🌞 selalu setia.
🪼

Janaina Medeiros

PR's Tumblrdome
No title available
DEAR READER
hello vonnie
NASA

No title available

Product Placement
styofa doing anything
No title available

blake kathryn

Kiana Khansmith
Today's Document
trying on a metaphor

titsay

No title available
taylor price
RMH

pixel skylines

seen from Japan
seen from Kenya

seen from United States

seen from Serbia

seen from Colombia

seen from Malaysia

seen from China

seen from United States
seen from Argentina

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Romania

seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from Spain
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Belgium

seen from Indonesia
@witrahnolivia
🌞 selalu setia.
“一段关系的终结并不总是意味着失败,因为有的时候爱也并没有强大到能够换留一切。如果在这段关系里,任何一方都没有错,很简单,只是你我无缘。” 🌹💨💫
"Hyphen between matter and spirit."
To say "i do" is a big deal because Marriage is a life-long journey of learning to love, they said. Dear our-bride-soon-to-be, let's count down the days! 😄👊🏻 #bridalshower #lovelygarden #kedaiLocale #theBosco #endofJuly #therewego #latepost
first time in my life feeling not that excited w/ pink! 😂 #ColorMatch 💪🏻🍻 – View on Path.
Headache @.@
arghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
#testflipagram
👋🏻👀
Next Destination = INNER MONGOLIA!!!!!! Photo by @awiehoho Distributed by @selfyparkit Inspired by @novizhong & @katarina.sandra #KapanSayaKeMongol 😂😂😂 #内蒙古 #中国
Salah satu cara Tuhan menyapa.....*mungkin* ✌🏿️ – View on Path.
Once again, it's amazing what A YEAR can do!🙌🏻👀 24th of May24 🎉 2014 passed 22 like the happiest girl on earth 💁🏻, got everything and completed🙊 2015 struggled with 23, realized that i was wrong🙅🏻 tried hard to find a way back. 2016 feeling blessed for 24 and enjoying life🙋🏻. The best one is yet to come😼 but He is always on time. Hey Mr. Sun! Surely will take this precious chance to have another-one-round-journey with you.. Let's do it, 24👊🏻🙏🏻
So Thursday please be nice🙏🏻🙏🏻🙈 – View on Path.
Stay pink stay lovely💞 . #gadjahmada #buddybooks #custom
Goodluck,Olivia👊🏻👊🏻👊🏻 – View on Path.
Back to December 🙆🏻👊🏻✌🏿️ #december #winter #travel #Hinsta #snowman #happyday #christmasmarket #memories #takemeback
Are you Korean-addict? Interested in Korean or deeply-attracted with all things related this loveable-country? 👊🏻 You've got what you need! Please kindly follow : 👉🏻 @aigoocourse The right + nice way to learn :) Enjoy new updates and info, so keep following! For private/online course and books, directly contact 👇🏻 🌺 YunQy +62 899‑9874‑111 🌺 BBM 51D1A998 Trusted Account, so don't hesitate to follow and contact💐 안녕! #kursuskorea #bahasakorea #privatecourse #koreanonlinecourse #koreanaddict #pleasefollow #aigoocourse #gofollow #learn #koreanlanguage #한국
Your choice, decide your path! :)
“Language is the road map of a culture. It tells you where its people come from and where they are going.” – Rita Mae Brown
Yup. Halo para pecinta bahasa alias language-lovers!
Bagi sebagian orang, ada yang menganggap multi-languages bukan hal utama atau yg wajib diwujudkan. Tapi buat sebagian orang lain (I’m on this side) bisa banyak/beberapa bahasa adalah satu pencapaian tertinggi dalam hidup.
Sebenarnya banyak alasan bagi kami para pecinta bahasa, entah karena hobi belajar, imajinasi tentang mampu berbahasa lebih dari dua itu keren, atau menganggap perlu belajar dan bisa banyak bahasa untuk keperluan pekerjaan. Dan mungkin masih banyak alasan lain yang tidak akan selesai jika dibahas!
Apapun itu, everyone has their own reason! Dan apapun alasannya ga akan jadi masalah apalagi multi-languages adalah hal yg positif.
Hmm oke langsung ke topik utama, kita perlu mengawali dengan sebuah konsep dasar pemikiran penulis (re: saya) , semoga berkenan.
Belajar suatu bahasa asing yang tentunya bukan our mother language, dengan struktur kalimat yang kadang berbeda 180o, ribuan vocab baru, belum lagi belajar pelafalan dan penggunaan lidah yang ga pernah kita perhatikan saat mengucapkan dalam bahasa Indonesia, bukan hal yang mudah!!! Believe me, it’s not that easy.
Satu kata kunci yang jadi hukum yang pertama dan terutama dari belajar bahasa asing adalah………………latihan. Practice makes perfect,dude.
Belajar puluhan tahun dengan total ribuan jam ga akan ada hasil tanpa latihan. Latihan menulis, berbicara, menambah kosakata dll dll. Berapapun lama kalian belajar, tanpa latihan akan hilang dalam sekejap bagaikan pesulap yg sanggup membuat kelinci berubah jadi bunga kertas. *hahaha*
Dengan berpegang pada prinsip ini…setelah belajar langsung ke Negara asal bahasa tersebut untuk hasil yang luar biasah maksimal, setelah pulang Indonesia tentu ga ingin hasil belajar selama disana yang tentu tidak murah hilang begitu saja ;) saya putuskan untuk melanjutkan kursus bahasa lagi disini.
So this is where the story begins…..
Entah angin atau takdir apa saya bisa sampai ke salah satu Lembaga Kursus Bahasa yang lokasi nya di salah satu Mall cukup terkenal di Jakarta. Dialah : International Language Center – ILC.
Ini bukan untuk menghina ataupun menjatuhkan ILC (yang sebenarnya sudah jatuh kalau di hadapan para murid yang sudah bergabung, I’m sure about this) , juga bukan untuk menuntut uang kembali *karena dengan system pembayaran disana tentunya sudah tidak akan pernah mungkin uang kita bisa kembali*.
Tujuan penulisan ini hanya sebagai pelajaran. Pelajaran bagi setiap orang tua, bagi para kaum muda atau para eksekutif muda yang masih ingin mengembangkan karir dan menambah skill dengan belajar bahasa asing, untuk selalu berhati-hati, berpikir panjang, dan semakin bijaksana dalam memilih tempat belajar J You decide your place, the place that will help you to grow or not!
Kembali tentang ILC. Tempatnya cukup meyakinkan, dengan salah satu marketing yang jelasssss oke punya dalam hal penjelasan serta promosi tentang kelebihan2 kursus disana tentunya.
Tanpa pikir panjang, saya setuju untuk bergabung selama satu tahun ke depan.. Wow. Ibarat anak bayi satu tahun mungkin waktu yang panjang dan di akhir bisa dapat banyak pelajaran. Hari ini belum bisa apa-apa, setahun lagi minimal bisa merangkak, bahkan berjalan, atau sekedar mengucapkan suku kata. So, Welcome!!! :D
Di awal masuk semua masih berjalan ok. Walaupun ada juga beberapa ketidaksesuaian tentang janji-janji manis sang marketing dengan kenyataan, contohnya dalam hal kelas. Mereka dengan yakin menjanjikan adanya kelas di setiap hari, dengan jadwal fleksibel, dan murid bisa memilih semua pelajaran apapun itu sesuka hati. Bebas mau seharian penuh disana, mengikuti setiap kelas bahasa (total disana ada 12 bahasa). Kenyataannya : ada schedule yang mereka tentukan, dengan jam dan level bahasa yang membuat kita tentu tidak bisa masuk seenaknya kapanpun kita mau.
Sampai hari ini, sisa waktu belajar saya di ILC yah bisa dibilang cukup pendek, sekitar 2,5 bulan lagi saja J masih beruntung dibanding teman2 lain yang baru saja bergabung, masih satu tahun ke depan, bahkan ada yang hamper dua tahun L Dan percayalah, semakin lama kalian disana, makin sering pula kalian akan terus melihat wajah-wajah baru setiap bulan, minggu, atau hari nya……………………… Maksudnya adalah : guru disana sering berganti, terus bergiliran. Keluar-masuk, guru baru – guru agak lama – bye-bye alias resign – guru baru – guru beberapa bulan – tak tampak lagi batang hidungnya. Begitu seterusnya…
Pergantian guru sedikit atau banyak memberi pengaruh bagi kita para murid. Sedikit banyak dalam hal ini maksudnya adalah, awalnya merasa pengaruh nya sedikit / kecil, tetapi semakin sering begitu akan semakin merasa hasil yang didapat dari belajar disana adalah nihil L guru baru, metode belajar baru, termasuk lesson baru yang bisa jadi diulang-ulang. Tentu menjadi pertanyaan kenapa para guru ini terus berganti, masuk dan keluar. Mereka sebagai kaum terdidik pasti punya alasan tertentu.
ü Kalau mau dibahas ada apa sajaa dibalik cerita dan kisah mereka yang beberapa diantaranya saya tau, blog ini tidak akan selesai kalian baca J Intinya adalah pada manajemen lembaga ini. Ada sesuatu yang kurang tepat dan perlu pembenahan lagi. Perlu adanya orang-orang yang lebih bijaksana dari pihak internal untuk lebih melakukan perubahan atau menghargai para karyawan, dengan tetap berusaha mendapat dan mempertahankan kepercayaan customer. *pernyataan ini hanya kesimpulan dan saran penulis belaka*.
ü Dari pihak kami, para murid. Sekali lagi, berhati-hatilah J jangan mengambil keputusan terlalu cepat demi konsep pemikiran kalian untuk mempertahankan kemampuan bahasa yang sudah dimiliki. Kemauan yang keras dengan belajar secara individu mungkin lebih efisien disbanding menghabiskan banyak uang di tempat yang ternyata kurang tepat. Tindak lanjut jika sudah terlajur? Tetap lanjutkan dan hadapi saja J badai pasti berlalu bukan.. berusahalah berpikir positif dengan semua hal negatif yang ada.. hahaha
ü Jadi wahai penulis, menyesalkah dirimu? Jawaban saya : 70% kecewa dan menyesal, 30% bersyukur. Kenapa? Karena dengan adanya ini menambah ilmu buat diri sendiri, bukan ilmu bahasa tentunya tapi ilmu tentang menajemen dalam suatu usaha + pelajaran untuk semakin bijaksana. Hal lain yang termasuk dalam 30% adalah : saya bertemu para pecinta bahasa asing (teman dan guru-guru yang sebenarnya luar biasa hebat!!). yeayyy, bertemu teman-teman dengan satu passion yang buat kita selalu saling mendukung J.
ü Rencana ke depannya : Mari kitaaa yang entah sudah merasa jadi ‘korban’ Karena “terjerat” atau pelanggan yang kecewa dengan system manajemen yang tidak baik setelah bayar cukup mahal, kita sama2 bantu J kita share pengalaman pribadi ini ke teman-teman yang sedang diberi penawaran oleh tim mereka.. Bukan jahat, bukan menjatuhkan, tapi sharing berdasar pengalaman dan realita yang ada.
ü Untuk pihak internal lembaga (terutama marketing) : Tolong. Tolong saat anda mempromosikan atau menjelaskan tentang program ILC, katakana juga yang sebenarnya tentang keadaan ILC yang sekarang dengan semua hal positif dan negative yang ada. Jangan lagi menjerat mereka, jika kalian sudah tau akan berjalan kemana arah lembaga kita tercinta ini jika pihak internal tidak berusaha melakukan perubahan.
Salam Damai dari Penulis.
April 2016.