Terimakasih untuk pelajaran hidup Untuk tidak mudah menyalahkan sikap2 orang Untuk tidak mudah menyampaikan kabar yang belum tentu benar Untuk tidak mudah menghakimi hal2 yang menurut orang2 kejam Kadang kala rasanya sudah adil, sudah obyektif Sayangnya kepentingan terkadang lupa untuk disadari Sayangnya niat ingin menyalahkan seringkali tak ada yang mengingatkan Ah terkadang tak sadar pula bahwa karma telah berdiri di hadapan Kadang pula terpikir untuk menyalahkan keadaan, lantas pula lupa bahwa takdir melingkupi jalannya peristiwa sepanjang masa Kini pelajaran memaksaku merunduk Di atas langit masih ada langit Baru sadar bahwa saya kerdil, lantas waktu apa yang telah dibuang hingga memanjat langit terendah saja seakan sulit? Bukankah dulu cita2 ingin menjadi orang alim? Jauh panggang dari api, bahkan untuk membedakan keikhlasan aja terasa pelik Bukankah cita2 ingin menjadi kaya? Bahkan untuk menghargai setiap keping rupiah saja berbelit, pun berterimakasih pun pelit Bukankah dulu ingin menjadi orang berguna? Apalah itu, sekedar menyampaikan kebenaran sekejap saja kelu lidah dibuatnya. Terimakasih untuk setiap pelajaran hidup Semakin belajar, rasanya semakin terduduk
Triunt















