Bedah Vokal: Menentukan Nada Dasar untuk Membuat Lagu Kover atau Karaoke
Pernahkah kamu bernyanyi di karaoke? Atau mungkin mengover sebuah lagu? Kegiatan ini pastinya sangat menyenangkan dilakukan, apalagi kita bisa menyanyikan lagu dari penyanyi favorit kita. Tidak heran banyak sekali lagu kover bertebaran di platform video internet.
Penyanyi favoritmu siapa nih? Kalau admin biasanya menyanyikan lagu dari banyak penyanyi sopran, sayangnya ketika sedang menyanyi kok sepertinya tipe vokal admin yang bariton ini jadi terasa tidak all-out ya? Apalagi kalau kebetulan datang ke tempat karaoke yang tidak menyediakan opsi pengaturan nada dasar, waduh jadi kurang puas menyanyinya.
Selain itu, masalah juga bisa datang ke tenor nih. Misal, penyanyi favoritnya adalah sopran atau mezzo-sopran, tapi bagi dia lagu mereka terlalu tinggi. Saat coba merendahkan nada dasar kok kadang pas, kadang tidak pas?
Tenang, mungkin artikel ini bisa sedikit membantu kalian.
Seperti yang kita semua tahu, tipe vokal yang umum ditemukan di sekitar kita itu adalah sopran dan mezzo-sopran (untuk wanita) serta tenor dan bariton (untuk pria). Loh, kontralto sama bas mana? Untuk saat ini admin tidak bahas dulu ya. Selain memang dua tipe itu sangat langka, admin belum cukup familiar untuk menjelaskannya.
Kita lanjut dulu ya.
Bagi kalian yang sudah pernah membaca analisis pendek dan halaman terminologi vokal di blog ini, pastinya tahu bahwa setiap tipe vokal punya vocal bridge (passagi) dan tessitura yang berbeda. Nah, itulah yang membuat kita tidak nyaman menyanyikan lagu tipe vokal lain tanpa mengubah nada dasarnya.
Berhubung artikel ini ditulis khusus untuk kalian yang ingin karaoke dan membuat lagu kover. Jadi, tips dari admin cukup sederhana saja.
Jika kamu:
1. Ingin karaoke dengan nada dasar yang pas, maka naik atau turunkan nada dasar sesuai tipe vokalmu dengan fitur yang disediakan tempat karaoke.
2. Jika ingin membuat kover tetapi tidak bisa bermain alat musik, cukup unduh instrumentalnya. Lalu naik atau turunkan nada dasarnya dengan aplikasi pihak ketiga yang dapat mengubah pitch (pitch changer).
Acuannya apa? Seberapa rendah dan tinggi kami harus mengatur nada dasar lagunya?
Admin sudah buatkan tabel praktis untuk kalian.
Pada tabel di atas, terdapat 4 (empat) tipe vokal beserta konversi nadanya. Area dengan warna kuning menandakan passagi, yaitu jembatan suara pertama dari chest voice ke mixed voice. Dari passagi kita bisa mengukur seberapa jauh jarak passagi tiap tipe.
Jadi, kesimpulan tabel itu adalah G#4 dari sopran setara dengan F#4 mezzo-soprano, D#4 tenor, dan B3 bariton. Jika kamu seorang bariton yang menganggap C5 sangat tinggi, kamu tidak salah karena nada itu sudah sangat tinggi untuk dicapai dengan mixed voice.
Kesimpulan umumnya adalah jika kamu berkaraoke atau membuat kover, turunkan dan naikkan nada dasar sesuai dengan tipe vokalmu.
Jarak dari sopran ke mezzo-sopran adalah 2 semiton (1 nada/whole step), mezzo-sopran ke tenor berjarak 3 semiton (1,5 nada), tenor ke bariton sejauh 4 semiton (2 nada).
Nah, bagaimana jika bariton ingin menyanyi lagu sopran dan mezzo-sopran? Mesin karaoke tidak bisa menurunkan nada sebanyak itu.
Solusinya adalah naikkan nada dasar sebanyak 2–3 semiton dan turunlah 1 (satu) oktaf. Jika kamu tenor maka turunkan nada sebanyak 4–5 semiton.
Mudah bukan?
Setelah ini sepertinya ada yang mau coba karaoke atau bahkan membuat lagu kover nih. Selamat mencoba ya! (dra)
Had the opportunity of singing with the CEO of @hostnownow @iamgeorgeowen .....The Data Gargantuans !!!! We just felt #THE_SPIRIT_OF_CHRISTMAS AND DECIDED TO DROP SOME OLD TIME HYMNALS!!!!!! THANK YOU FOR THE OPPORTUNITY SIR. ALWAYS WITH my Gee for Life too @iamgeorgeowen ..... #vocalnerd #singers #IconiqueMusique (at Lagos, Nigeria) https://www.instagram.com/p/B5qcsXoHeav/?igshid=c7iaiauc8921