1. Ransel
Sekelompok anak muda yang beranggotakan tidak lebih dari enam orang, sedang merencanakan sebuah pendakian. Mereka akan mendaki salah satu gunung yang ada di Bali. Kendati mereka belum pernah mendaki gunung sebelumnya, tetapi media online seperti Youtube sudah banyak memberikan mereka penjelasan tentang apa saja yang harus dipersiapkan. Ini juga yang membuat mereka sangat percaya diri dan yakin bahwa pendakian mereka akan baik-baik saja.
Mereka mulai mempersiapkan fisik sebelum mendaki. Ini juga salah satu yang dianjurkan oleh video yang mereka tonton. Tentu perbekalan juga menjadi hal penting bagi mereka. Bahkan salah saorang dari mereka terlihat begitu semangat saat mempersiapkan perbekalan. Saat ini didepannya terdapat beberapa botol air mineral dan banyak makanan ringan juga roti berbagai rasa. Lebih terlihat seperti perbekalan berkemah di taman kota dibandingkan perbekalan untuk sebuah pendakian.
Pemuda itu memutuskan untuk memakai ransel besar untuk bisa membawa semua perbekalannya. Dia tidak berlatih fisik. Menurutnya, perbekalan jauh lebih penting. Bagaimana jadinya apabila dia kehabisan air sebelum puncak? Atau bagaimana jika tenaganya habis? Tentu beberapa potong roti dan air yang dibawanya akan menolongnya saat itu benar-benar terjadi. Jadi dia akan menggendong ransel besar yang penuh dengan makanan dan air untuk menyelamatkannya dari rasa lelah saat mendaki.
Hari pendakian tiba! Sekelompok anak muda itu sudah sampai pada pertengahan perjalanan. Mereka melewati jalan batu dengan hamparan rumput yang luas. Tidak ada pepohonan disekitar mereka. Jadi walaupun jalan mereka tidak menanjak, panas matahari membuat mereka harus lebih sering meneguk air perbekalan. Pemuda dengan ransel paling besar, berada pada bagian paling belakang. Dia tampak sangat kelelahan. Bukan hanya karena cuaca yang sangat panas atau perjalanan mendaki yang cukup jauh. Tetapi juga karena ransel yang dibawanya ternyata sangat berat. Kini yang membuatnya lelah adalah beban yang ada di punggungnya. Bukan lagi jalan yang ada didepannya.
Beberapa temannya memberinya saran agar dia membagikan sebagian bekalnya pada pendaki lain yang kekurangan air atau makanan. Dengan begitu, berat pada ranselnya akan berkurang. Namun saran tersebut tentu tidak masuk akal baginya. Bukankah isi ransel itu yang akan menolongnya untuk mencapai puncak. Jika dia membagikan sebagian perbekalannya, bagaimana dia akan mencapai puncak?
Nyatanya, bukan ransel beserta isinya yang akan membuatnya mencapai puncak gunung. Bukan medan pendakian yang ada didepannya yang membuat dia kelelahan. Tetapi berat ranselnya lah yang membuat dia kehabisan tenaga. Roti yang dianggapnya bisa menjaga tenaganya, justru membuat badannya ikut berat untuk melangkah. Buruknya lagi, dia kini mulai merasa mengantuk karena perutnya kenyang. Dia bahkan hampir saja tertidur saat mereka sudah sampai pada jalan dengan rimbun pepohonan disekitarnya.
Hingga akhirnya, saat dia dan teman-temannya sampai pada pos terakhir pendakian, dia memutuskan untuk menaruh ranselnya pada pos tersebut, dan melanjutkan perjalanan ke puncak tanpa ransel. Dia hanya membawa satu botol air mineral ditangannya. Apa yang dirasakannya kini?
Tentu dia merasa jauh lebih baik. Langkahnya lebih ringan daripada saat dia membawa ransel tadi. Bahkan kini dia ada pada barisan depan. Seakan-akan dia baru saja memulai pendakian. Tidak terlihat lelah sedikitpun.
Dalam hidup, setiap dari diri kita membawa ransel. Saya, Anda, dan mereka yang kita temui, semua memiliki ransel yang berbeda. Bukan saja ukuran dari ransel kita yang berbeda. Tetapi juga keputusan kita mempengaruhi apa yang akan kita isi didalam ransel tersebut. Apakah kita akan mengisinya dengan sesuatu yang berguna untuk tujuan kita, atau bahkan membuat kita lelah di perjalanan menuju tujuan.
Banyak dari kita justru bangga akan "ransel" yang sebenarnya memperlambat jalan saat menuju tujuan atau impian kita. Bahkan beberapa ada yang enggan melepasnya karena merasa harus membawanya sampai waktu yang lama. Bukankah hal ini hanya membuat kita lelah?
Jadi, seberapa besar ransel yang Anda bawa saat ini? Dan apakah ransel tersebut bisa membantu atau justru membuat Anda jauh dari mimpi Anda selama ini?













