankah materi juga penting dalam menjalani kehidupan di dunia fana ?
Ya itu juga penting
Bagaimana kita mampu menjalankan kewajiban kita terhadap pasangan kita tanpa materi ?
Seorang suami wajib memberi makan, menyediakan tempat tinggal yang layak, pakaian yang layak
Berarti semakin banyak materi bukankah semakin baik ?
Sayangnya jawabannya tidak
Banyak dari mereka dengan materi berlebih tak mampu mempertahankan
Terjatuh dalam keputusasaan, dan memilih turun dari tangga yang sejak awal mereka daki bersama
Apakah jabatan dan tahta ?
Tentu jawabannya sama dengan dua pertanyaan sebelumnya
Lalu bagaimana ?
Hanya sang Pemilik Hati dan Penguasa Hidup Mati kita di dunia fana ini yang mampu menolong kita
Dia (Allah SWT) yang mampu terus menyatukan kita
Saya Adhityo Kusuma, sangat menyadari akan segala kekurangan diri ini sebagai suami, saat ini
Saya tidak memiliki ilmu agama yang mampu disandingkan dengan seorang Ustadz
Saya tidak memiliki materi berlebih untuk membelikan barang mahal dan rumah mewah
Saya tidak memiliki jabatan dan tahta seorang raja di dunia fana ini
Namun satu hal yang dapat saya berikan adalah do'a terbaik untukmu kepada sang Pemilik Hati
Untuk kita menua bersama
Selalu tersenyum sampai nanti kita menutup mata dan meninggalkan dunia fana ini
Dan bersama kembali di dalam Surga Nya