“Being quiet doesn’t always signify weakness. Sometimes it takes great strength to find that silence. Sometimes it takes incredible strength to survive.”
— Samira Ahmed, from Internment
No title available
Cosimo Galluzzi
styofa doing anything
almost home
Peter Solarz

★
Xuebing Du
RMH
YOU ARE THE REASON
Lint Roller? I Barely Know Her
he wasn't even looking at me and he found me
Sade Olutola

ellievsbear
Not today Justin

Andulka
🪼

祝日 / Permanent Vacation
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

Product Placement
d e v o n

seen from Malaysia
seen from Türkiye
seen from United States

seen from China

seen from Malaysia

seen from Finland

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Canada

seen from Singapore

seen from Russia

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Italy

seen from Canada

seen from Italy

seen from Netherlands
@yzdbm
“Being quiet doesn’t always signify weakness. Sometimes it takes great strength to find that silence. Sometimes it takes incredible strength to survive.”
— Samira Ahmed, from Internment
Mungkin bedanya jatuh cinta kali ini kamu sudah masuk di fase dewasa. Yang orientasinya bukan lagi cuma sebatas chatingan. Kali ini emang benar - benar ingin the only one for something.
Tidak sekedar basa basi yang menanyakan " Lagi ngapain" Berulang kali tiap jam. Mengurangi kadar curiga lalu marah - marah ga jelas. Semua sudah terlihat jelas bahwa kali ini memang harus punya visi yang sama. Tidak sekedar main - main. Yang paham tentang menjaga satu sama lain, yang sudah merasa cukup.
Medan, 18 Oktober 2022
Bob Hoskins (Mario) and John Leguizamo (Luigi) playing Gameboy on the set of the Super Mario Bros. movie (1992)
Berhenti Sejenak, Bukan Bermaksud Patah
Dalam menitih jalan perjuangan, dalam bentuk apapun, tentunya akan menuntut segala modal yang ada pada diri kita. Dari fisik, tenaga, hati, pikiran, waktu bahkan harta-harta kita. Ya, memang begitulah tabiatnya, dari dulu sampai detik ini memang begitu hukumnya, harus ada sesuatu yang dikorbankan untuk buah pencapaian.
Maka, saking besarnya 'tuntutan pengorbanan' itu, tidak ayal banyak yang akhirnya berhenti di tengah jalan. Entah karena modal yang dimilikinya telah habis, atau mungkin takdir yang memang mengharuskannya berhenti? Ya, pastinya akan ada sebab kenapa kemudian seseorang memilih untuk berhenti.
Sebagai manusia yang memang memiliki keterbatasan dan kemampuan yang parsial, maka kita perlu memberikan ruang leluasa untuk sebuah himpitan beban. Kita perlu memberi kesempatan waktu untuk kembali menata keadaan.
Seperti halnya orang yang jatuh sakit, ia perlu meluangkan waktu beberapa lama untuk kembali pulih atau juga orang yang membawa beban berat, ia juga perlu menarik nafas untuk bisa melanjutkan perjalanannya kembali. Ya, perhentian, persinggahan, tafakkur, merenung, memang pada akhirnya diperlukan.
Sikap yang memaksakan perubahan besar dalam waktu singkat bukanlah sikap yang bijaksana. Maka tidak masalah jika kita memilih sejenak untuk berhenti. Akan tetapi, syaratnya adalah bahwa perhentian itu hanyalah sebagai terminal singgah saja, bukan perhentian yang merupakan tujuan utama.
Intinya, peristirahatan, perhentian, peregangan otot, waktu untuk berfikir, merenung, menenangkan gejolak jiwa adalah keharusan. Karena kita memang manusia, bukan batu karang yang tetap teguh acap kali dihantam ombak. Lagi-lagi, kita hanya manusia biasa, bukan bebatuan gunung yang tetap bergeming oleh terpaan angin topan yang menerjang.
Istirahatlah secukupnya, besok kita kembali berjuang, ok? :)
Maaf apabila banyak tindakan yang tidak sesuai dengan kata-kata mutiara yang sering diucapkan atau yang diposting. Sebenarnya itu tidak lain dari motivasi hidup untuk menjadi lebih baik..
Ya begitu lah -it's enough
Mari perluas sudut pandang perbedaan dan menerimanya dengan sukacita. Karena beda bukan berarti tak bisa sama.
Seperti halnya aku, yang dahulu merasa aneh, ketika melihat gaya dan busana shalatnya gadis-gadis Mesir. Mereka tidak seperti warga Indonesia yang memakai 'mukena' atau kaus kaki, untuk menutupi semua auratnya.
Ternyata setelah kupelajari, fiqh itu luas, tidak hanya memiliki satu sudut pandang. Aku nya saja, yang saat itu ilmu nya belum sampai, jadi merasa aneh dan asing.
Ini lah kenapa kita perlu untuk senantiasa berhusnudzan, siapa yang tau kan, jika mereka juga memiliki dalil dan hujan nya sendiri.
Kita nih sebagai penuntut ilmu, tidak boleh puas dengan ilmu yang kita punya. Barangkali ilmu yang kita miliki hari ini hanya setetes nikmat ilmu yang Allah berikan.
ya allah kunikmati segala proses yang engkau berikan..
Ya rabb, teguhkanlah hatiku, kuatkanlah imanku, dan jadikan aku hambamu yang selalu senantiasa bersyukur atas ni'matmu.
Mau sebanyak apapun yang datang, mau di umbar atau tidak. Lauhul mahfudz tetaplah pemenangnya. Namun kematian adalah saingannya. Maka persiapkanlah, jangan lantas sibuk pada hubungan yang tidak ada ridho Allah didalamnya. Dinikahi belum tentu, dihianati bisa jadi, dan dosanya sudah pasti. Bahkan sedetik setelah kematianmu dia tak bisa membantumu. Dan cinta suci itu, tidak bisa dijemput dengan jalan keharaman.
Medan, 11 September 2022
Dengan mengurangi interaksi kepada manusia, jalan tengah yang kupilih.
Tahu tempe adalah makanan enak untuk hidup sehat, tahu diri adalah cara sehat untuk hidup enak.
Buah Penantian
Dari daun yang berguguran di musim gugur kemudian lahir dan tumbuh di musim semi, menghadirkan satu arti dalam hidup, bahwa selalu ada pergantian dari sesuatu yang hilang, jika sudah datang masanya.
Jika proses itu dipercepat, artinya Allah minta kita untuk lekas bersyukur, pun jika akhirnya ia datang terlambat, maka Allah minta kita untuk lebih bersabar.
Siapapun kamu yang hari ini merasakan itu, percayalah bahwa sesuatu yang indah telah Allah siapkan untukmu. Kamu hanya cukup bersabar, dan terus percaya bahwa Dia tidak akan membiarkanmu terus larut dalam kesedihan, atas penantian yang tak berujung itu.
Percayalah.
Melukis peradaban.
Sejarah yang membentuk kau dan aku—begitu penuh perbedaan,
Kita tidak sepemikiran seutuhnya,
Pendapat kita sering berbenturan, lalu menjadikanku tumbuh, belajar dan juga sedikit kecewa,
Tapi dari kecewa, aku menarik paham bahwa kita memang manusia yang tak sempurna,
Namun, kita setujuan perihal bagaimana mengukir peradaban sebuah cerita,
Tujuan terjauh dengan rencana tersulit yang pernah ada dalam benakku dan mungkin juga benakmu sebagai manusia.
Peradaban terbaik, adalah yang saling mengupayakan dalam setiap derap langkahnya.
Peradaban terbaik, adalah yang saling merawat dan mensyukuri setiap denyut makna perjalanannya.
Mengupayakan untuk terus menjaga, berterima kasih dan melindungi mimpi-mimpi yang terukir agar jadi nyata, tetap hidup dan menyala.
Cara merawat yang telah ada, adalah dengan menghargai segala titipan-Nya.
Kontemplasi, 24 Juli 2022 10.33 WITA
Agar hidup ini benar-benar bisa kamu nikmati
"Hanya saja, wanita adalah wanita. Setiap wanita rentan tertaklukkan oleh rasa cemburunya akan orang yang ia cintai. Maka janganlah seorang laki-laki menyalahkan tindakan dan respon aneh dari seorang wanita yang sedang cemburu, karena memang demikianlah tabiat asal setiap wanita, walau ia sudah mencapai derajat keshalihan yang tinggi."
Ustadz Firanda Andirja, Mendulang Mutiara Faedah dari Kisah Para Nabi & Rasul hlm. 253.
Nilai dan Harga
Bagiku nilai diri itu tentang apa yang dalam diri kita sedangkan harga diri itu persepsi orang lain dalam menilai kita.
Tak perlu menghabiskan tenaga hanya untuk memberitahu semua orang jika kita ada —sebab kita selalu ada. Sama halnya dengan tidak perlu katakan aku begini aku begitu hanya untuk sebuah nilai yang tidak kita butuhkan sama sekali. Toh apapun yang orang tahu tentang kita tidak mengubah apapun dalam diri kita.
Kita baik ya akan tetap baik, kita buruk ya akan tetap buruk, kita perpaduan keduanya ya akan tetap begitu. Nilai diri kita itu ya tentang diri kita sendiri.
Tapi beda dengan harga diri, harga diri bagi aku ada keterlibatan orang lain disana. Karena harga ditentukan oleh pasar, sehingga disana ada pentingnya menjaga persepsi orang kepada kita.
Keduanya tak ada yang salah, keduanya punya peran masing-masing. Mau kita tak peduli berapa harga kita di mata orang, atau peduli dengan itu, semuanya baik-baik saja. Selama; kita tidak menyerang orang lain dengan penilaian pribadi yang parameternya tidak jelas, hanya asumsi sendiri.
Medan, 27 Juni 2022
Suatu hari, bahkan saat kamu tidak berencana, kamu akan bertemu seseorang, yang saat melihat matanya kamu akan merasa segalanya. Setiap senyumnya menjadi terapi paling baik dan setiap tawanya menjadi nada paling menyenangkan dalam kehidupan. Saat itu tiba kamu bahkan lupa bahwa kamu pernah terluka, karena kamu telah sampai pada defenisi rumah yang kamu inginkan.
Tempat pulang untuk semua cerita.