When you’re environment is too negative for you to be around, all you wanna do is to stay away from there alone. But when you're finally alone, you still don’t know how to stay positive.
Stranger Things
Monterey Bay Aquarium
Mike Driver
No title available

Janaina Medeiros
cherry valley forever
sheepfilms

roma★

Origami Around

titsay
h
will byers stan first human second
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

JBB: An Artblog!
art blog(derogatory)
Xuebing Du
Peter Solarz
d e v o n
Misplaced Lens Cap
KIROKAZE
seen from United States

seen from United States
seen from Tunisia
seen from United Kingdom

seen from France

seen from Malaysia
seen from Netherlands

seen from Hong Kong SAR China

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
@thewantedstory
When you’re environment is too negative for you to be around, all you wanna do is to stay away from there alone. But when you're finally alone, you still don’t know how to stay positive.
It’s weird that someone else’s problem become my consolation
I’m sorry for feeling this way, but I need to know that I’m not alone
Prescription drugs
Seperti adegan di film-film tentang seseorang yang desperate mencari obat di kantong sakunya untuk meredakan kepanikan mereka, seperti itulah aku 2 hari yang lalu - desperate menenggak antidepresan untuk meredakan kepala dan hati yang kacau balau.
Computer
Having a difficulty communicate in society, real life society doesn’t mean it works the same in cyber society. I’m truly who I am in front of my computer. And tonight I just realized that:
I love my computer so much.
That’s what I realized just tonight. Because before I thought I really don’t like my major that I’m in now as much as I hate potato - which I don’t really like to eat it but still can swallow and digest it. Cause it’s all about computer, computer, and computer and that’s not that cool. But hey, computer sometimes, oh no, it’s almost all the best time friend for me :)
Tonight, sure be around many people is tiring for me, but it's worth to make me smile a lot.
Be honest with yourself, be gentle with yourself. If it's not you then who else?
Listening someone talking about depression is hard. It keeps tell you about negativity, failure, broken mind and will drain your energy and blur your focus but in the end I promise to tell you about a slight of hope that become the beginning of our new conversation.
Telling you about depression is hard too, or maybe it’s harder than just listening. It makes us remember our dark past and worse, it may trigger us to feel what we’ve felt again. Sure it drains our energy but in the end we feel so happy that we can open up to someone else about our deepest darkest time. At least we’re proving to our self that we’re strong enough. And further, we hope you’ll learn something from us and will never experience what we’ve experienced.
Me and The So Called “Another Common Cold”
First I suggest you read this. That’s what happened to me. I’m depressed. Saya tidak menyadarinya bahkan sama sekali tidak tahu menahu tentang arti ‘depresi’ yang sebenarnya sampai sekitar 1 tahun yang lalu dan akhirnya memberanikan diri konsultasi ke dokter awal Mei lalu (pernah cerita disini).
Depression (major depressive disorder or clinical depression) is a common but serious mood disorder. It causes severe symptoms that affect how you feel, think, and handle daily activities, such as sleeping, eating, or working. To be diagnosed with depression, the symptoms must be present for at least two weeks.
That’s what I read, my first understanding about what depression is. Dan setelah itu kesadaran tentang "mungkin iya aku kena depresi” mulai muncul dan menguat, meski saat itu belum ada niatan untuk konsultasi langsung ke psikiater. Bagaimana aku bisa yakin bahwa aku mungkin depresi? Karena sebagian besar dari symptoms of depression sudah saya alami, yang berlangsung nearly everyday for almost a year and half.
Persistent sad, anxious, or “empty” mood | Nggak usah ditanya lagi soal ini, rasa sedih yang tiba-tiba buat nangis kalo keinget kejadian tertentu itu dirasain all the day and all the time. Bukan hanya itu aja, selain jadi orang bego yang kerjaannya nangis dan bengong, setiap keluar kosan buat cari makan aja rasanya tangan keringet dingin dan berasa pengen muntah-muntah, padahal juga kalo dimuntahin gak bisa keluar (itu semua hanya perasaan).
Feelings of hopelessness, or pessimism | Kebetulan waktu itu saya memang sedang mengalami masalah keluarga yang berat dan berulang-ulang terus semenjak saya masih kecil. Jadi hopeless dan pesimis itu udah kayak jadi diri yang baru aja. Apa-apa nggak dikerjain (termasuk Tugas Akhir kuliah yang dibiarkan terbengkalai) karena perasaan pesimis yang luar biasa mendominasi. Setiap mau melakukan sesuatu ujung-ujungnya mikir “buat apa deh ngerjain ini, toh pada akhirnya nanti juga gak bisa, gak kelar, gak ada gunanya”. Parahnya lagi kalau udah ngerasa, “ah, buat apa sih hidup, toh nggak ada yang peduli sama aku”.
Feelings of guilt, worthlessness, or helplessness | Dari symptom diatas, sisi lainnya ketika pada akhhirnya kita tidak melalukan apapun adalah munculnya rasa bersalah. “Aduh kenapa aku nggak bisa ngerjain gini aja, nanti gimana tanggung jawabku sama ortu?” Tapi setelah itu muncul lagi konflik batin, “apa iya mereka bener-bener peduli?”.
Loss of interest or pleasure in hobbies and activities | Nggak tahu kenapa semua hal yang dulu terasa membahagiakan itu menjadi hal yang paling memuakkan. Contoh kalo saya adalah soal writing dan blogging, yang dulunya berasa puas banget dan bela-belain buat nulis apa aja jadi hal yang nggak ada artinya lagi. Mau buka dashboard tumblr aja malesnya minta tonjok.
Decreased energy or fatigue | Kalau orang bilang kena depresi itu buat bangun dari kasur aja susah banget itu bener banget. Yang dirasain pokoknya pegel-pegel semua sekujur tubuh teruma kalo saya sih bagian sendi-sendi tulang.
Difficulty concentrating, remembering, or making decisions. Moving or talking more slowly | Pikirannya jadi sering lost of tracks, sedikit-sedikit jadi mikir “aku tadi mau ngapain ya?” Buat keputusan sekecil apapun jadi susah, kalo saya ini karena mood swing yang tinggi banget, misal udah siap-siap ganti baju pengen pergi ke toko buku, eh udah dandan badai tapi tiba-tiba nggak kepengen lagi aja ke toko buku, nggak jadi deh perginya. Terus kalo talking more slowly itu karena banyak yang sliweran di kepala, jadinya susah ngomong dan pastinya nggak jelas apa yang diomongin (oh god, jadi inget kejadian waktu minta tanda tangan revisi proposal, ditanya apa jawabnya apa, ditolak deh akhirnya).
Aches or pains, headaches, cramps, or digestive problems without a clear physical cause and/or that do not ease even with treatment | Ini kalo saya biasanya ngerasain sakit di lambung, kayak ketusuk-tusuk gitu. Juga di dada sebelah kanan, tiba-tiba sakit banget terus jadi sesak nafas.
Difficulty sleeping, early-morning awakening, or oversleeping | Kalau kebanyakan pada ngerasain susah tidur, saya malah cenderung oversleeping.
Appetite and/or weight changes | Nah, yang ini lagi kalau kebanyakan bakalan jadi susah makan, saya malah pengen makan terus (binge eating). Susahnya kalo ngalamin ini itu, misal kita cerita ke orang lain kalo kita lagi stess berat malah susah dipercaya, well simply karena kebanyakan mikir “kamu lho baik-baik aja, makan masih nafsu banget gitu kok” Iya, nafsu banget sih emang, dan itulah malah yang aneh dari saya. Jadi jangan dipikir orang yang makannya masih banyak itu tanda mereka baik-baik aja dan enggak lagi stress. Everything can be hidden beneath the surface ya.
Thoughts of death or suicide, or suicide attempts | Ini yang paling menurut saya jadi tolok ukur berat tidaknnya depresi seseorang karena kalo udah ada pikiran tentang bunuh diri itu bahaya banget. Saya sendiri ada dan sering. Kebetulan saya suka banget naik motor ngebut (feels like I’m free and wild, haha), terus tiba-tiba kepikiran aja gitu waktu naik motor “ini kalo aku ngebut terus tabrakan di jalan enak kali ya, matinya cepet nggak usah susah-susah pake iris-iris tangan”. Tapi untungnya saya masih bisa handle yang satu ini, masih sadar kalo Tuhan benci orang yang mencoba mendahului takdir Tuhan.
Dari banyak symptoms yang ada, nggak semua orang depresi harus mengalaminya semua, tapi juga nggak sedikit banget yang dialami. Harusnya sih kalau nggak salah minimal 5 atau berapa ya, saya lupa nih pernah baca dimana.
Buat postingan kali ini, dirasa segini dulu deh, kapan-kapan dilanjut lagi.
Oh ya pesen aja ya, depresi, kalau kebanyakan dari kita (dan tentunya saya sendiri, dulu) sering berkata “aduh, lagi depresi nih” dengan gampang, coba mulai sekarang hati-hati memilih kata, karena ternyata makna kata ‘depresi’ itu kompleks dan berat banget.
| Surabaya, 25 Juni 2016
Food, food, and food
that’s what I can think about right now
“When our senses become muffled, we no longer feel fully alive… If you have a comfortable connection with your inner sensations … you will feel in charge of your body, your feelin…
Even though the trauma is a thing of the past, the emotional brain keeps generating sensations that make the sufferer feel scared and helpless. It’s not surprising that so many trauma survivors are compulsive eaters and drinkers, fear making love, and avoid many social activities: Their sensory world is largely off limits.
A wonderfully honest and strangely assuring illustrated meditation on what it’s like to live with anxiety by French-Canadian designer and illustrator Catherine Lepage.
Today (1)
Pagi tadi ke kampus buat ketemuan sama dosen pembimbing. Cerita dikit sana-sini terus akhirnya selesai, dan tiba saatnya memberikan bingkisan kue-kue khas kampung halaman ke bu dospem. Tapi ternyata ditolak. Alasannya sih masuk akal dan rigid: sudah ada peraturan bahwa itu tidak diperbolehkan. Well, it’s okay, I said. Toh niatnya juga cuma ingin berterimakasih saja pada bu dospem yang mau menerima saya kembali, itu aja. Harusnya kejadian itu bisa dilupakan begitu saja, tapi ternyata pikiran dan perasaan bersalah yang enggak-enggak nempelnya lama banget. “Gimana ya kalo ibunya mikirnya aku punya maksud yang lain (nyogok)?” “Gimana ya kalo ibunya jadi bersikap beda sama aku nanti?” “Gimana kalo…” “Gimana kalo…” Terus kalo sudah kayak gini, pengenya…
Nenggak obat yang banyak biar anxiety nya cepet reda bahkan ilang :(
This is cute as ever, relationship goals...
Dear Mom (3)
Mom, aku lapar. Aku ingin pulang makan masakanmu :(
Kok rasanya pengen jedotin kepala ya...
boleh, asal ke kasur aja
Hard To Tell You
Malam ini baru saja bertemu seorang teman. Teman yang terbilang cukup tahu dan mengenalku. Lalu iseng aku tanya bagaimana menurutnya tentang pribadiku. Katanya aku orang yang selalu terlihat stabil. All she knows is I’m a happy-let it flow-stable emotions person. So I postpone the intention to tell her about my depression. I don’t want to destroy her perception about me. And then I realize it’s still hard for me to open my heart truthfully. I still scared about other people’s standpoint of me. I still afraid of the paradigm of depression. But, I still hope I can fight this close-minded feeling. Because I’m strong enough. Because I’m good enough :)
Reality.