My best sweet revenge is: when people points out "IMPOSSIBLE!", while I say "But I'M-POSSIBLE." ;)
Mike Driver
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Not today Justin
taylor price

Discoholic 🪩

@theartofmadeline

izzy's playlists!
styofa doing anything

blake kathryn

No title available
Alisa U Zemlji Chuda
noise dept.
tumblr dot com

Origami Around
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Xuebing Du
Peter Solarz
ojovivo
Three Goblin Art
trying on a metaphor
seen from Indonesia
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Lithuania
seen from Ireland
seen from United Kingdom

seen from Jordan
seen from Türkiye

seen from Bolivia
seen from Australia
seen from South Africa
seen from United States
seen from Ireland
seen from United States
seen from Nepal

seen from T1

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@talesofthesunflower
My best sweet revenge is: when people points out "IMPOSSIBLE!", while I say "But I'M-POSSIBLE." ;)
Perjalanan Menjadi Bodoh Adalah Perjalanan yang Mendewasakan
So, here I am.
Di tengah per-hectic-an, kegelisahan, perasaan terburu-buru, dikejar waktu, aku menyempatkan diriku untuk meluapkan perasaanku lewat tulisan ini, lagi.
Kadang rasanya waktu seperti berjalan begitu cepat akhir-akhir ini. Satu jam-dua jam berlalu menjadi satu hari. Satu-dua hari berlalu menjadi satu minggu. Minggu berganti bulan. Bulan berganti tahun. Ketika aku membayangkan apa yang sedang kulalui satu tahun lalu di hari yang sama, aku baru menyadari kalau waktu berjalan teramat sangat cepat.
Betapa aku sudah terlalu banyak menyia-nyiakan waktuku, hehe.
Bodohnya seorang Tami. :)
Pernah nggak, kamu merasa seperti seseorang yang sangat bodoh, setelah kamu melakukan suatu kegagalan? Pernah nggak sih, kamu menyalahkan dirimu begitu hebatnya sampai kamu mengutuk dirimu sendiri akibat kesalahan yang telah kamu lakukan?
Aku? Jangan lagi ditanya. Sering.
Dan aku akan selalu punya alasan untuk diam. Tahu kenapa? Sebab aku tidak pernah berani, mengakui bahwa diri ini layak untuk seseorang. Terlebih, itu kamu orangnya.
Hujan Mimpi
Cita-cita
Saya sendiri belum pernah mendaki gunung, apalagi sampai ke Puncak. Sebetulnya cita-cita ini sudah saya pendam sejak lama, tapi mungkin memang belum diberi restu oleh Allah. Secara fisik boleh jadi saya sanggup, tapi saya sadar kalau mental saya masih lemah. Saya belum cukup dewasa dan bijak untuk menjejak kaki di atas langit.
Talking with the mind at 2 AM: Memaknai dalam-dalam lagu “I Love You but I’m Letting Go”
Here’s what happened when my sleepless nights struck me in again.
Otak ini ga pernah berhenti mikir kemana-mana, so, I thought why don’t I see this as an opportunity to do something? To reflect something from my life at least.
So, here it goes...
WHAT IS YOUR EARLIEST HUMAN MEMORY?
my earliest human memory? crawling while i was still a baby and seeing my father as a huge and long legged giant
Alkisah
9 Desember 2018
Alkisah, seorang perempuan yang sedang ngantuk-ngantuknya meminta kepada kekasihnya untuk menceritakannya sebuah dongeng agar ia bisa tertidur lelap. Sang pujaan hati menyanggupi, lalu merebahkan diri di sampingnya.
Insyaallah
Percakapan sore ini berlalu biasa saja, seperti umumnya setiap saya bertemu dengan beliau. Kalau memang sedang mood, ya kami akan mengobrol panjang lebar, ngalor ngidul membicarakan tentang berbagai hal. Ketika tidak, ya kadang kami hanya menghabiskan waktu sembari menikmati kebersamaan satu sama lain dalam diam: kadang beliau tertidur, saya main hape, atau kami akan menonton acara televisi bersama.
Jangan berubah, lirih aku berkata. Namun kamu tetap melangkah. Meninggalkan pendar kebaikan, lalu mengubahnya menjadi kilau kekuasaaan, untuk mengawal waktu dan memegang dunia.
Hujan Mimpi (via hujanmimpi )
Sejujurnya aku berharap aku kecewa
Bertemu denganmu, membuatku bingung.
Sebenarnya kita ini apa?
Teman? Bukan teman? Atau lebih dari sekedar teman?
Aku tak paham. Aku tak paham keinginanmu.
Cermin
Malam itu, hening. Dingin. Hanya terdengar deru angin dari kipas yang terus berputar, dan gemerisik tetesan air hujan dari luar jendela.
Si perempuan muda duduk di depan meja rias, menatap cermin luas di hadapannya. Tampak bayangan seorang wanita paruh baya di sisi kanan cermin, sedang terduduk di pinggir ranjang pegas di dalam kamar yang mereka tempati malam itu.
Apakah ia hanya bayangan? Ataukah nyata?
Pada setiap fajar aku mengaku, menyerah bukan sekarang saatnya.
Hujan Mimpi (via hujanmimpi)
Friends, or foe?
Malam mencekam. Gelap. Sunyi. Kantuk.
Tapi tawa membahana. Mereka berdua. Percakapan hangat. Gelak canda terbahak-bahak.
Sahabat?
To love is a misery, if the loved one is attached to another. As well as striving to offer good to a being, and in return, they offer evil.
Imam Shafi’i, Les Perles Méconnues (pp. 80-81)
Puisi untuk “Kamu”: yang telah melabuhkan hati untuk Wanita Sempurna-mu
Cinta....
Ah, rasanya... lama sekali rasanya rasa itu ada di hatiku untukmu... sejak pertama kali pertemuan denganmu... sejak pertama kali aku pandang wajahmu dengan malu... sejak pertama kali aku berbisik padamu...
Bagaimanakah rasanya? Indah... tak terlukis oleh apapun yang pernah aku rasakan di dunia ini... tak terasa memang, bagaimanapun racun indah itu mulai masuk ke dalam hati ini... dan aku pun tak pernah tahu, mengapa hal itu terjadi padaku ketika aku memandangmu... racun itu masuk dengan ajaib, sebagaimana udara masuk ketika aku bernafas... tak terasa, namun dampaknya sangatlah luar biasa... membuatku semakin terus merindukanmu... ya... hari demi harinya...
Friends are those rare people who ask how you are. And then wait for the answer.
An Arab Poet (via aboonoor)
Lalu, pencerahan itu datang, sama kayak gym, sama kayak olahraga, kita akan bosan kalau melakukan hal yang sama terus-menerus. Deska jadian sama Astra bukan karena dia lebih nyambung sama Astra dibandingkan gue, melainkan karena Astra lebih baru daripada gue. Astra lebih baru. Gue lebih lama. Selalu, yang baru akan terlihat lebih baik daripada yang lama. Pikiran tersebut membebaskan gue. Problemnya bukan mencari orang yang lebih baru, tetapi untuk memperjuangkan apa yang nyaman. Setelah gue pikir-pikir, apa yang dilakukan Deska mirip dengan apa yang dilakukan cowok-cowok pada umumnya: cepat ganti hati kalau ada yang baru. Gampang berpaling. Ternyata, Deska juga lebih cowok dari gue untuk urusan hati. Beban demi beban gue angkat di gym sore itu. Semakin besar bebannya semakin “rusak” otot kita dan akhirnya semakin kuat dan besar otot kita tumbuh kembali. Sambil memandangi pantulan diri gue sendiri di cermin, gue bertanya dalam hati: perlu berapa kali diselingkuhi agar kita kuat menghadapi patah hati?
Balada Lelaki Tomboi, 2015.