Trichogramma sp. Multiplication as Natural Enemy by using Corcyra cephalonica eggs rearing to be Parasitized
A method for fighting againts rice stem borer hymenopterans.
Trichogramma adalah genus yang berperan sebagai musuh alami dari hymenopteran penggerek batang padi. Secara alami, Trichogramma mampu menjadi parasitoid telur dari berbagai genus asal hymenopterans. Siklus hidup Trichogramma spp. menguntungkan petani, dan perlembangannya didukung oleh refugia yang baik yang membantu perkembangan setelah menjadi imago (Zang et al., 2021; Sitepu et al., 2018).
Karena Trichogramma sp. memerlukan telur dari salah satu hymenopteran untuk dapat meneruskan keturunan dan memperbanyak populasinya. Sebagai intansi perlindungan tanaman, usaha yang dapat dilakukan adalah memperbanyak sediaan telur yang dapat diparasitisasi oleh Trichogramma dengan menyediakan telur steril Corcyra cephalonica (hama gudang serealia).
Prosedur perbanyakan inang C. cephalonica memiliki prosedural yang digunakan pada mitra magang. Perbanyakan C. cephalonica memerlukan kotak pemeliharaan atau rearing (80×40×10 cm3), tabung peneluran (diameter 15 cm dan tinggi 20 cm), media pakan (menir:pakan ayam:jagung giling=1:1:1), nampan, petridish, tabung perangkap, kuas halus ukuran sedang, saringan teh, dan alat potong. Media pakan dengan takaran 1:1:1 disangrai pada suhu 120°C selama 20 menit sebagai metode sterilisasi hama yang ada pada pakan. Media pakan steril dimasukkan sebanya 4,5 kg/rearing dan dipadatkan hingga ketebalan mencapai 3 cm. Unit C. cephalonica dimasukkan pada rearing dalam bentuk telur atau larva dengan kepadatan 2-3 unit/cm2 yang kemudian dipelihara sekitar 6 minggu hingga imago muncul. Unit yang digunakan dapat berupa imago ke dalam rearing, tetapi membutuhkan waktu 2 bulan setelah pengenalan pertama. Apabila muncul imago dalam jumlah besar, maka imago dipindah pada tabung peneluran beralaskan kain kasa dan tertutup kain kasa. Setiap pagi akan dikumpulkan telur C. cephalonica menggunakan kuas untuk menyapu telur menuju cawan petri.
Telur yang diperoleh kemudian dibersihkan dari kotoran menggunakan saringan teh, yang kemudian disterilkan dengan UV light selama 20 menit, dan dapat disimpan pada chiller dengan daya tahan hingga 14 hari, atau dapat langsung digunakan untuk pemiasan. Proses pemiasan telur C. cephalonica perlu penyiapan kertas karton manila berukuran 2×8 cm2, lalu ditumpuk sebanyak 3 lapis dan menghasilkan 2×2 cm2 setiap levelnya. Lem gom arabic digunakan sebagai perekat telur terhadap kertas pias, dioleskan dengan ketebalan yang tepat cukup untuk telur melekat tetapi tidak sampai tenggelam oleh lem gom arabic. Telur kemudian ditaburkan pada kertas pias yang sudah siap, kemudian kering-anginkan selama 5 menit. Apabila tersedia starter Trichogramma sp., maka dapat dijadikan perbanyakan parasitoid dengan perbandingan 1 pias starter berisi 6 pias C. cephalonica.
References:
Sitepu, M. B., Tobing, M. C. L., & Bakti, D. (2018, December). The role of refugia plants to the eggs yellow rice stem borer (Scirpophaga incertulas Walker) parasitoids parasitation rate. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1116, No. 5, p. 052064). IOP Publishing.
Tefera, T., Goftishu, M., Ba, M. N., & Muniappan, R. (2019). A guide to biological control of fall armyworm in Africa using egg parasitoids.
Zang, L. S., Wang, S., Zhang, F., & Desneux, N. (2021). Biological control with Trichogramma in China: history, present status, and perspectives. Annual Review of Entomology, 66(1), 463-484.











