Nobody said it was easy
-windycloudy-
KIROKAZE
No title available
Xuebing Du
Cosmic Funnies

祝日 / Permanent Vacation
Today's Document

@theartofmadeline

No title available
wallacepolsom
Alisa U Zemlji Chuda
he wasn't even looking at me and he found me
TVSTRANGERTHINGS
No title available

ellievsbear

tannertan36

titsay

Origami Around
Peter Solarz
Game of Thrones Daily
d e v o n
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
seen from Tunisia
seen from Brazil

seen from United States

seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
@windycloudy
Nobody said it was easy
-windycloudy-
Tolong. Bantu aku untuk mempercayaimu..
-windycloudy-
Aku ingin menangisi segala hal agar sedihku tuntas. Lelah sekali berlama-lama diam dan memendam seolah segalanya baik-baik saja. Rasanya terlalu rumit untuk sesuatu yang sederhana. Aku ingin bebas...
-windycloudy-
Sepertinya aku sedang kehilangan rasa. Berkatmu...
-windycloudy-
Manusia bebas mengartikan dan menyikapi sesuatu, seperti kamu yg mengartikan niat baikku sebagai hal yang menakutkan dan menyikapinya dengan sangat kekanakan. Tidak masalah. Setidaknya, aku jadi mengetahui bagaimana cara kerja pikiranmu.
Kita sudah melalui terlalu banyak rintangan. Aku mencoba untuk terus menjadi kuat, tetapi kamu memilih untuk menjadi lemah.
Aku lelah...
-windycloudy-
Kita sama-sama tahu, bahwa kembali saat ini hanyalah mengulang cerita lama. Aku tak ingin itu terjadi, begitupun denganmu. Meskipun demikian, kau tetap saja menggenggam tanganku -mengisi celah2 jemariku dengan jemarimu seolah-olah semua baik-baik saja. Kau bilang ingin bersenang-senang dulu, tapi tak rela melepas tanganku untuk digenggam orang lain. Bukankah itu egois namanya?
Aku sudah melepasmu jauh-jauh hari, merelakan pada siapapun kau berlabuh. Aku ingin bah -tidak. Aku berhak bahagia, aku berhak untuk dicintai dan mencintai seluas yg sanggup dadaku tanggung. Bukannya aku sudah tak mencintaimu, sayang. Hanya saja, aku memilih untuk bahagia dengan caraku sendiri, dan bahagiaku bukan lagi denganmu..
Adios...
-windycloudy-
Kita tidak pernah tahu bagaimana nasib membawa kita pada sesuatu; di mana kita menjejak, dengan jemari siapa kita bertaut, dalam dada mana kita tinggal, layaknya perjalanan. Kita melakukan banyak persinggahan pada satu-dua tempat untuk sekedar meganggumi pemandangan atau melepas penat, sampai benar-benar tiba di tujuan. Dari segala tempat yang sanggup ku sambangi, kau satu-satunya singgah yang menjadi sungguh; tempatku menjejak dan berakar, jari jemari yang kutaut, dan dada tempatku tinggal...
-windycloudy-
Perihal jodoh : mau kamu kekang seketat apapun pasanganmu, jika ia bukan untukmu akan selalu ada cara untuk menjauh. Mau kamu menjauh dari pasanganmu sekeras apapun, jika kalian harus bersatu selalu ada celah untuk bertemu.
Windycloudy
Setiap kita merupakan masa lalu sekaligus masa depan seseorang.
-windycloudy-
Kita adalah pihak yang benar dalam cerita masing-masing.
-windycloudy-
Untukku yang sulit sekali bercerita tentang sebuah pemikiran, masalah, dan dilema kepada orang lain, menemukan teman yang sefrekuensi seperti mencari sebatang jarum dalam tumpukan jerami. Boleh dikatakan, dari sekian banyak “teman”, tak sampai 5 yang benar-benar mengenalku, salah satunya adalah yang menuliskan pesan ini. Dia gadis sederhana yang sama sulitnya untuk bercerita sepertiku. Kami datang dengan cerita yang berbeda, tetapi ada sesuatu yang membuat kami -terlebih aku- bisa ‘terbuka’ dengan mudahnya. Dari cerita-cerita tersebut, sering kali kami berbagi semangat dan rasa. Saling menguatkan dan mengingatkan, meskipun dunia ini kejam, masih ada hal berharga yang dapat kami rawat, salah satunya adalah persahabatan..
-windycloudy-
Kita tidak pernah tahu, bagaimana cara kerja masa depan. Bisa saja kita menikah dikemudian hari, atau kita menikah dengan orang lain atau memilih hidup sendirian...
-windycloudy-
Waktu, menyimpan begitu banyak rahasia tentang pertemuan dan perpisahan. Boleh jadi, perpisahan kali ini akan mempertemukan kita kembali atau menyadari bahwa kembali berarti menyakiti lagi.
-Windycloudy-
Aku hampir tak percaya, dulu, bahwa ini tak akan pernah berakhir. Namun, pada suatu pagi ketika aku terbangun, aku merasakan bahwa aku akan baik-baik saja dan mulai metasa tidak peduli.
-Windycloudy-
Setidaknya, kita pernah berbicara tentang masa depan; memiliki 3 anak yang lucu-lucu. Mata, bibir, dan pipinya milikku, sedangkan hidungnya milikmu. Kita tinggal di desa, mendapatkan uang dengan berkebun. Setiap sore, kita duduk di beranda. Kau bermain dengan burung peliharaanmu, sedang aku membaca buku -buku apa saja, dengan sepiring pisang goreng dan sepoci es teh manis kesukaanmu sambil menemani anak-anak bermain di halaman.
-windycloudy-
Terima kasih.
Berkatmu, aku pernah merasakan bahagianya saat kamu berlutut dan berkata “will you marry me?”
-windycloudy-