Khutbah Nikah Ghina Roudhotul Jannah (Putri ke-3 Aa Gym)
Nikah adalah mitsaaqon gholiidzo, sebuah perjanjian yang berat dengan sejumlah konsekuensi. Beberapa kali Al Quran nur kariim memberikan gambaran keluarga yg ideal, salah satunya tercantum pada Ar-Rum ayat 21. Salah satu ciri penting keluarga ideal adalah adanya suasana sakinah mawaddah warahmah, yaitu rumah tangga yang damai, tentram, terjalin cinta kasih yang penuh tulus dan ikhlas. Suami istri mempunyai kewajiban untuk melestarikan cinta dan kasih. Harta memang penting dalam membangun rumah tangga. Tapi, harta bisa habis karena celaka. Kecantikan dan ketampanan dapat habis direngut usia. Yang lestari dan abadi adalah mawaddah dan warahmah: cinta dan kasih.
Oleh karena itu, budayakan semangat taawun, semangat saling tolong menolong. Gemar menolong istri, rajin menolong suami. Kreatif untuk menyenangkan istri dan suami. Hal tersebut merupakan langkah efektif untuk melestarikan cinta dan kasih. Jika semangat tolong menolong sudah tidak ada lagi pada suami istri, maka pada gilirannya cinta dan kasih pun akan menjadi sirna.
Bangunlah budaya tasamuh, toleransi. Saling mendengar, memperhatikan, mempertimbangkan apa yg menjadi harapan, keinginan, serta kritik dari pasangan. Kita harus siap bahwa pasangan kita adalah manusia biasa, pasti memiliki banyak kekurangan. Keharmonisan dalam keluarga terjadi apabila suami istri saling melengkapi satu sama lain, saling mengisi kekurangan satu sama lain.
Rasulullah menyampaikan pesan khusus bagi setiap pria: orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang paling arif dan bijak pada istrinya. Ukuran kemuliaan seorang suami antara lain jika ia arif dan bijak pada istrinya. Kepada setiap wanita, Rasulullah menyatakan, seandainya di dunia ini dibolehkan seorang manusia sujud pada manusia lainnya, maka yang paling pantas adalah seorang istri sujud pada suaminya.
Jika buruk sangka itu dosa, buruk sangka pada suami/istri dapat lebih besar dosanya. Jika membuka aib orang lain itu dosa, membuka aib suami/istri sendiri dapat lebih besar dosanya. Oleh karena itu, jaga dan peliharalah keharmonisan rumah tangga.
Rasulullah memberikan resep spiritual agar cinta dan kasih antara suami istri lestari dan abadi. Beliau mengajarkan kepada kita, biasakanlah saling doa mendoakan, tiada doa tanpa disertai doa untuk keselamatan istri/suami. Jika pada suatu saat kalian sedang bersimpuh di atas sajadah, sebelum atau sesudah solat kalian memohon sesuatu, jangan lupa sertakan permohonan untuk kebahagiaan suami/istri. Jika suatu saat kalian sedang memohon ampun pada Allah, sertakan permohonan ampun pada istri/suami. Jika suami sedang ditimpa masalah, segera istri mengambil air wudhu dan lakukanlah solat, hadapkan diri ke kiblat dengan tulus dan khusyu, nyatakan pada Allah, Ya Allah tolong dia, sayangi dia, rahmati dia, berkati dia. Pintu arrasy seolah-olah terbuka, ribuan malaikat ikut mengamini doa seorang istri yang solehah, yang tulus dan khusyu mendoakan suaminya.
Rumah tangga adalah bagian dari kehidupan duniawi yang serba fana. Kehidupan duniawi tidak selalu diwarnai oleh senyum gembira dan gelak tawa. Jalan yang kita lalui sering tidak indah dan tidak rata. Bahtera rumah rumah tangga sering dihadapkan dengan ujian, cobaan, bahkan badai. Kalian tidak boleh hancur oleh ujian dan cobaan. Kesuksesan kalian dalam membangun rumah tangga sangat tergantung pada kemampuan kalian dalam menyikapi setiap ujian demi ujian. Jika suatu saat kalian dihadapkan dengan ujian yang pelik, banyaklah introspeksi diri. Seringkali kesulitan dan masalah disebabkan karena kebodohan kita, keteledoran kita, kesalahan kita, dan karena dosa-dosa kita. Sadar akan kesalahan diri adalah langkah pertama untuk perbaikan diri. Orang yang tidak pernah sadar akan kekurangan diri, biasanya sulit diperbaiki, karena dirinya sudah merasa sempurna.
Jika suatu saat kalian dihadapkan dengan ujian yang sangat berat, kalian tidak boleh putus asa. Masih ada Allah yang Maha Perkasa. Rasulullah memberikan resep, ketika bahtera rumah tangga dihadang dengan berbagai gelombang ujian yang berat, bangunkan istrimu di penghujung malam dengan penuh kasih sayang. Bangunkan suamimu di penghujung malam dengan penuh kasih sayang. Suami istri bangun untuk solat malam, suami istri berdzikir pasrah pada Allah, nyatakan oleh kalian pada Allah, hasbunallah wa ni’mal wakiil, ni’mal maula wa ni’man nasiir. Tuhan, cukup Engkau saja penolongku, cukup Engkau saja pelindungku, cukup Engkau saja tempat berserah diri aku. Allah menjawab dalam hadits qudsy, aku malu jika tidak memenuhi keinginan mereka. Serahkan kesulitan itu pada Allah sebelum kalian menyerahkan pada orang lain yang belum tentu bisa menolong.
Resep penting untuk meraih keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, adalah birrul walidain. Kalian harus selalu hormat dan khidmat pada orang tua. Tidak akan pernah ada kesuksesan, tidak akan pernah ada kebahagiaan, bagi mereka yang sering menyakiti ayah dan ibu. Rido Allah adalah rido orang tua. Secara khusus Rasulullah menyatakan pesan, dosan-dosa manusia boleh saja ditangguhkan oleh Allah adzab dan siksanya di akhirat nanti, kecuali dosa menyakiti ayah dan ibu, akan dibayar kontan dosa tersebut di dunia. Khidmat dan hormatlah kalian pada ayah dan ibu, insyaaAllah kalian akan sampai di pulau bahagia. Jika kalian bahagia, maka ayah dan ibu akan lebih bahagia. Sebaliknya, jika kalian menderita, ayah dan ibu akan merasa tersiksa.
Barakallahulaka wa barakallahu’alaika. Wa jama’a bainakuma fii khaiir.