“Worrying about the dunya (this world) is a darkness in the heart, while worrying about the akhirah (hereafter) is a light in the heart.”
— Uthman ibn Affan (may Allah be pleased with him)
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

⁂
dirt enthusiast

Love Begins
KIROKAZE

PR's Tumblrdome

Origami Around
taylor price
YOU ARE THE REASON
Three Goblin Art

shark vs the universe
Misplaced Lens Cap
cherry valley forever
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
No title available
No title available
art blog(derogatory)
tumblr dot com
trying on a metaphor
Monterey Bay Aquarium
seen from United States
seen from Singapore

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Malaysia
@veterina
“Worrying about the dunya (this world) is a darkness in the heart, while worrying about the akhirah (hereafter) is a light in the heart.”
— Uthman ibn Affan (may Allah be pleased with him)
To forgive yourself over and over again...
Niatnya foto 3 generasi hihi...Ibu, Ibu, Kaamilah... (at Busan, South Korea)
Lovely ♥
Bismillahirrahmanirrahiim... Baru belajar coding java semester 3 master...semoga tetap bisa berkonsentrasi dan bisa menyelesaikan amanah tepat waktu. Aamiin. Ya Hayyu Ya Qayyum birahmatika astaghitsu, ashlih lii sya’ni kullahu walaa takilni ila nafsi thorfata ‘ain wala ila ahadim minannas. Ayo kakak semangat! Bersama kita bisa! (at Busan, South Korea)
..Sharing is Caring..
Sejatinya dalam Islam, ibu hamil atau menyusui tidak diwajibkan berpuasa. Tapi, selama kondisi ibu kuat, bayi sehat, asupan nutrisi tercukupi dengan baik, tidak ada riwayat kehamilan yang kurang baik, maka tidak ada halangan untuk ibu hamil dan menyusui bila ingin tetap berpuasa..
Resep di bawah ini, jadi salah satu ikhtiar saya untuk mencukupi kebutuhan nutrisi selama berpuasa. Dalam kondisi kehamilan sudah memasuki trisemester ketiga (30 weeks) dan Faris (20 bulan) masih tetap minum ASI, Alhamdulillah bisa menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan lancar, tanpa lemas, bahkan badan terasa lebih fit dari hari biasanya. Diminum ketika waktu sahur, bila ingin ditambah ketika berbuka puasa juga tentu lebih baik..
JUS SUSU KURMA MADU
Untuk : 1 porsi
Bahan : - 7 butir kurma, buang bijinya. - Air mineral secukupnya. - Susu UHT/pasteurisasi/susu kambing secukupnya (tidak dianjurkan memakai susu bubuk atau susu kental manis). - Madu 1 sdm (saya tambahkan sendiri di luar resep asli).
Caranya: - Buat air nabeez (air rendaman kurma/kismis), dengan cara merendam kurma yang sudah dibuang bijinya di dalam air mineral hingga menutupi permukaan kurma selama 1 malam (dari waktu Isya sampe waktu Sahur). Rendam di kulkas dalam keadaan tertutup bila ingin dingin, kalau mau disajikan hangat juga tidak masalah. - Ketika waktu sahur, tuang kurma yang sudah di rendam beserta air rendamannya ke dalam blender. Tambahkan susu UHT dan madu. - Blender semuanya hingga halus. - Minum setelah makan sahur.
Banyak sumber yang mengatakan, bahwa air nabeez ini merupakan kegemaran Rasulullah SAW. Nabi merendam beberapa butir kurma atau kismis (salah satu) di dalam air untuk semalaman (dalam wadah tertutup) dan meminum air rendaman tersebut di pagi hari esoknya. Airnya Nabi minum dan buah kurma yang sudah lembut Nabi langsung menelannya tanpa mengunyah terlebih dulu.
Ada beberapa hadist yang menyebutkan tentang cara membuat air nabeez (rendaman kurma) ini, salah satunya riwayat dari Imam Muslim sebagai berikut :
Aisyah pernah ditanya tentang air nabeez, kemudian ia memanggil seorang budak wanita asal Habasyah, “Bertanyalah kepada wanita ini!”
Kata Aisyah. “Karena ia dahulu pernah membuat nabeez untuk Rasulullah SAW,” tambahnya.
Lalu wanita asal Habasyah itu berkata, “Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantung kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi harinya beliau SAW meminumnya.”
Dari Aisyah dia berkata, “Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah SAW di dalam air minum yang bertali di atasnya, kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya di sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari.”
Beberapa sumber lain juga mengatakan, bahwa bila kurma dicampur dengan susu, akan menghasilkan khasiat yang luar biasa bagi tubuh. And so that is why I came up with this recipe. Insya Allah selama berpuasa janin sehat, ASI deras, badan ibu pun tidak lemas 😊😊😊
Sebenarnya, tidak hanya ibu hamil dan menyusui, siapapun bisa mencobanya, para suami yang bekerja juga bisa ikut meminumnya. Jadi tidak hanya saya, suami dan Faris juga ikut minum dan merasakan khasiatnya. Selama 2 hari ini, meski tetap bekerja, suami merasa lebih fit, berbeda seperti puasa tahun lalu, dengan cuaca di Muscat yang sedang musim panas.
Dan Faris.. Akhirnya pertama kali saya berikan susu UHT, dengan modifikasi seperti ini, ternyata membuat nafsu makannya bertambah. Berarti bukan hanya booster untuk para ibu hamil dan menyusui, tapi juga bisa jadi booster nafsu makan untuk anak-anak yang tentunya alami dan menyehatkan…
So, happy fasting and breastfeeding 😇😇😇
[Sumber resep asli : facebook.com/ummumuhammad.almaidaniyyah]
Selamat ulang tahun, Istriku. Demikianlah lampu sudah kuredupkan, musik sudah kupelankan, dan aku berbisik di telingamu: Terima kasih atas segalanya. Terima kasih karena kau telah menjadi dirimu. Terima kasih untuk cinta kita yang tidak sempurna… Yang membuatnya tak tergantikan.
Sebuah catatn ulang tahun untuk Rizqa.
Kangen mamas
Parenting : Mendidik Anak
# Ini Renungan Yang Bagus Dan Tidak Membosankan Untuk Dibaca #
Anak anak yang dididik dalam keluarga yang penuh kesantunan, etika tata krama, sikap kesederhanaan akan tumbuh menjadi anak anak yang tangguh, disenangi, dan disegani banyak orang.
Mereka tahu aturan makan table manner di restoran mewah. Tapi tidak canggung makan di warteg kaki lima.
Mereka sanggup beli barang-barang mewah. Tapi tahu mana yang keinginan dan kebutuhan.
Mereka biasa pergi naik pesawat antar kota. Tapi santai saja saat harus naik angkot kemana-mana.
Mereka berbicara formal saat bertemu orang berpendidikan. Tapi mampu berbicara santai bertemu orang jalanan.
Mereka berbicara visioner saat bertemu rekan kerja. Tapi mampu bercanda lepas bertemu teman sekolah.
Mereka tidak norak saat bertemu orang kaya. Tapi juga tidak merendahkan orang yg lebih miskin darinya.
Mereka mampu membeli barang-barang bergengsi. Tapi sadar kalau yang membuat dirinya bergengsi adalah kualitas, kapasitas dirinya, bukan dari barang yang dikenakan.
Mereka punya.. Tapi tidak teriak kemana -mana. Kerendahan hati yang membuat orang lain menghargai dan menghormati dirinya.
Jangan didik anak dari kecil dengan penuh kemanjaan, apalagi sampai melupakan kesantunan, etika tata krama.
Hal hal sederhana tentang kesantunan seperti : 🔹Pamit saat pergi dari rumah, 🔹Permisi saat masuk ke rumah temen (karena ternyata banyak orang masuk ke rumah orang tidak punya sopan santun, tidak menyapa orang orang yang ada di rumah itu), 🔹Saat masuk atau pulang kerja memberi salam kepada rekan, terlebih pimpinan, 🔹Kembalikan pinjaman uang sekecil apapun, 🔹Berani minta maaf saat ada kesalahan, 🔹Tahu berterima kasih jika dibantu sekecil apapun.
Kelihatannya sederhana, tapi orang yang tidak punya attitude itu tidak akan mampu melakukannya.
Bersyukurlah, bukan karena kita terlahir di keluarga yang kaya atau cukup.
Bersyukurlah kalau kita terlahir di keluarga yang mengajarkan kita kesantunan, etika tata krama, kesederhanaan.
Karena ini jauh lebih mahal dari pada 😊sekedar uang. Semoga kita dapat menjadi pendidik yang baik bagi para penerus bangsa ..
Di Grup Nuparents
(via https://www.youtube.com/watch?v=c-Gc9N2ppHA)
bagus sekali pembahasannya :)
“Bapak menyesal baru belajar ini di umur-umur segini. bagaimana enggak, semuanya karena pengalaman. seandainya saja Bapak paham ini sedari muda.”
“apa itu Pak?”
“di rumah, yang namanya istri adalah ratu. harus begitu. yang namanya menafkahi istri lahir batin artinya memberikan nafkah yang siap untuk dikonsumsi, dimakan, dan sebagainya.
memberi beras itu belum memberi nafkah. memberi nafkah itu ya memberi nasi. sudah siap tinggal makan. tugas memasak itu tugas suami, bukan tugas istri.
membelikan pakaian itu belum memberi nafkah. memberi nafkah itu ya memberi baju yang sudah rapi disetrika. sudah siap pakai. menyiapkan baju-baju itu tugas suami, bukan tugas istri.
memberikan rumah itu belum memberi nafkah. memberi nafkah itu ya menyediakan rumah yang bersih, rapi, dan nyaman untuk ditinggali. bersih-bersih rumah itu tugas suami, bukan tugas istri.
belum lagi dengan memberikan kasih sayang, memberikan perhatian, memberikan pendidikan, rasa diterima apa adanya, itu tugas suami.”
“iya Pak. saya juga pernah baca tentang itu. istri di rumah itu ratu. apa yang dilakukan seorang istri untuk keluarga, semuanya adalah sedekah.”
“betul. bayangkan betapa besarnya pahala seorang istri jika–ada catatannya ini Nak–jika melakukan itu semua dengan tulus dan ikhlas. makanya Nak, kamu nanti yang ikhlas ya. sudah mengalah saja prinsipnya. tidak usah menuntut dan meminta. apalagi di detik-detik semakin dekat begini, banyaak sekali cobaannya.”
“iya Pak. insyaAllah ya Pak. nggak mudah, tapi insyaAllah saya belajar begitu.”
“dulu kadang-kadang Bapak ngucap ke Ibu misalnya, kok Ibu belum masak. kok rumahnya belum rapi. sekarang Nak, Bapak malu mau bilang begitu karena sesungguhnya itu tugas Bapak. yang ada Bapak justru terima kasih sekali kalau Ibu melakukan itu semua untuk Bapak. yang ada Bapak justru carikan rewang untuk Ibu supaya Ibu nggak terlalu lelah mengurus rumah sendirian.”
“semoga semua laki-laki paham konsep ini dan semoga semua perempuan nggak serta-merta berpikir seperti ini ya Pak. gawat juga kalau perempuannya, sayanya, jadi malas-malasan mengurus rumah. hahaha.”
“hahaha. iya betul. Nak, ada satu hal lagi yang Bapak baru sekali tau. Bapak juga menyesal baru tau sekarang. bahwa sesungguhnya rezeki suami tergantung pada kebahagiaan istri. kalau istri bahagia, insyaAllah suami rezekinya lancar dan berkah.”
“oya Pak?”
“iya Nak. Bapak merasakan setelah menjadikan istri Bapak selayak ratu. setelah Bapak sungguh-sungguh berusaha membahagiakan istri Bapak.”
“…”
“tapi, kamu tau kan bagaimana seorang istri bisa bahagia?”
“bersyukur ya Pak?”
“betul, bersyukur. selalu merasa cukup. selalu merasa ada. rezeki istri datangnya lewat suami Nak. kamu harus percaya itu. jangan pernah berpikir kamu harus mandiri karena sewaktu-waktu bisa ditinggal suami. memang sewaktu-waktu suami bisa pergi, tapi tugas suami pulalah menyiapkan kepergiannya. percayalah selalu bahwa rezekimu akan datang lewat suamimu, nanti ada rezeki yang datang dari tangan-tangan lain.”
“iya Pak, percaya.”
“itulah mengapa jika istri bersyukur, rezeki suami pasti akan ditambah oleh Allah. itu janji Allah. jika hamba-Nya bersyukur, Allah akan menambah nikmat kepadanya.”
***
“mas, aku habis dapet pencerahan. terus aku merenung semalaman.”
“gimana Kica?”
“aku siap kalau habis nikah langsung jadi ibu. nunggu vaksin selesai dulu, tapi habis itu nggak papa kalau mau punya bayi. nggak usah ditunda. nggak papa mas yunus sibuk dan kita berdua doang di surabaya. nggak papa juga aku belum yakin kita kuat secara mental dan finansial atau enggak. kalau sudah cukup kuat, akan dikasih sama Allah. kayak nikah, kalau udah cukup siap, akan dipertemukan sama Allah.”
“Kicaaa. :’)”
“wlek. bahagia nggak? duh geli. cita-citaku membahagiakan mas yunus.”
“makasih ya Kica sayang. bahagia. cita-citaku membahagiakan Kica.”
“soal kuat atau enggak, akan kuat. cukup atau enggak, akan cukup. caranya bersyukur.”
“ilysmsm.”
lalu seharian mas yunus telepon berkali-kali–di sela jaga 24+10 jam-nya. mulai dari membahas tanggal kepulangan, rencana bulan madu yang hanya sehari, tempat tinggal di surabaya, vaksin dan nutrisi-nutrisi untuk mempersiapkan kehamilan, juga urusan persiapan pernikahan yang daftarnya tambah panjang setiap hari.
ternyata, begitu caranya menjadi pemenang bagi perempuan. mengalah dan mengabdi saja.
belajar dan terus belajar ^^
merasa ditolong
ternyata begini.
saat kita menolong orang, saat itu sebenarnya kita ditolong orang. kita diberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan.
saat kita ditolong orang, saat itu sebenarnya kita menolong orang. kita memberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan.
ditolong dan menolong sama-sama menolong dan ditolong. itulah mengapa Allah menyuruh kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan.
sayangnya ya, kita tuh lebih sering merasa menolong orang lain daripada merasa ditolong orang lain. ketika kita berniat menolong orang lain, kita lupa bagian bahwa di saat yang sama kita juga sedang ditolong.
yang akibatnya–kita suka lupa sama kebaikan orang yang bersedia kita tolong. lalu kita suka lupa bahwa jika kita berhenti melakukan kebaikan, berhenti menolong, bisa jadi pertolongan juga sedang berhenti menuju kita.
kita jangan ya. mending lebih banyak merasa ditolong daripada merasa menolong. mending lebih banyak merasa dimiliki daripada memiliki.
Alhamdulillahirabbil'alamin...Semoga ilmunya barakah ya mas @snandiwardhana aamiin ya rabb... (at Inje University)
minggu lalu iDS dapat undangan untuk presentasi kejar.id di depan seluruh kepala sma yang akan ikut unbk (ujian nasional berbasis komputer) se-kota bogor. saya hadir bersama Ibu dan tim kami.
surprisingly, saya ketemu sama pak D. beliau adalah guru kimia saya di sman 3 bogor yang ternyata telah dipindahtugaskan menjadi kepala sman 9 bogor lima bulan terakhir.
pak D masih ingat saya–karena pak D ini kesiswaan dan saya termasuk “banyak ulah” selama sma. waktu sma, saya sampai pernah ke rumah pak D. *bahagia loh diingat sama guru meskipun karena nakal waktu itu. haha.
kami mengobrol banyak. saya seperti diwawancara lebih tepatnya. “jadi habis pertukaran pelajar kuliah di mana?” “sekarang kerja di mana?” “ada rencana s2?” saya jawab satu per satu. lebih banyak, sejujurnya saya promosi apa saja produk dan jasa iDS. “duh, mut, Bapak merinding. selalu bahagia kalau melihat murid-murid Bapak sukses. nanti tolong bantu Bapak ya mut ngerapiin lab dan jaringan sekolah.”
“jadi calon kamu orang mana?”
nah yang ini saya berpikir untuk jawab atau tidak, “lahir dan besarnya di jakarta Pak. tapi keluarganya dari jogja.”
“wah, sudah ada. sudah ada harinya?”
“iya Pak. insyaAllah kalau nggak sabtu minggu,” nggak-lah. saya bilang tanggalnya kapan. lalu Pak D semangat sekali bilang, “insya Allah saya datang ya mut.”
“Bapak mau cerita. Bapak sayang sekali sama istri Bapak.” saya tau apa yang akan datang selanjutnya–nasehat pernikahan. yang selalu saya dengarkan dengan sangat senang hati dan hati-hati dari siapa saja.
“dalam sebulan itu, mungkin Bapak cuma sekali nyendok nasi ke piring sendiri. selebihnya si Ibu yang nyendokin.”
oya?
“kalau Bapak mau mandi, si Ibu yang nyiapin anduk sama semua baju. bahkan odol udah diolesin ke sikat gigi.”
saya cengo.
“si Ibu itu paham sekali kalau surganya ada sama saya. caranya cari pahala nggak aneh-aneh, nggak neko-neko–melayani suami. baru melayani anak-anak, baru ngurusin diri sendiri. dsri bangun tidur sampai tidur lagi isinya melayani saya.”
“gitu ya Pak.”
“banyak perempuan yang ngedeketin Bapak mut. tapi semua Bapak tanggepin dengan senyum aja. nggak ada yang lebih baik dari si Ibu. kuncinya, jadi istri, memang harus melayani suaminya mut. laki-laki itu sangat egois. kalau di rumah dia nggak dapet suguhan minum dari istrinya, lalu di luar ada yang melakukan, wah itu sumber petaka. laki-laki mana yang nggak kelepek-kelepek disuguhin minuman. meskipun soal minuman itu cuma satu kebaikan yang dimiliki si perempuan di luar. dan satu-satunya yang nggak dilakukan istrinya di rumah. laki-laki mah gelap mata soal begituan.”
“iya Pak. ibu saya juga pesan begitu.”
“dan satu lagi, si Ibu nggak pernah minta. nggak pernah nuntut apapun. nggak soal uang, nggak soal waktu, nggak soal perhatian.”
wehe. duh saya demanding banget anaknya gimana dong.
“jangan sekali-sekali minta sama suami kamu. apapun yang diberikan, terima. sedikit atau banyak, terima. kalau suami lagi bosan dan menjauh dari kamu, biarin saja. tapi tetap tunggu dan tunjukkan kalau kamu selalu ada untuknya. kalau dia mendekat ke kamu, dekatilah lebih dari dia mendekat.”
saya manggut-manggut.
“laki-laki itu egois sekali, mut. perempuan yang harus mengalah. dan di sanalah surganya perempuan. sayangnya banyak perempuan yang nggak ngerti tentang ini jaman sekarang. kalau ada hubungan pernikahan yang gagal, misalnya laki-lakinya menikah lagi, nggak selalu laki-lakinya yang salah loh mut.”
hmm.
“laki-laki butuh istri yang cantik. tapi lebih dari itu, laki-laki lebih butuh istri yang melayani. kecantikan fisik selalu kalah sama pelayanan yang tulus.”
terima kasih Pak. insyaAllah saya nggak insecure lagi soal cantik nggak cantik. asal saya bisa melayani ya Pak.
“nah, banyak juga laki-laki yang nggak tau surganya.”
“apa Pak?”
“sedekah yang paling utama adalah kepada istri dan anak-anaknya.”
insyaAllah mas yunus tau tentang ini, kata saya dalam hati.
lalu rapat dimulai. selalu bersyukur setiap mengobrol tentang hidup dengan guru-guru yang sesungguhnya memang guru. ternyata di bumi manapun, menjadi guru adalah menjadi teladan dalam segala aspek kehidupan.
:)
sumber: https://hellohijabers.wordpress.com/2015/12/20/download-kalender-puasa-2016-by-syukr/
selamat!
“pokoknya selamat berjuang. selamat berkorban. selamat menerima. selamat mengalah. selamat mengabdi. dan yang paling utama, selamat kecewa.”
“ngeri amat sih om.”
“loh iya. kalau anak-anak om menikah juga om akan bilang hal yang sama. menikah itu nggak indah. jangan dikira menikah itu menyelesaikan masalah. menikah itu justru bikin masalah baru.”
“jadi takut.”
“nah. makanya kalau sudah mau menikah, kamu harus sudah siap mengalah. harus siap melepas semua egomu. yang paling penting, kamu harus beriman, sungguh-sungguh beriman. orang yang beriman nggak takut sama apa-apa kecuali Tuhannya.”
“gitu ya om.”
“nggak ada di dunia ini pasangan yang cocok. yang ada hanya pasangan yang hatinya luas menerima ketidakcocokan. hati kamu harus siap nerima kekecewaan. harus siap bersabar sesabar-sabarnya. harus siap sama yang terburuk.”
“kalau yang terbaik?”
“yang buruk itu wajar. yang baik itu hadiah dari Allah. ditata begitu ya di hatimu. biar kamu nggak gampang kecewa dan biar kamu selalu bersyukur.”
“insya Allah om.”
“yang bikin menikah itu indah adalah kalau kamu melakukannya hanya untuk Allah. kalau kamu lagi capek, ingat saja surga yang disediakan Allah untuk istri sholehah.”
“insya Allah om. aamiiin.”
:)
(via https://www.youtube.com/watch?v=wd1IU_6rXNk)
Berkaca-kaca
It's not St. Petersburg...It's Ho Chi Min City, viewed from rooftop SH Garden... (at SH Garden)