Pengalaman.... Bagi Telinga, barang yang nyata itu adalah apa yang didengarnya. Bagi Mata, barang yang nyata itu apa yang dilihatnya. Bagi Hidung, barang yang nyata itu adalah bau yang diciumnya. Bagi Kulit, barang yang nyata itu adalah panas atau dingin yang dirasakannya dan bagi Lidah, barang nyata itu pahit atau manis yang dikecapnya. Pengalaman menuntut keterlibatan akal dan panca indra. Orang yang belum pernah terbakar bercerita tentang panasnya api, tak lebih dia hanya menceritakan apa yang dialami orang. Baginya panas itu masih barang gaib, matanya memang pernah melihat, hidungnya memang pernah mencium, telinganya pernah pula mendengar...tapi kulitnya tidak pernah merasakan. Dalam kehidupan sehari-hari hal ini juga banyak bertemu. Berpengalaman berarti mengalami. Karena masalahnya dia alami, maka obat/solusi baginya bukan barang gaib yang dibaca di google atau buku2. Atau didengar dari penganjur-penganjur terkenal. Berpengalaman berarti menabung banyak solusi dan berbagi pengalaman berarti berbagi apa yang dialami. Pengalaman kami Alat Berat dan Asuransi












