Semoga kita ga lupa, kalo kita cuma hamba.
Jangan nyetir takdir sendirian.
Beuratt.
Jangan ya dek, yaaa..
No title available
Game of Thrones Daily
No title available
taylor price
No title available
I'd rather be in outer space 🛸
noise dept.

if i look back, i am lost
Claire Keane
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr
Monterey Bay Aquarium

shark vs the universe
Color Me Curious

No title available

ellievsbear

Product Placement
The Bowery Presents
Cookie Run:Kingdom Official!

gracie abrams

blake kathryn

seen from Türkiye
seen from Brazil

seen from United States

seen from United States
seen from Germany

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Malaysia
seen from Colombia

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Türkiye

seen from Belgium
seen from Singapore
seen from Indonesia

seen from France
seen from United States
seen from Canada
seen from Brazil

seen from United States
@zahranuraziza
Semoga kita ga lupa, kalo kita cuma hamba.
Jangan nyetir takdir sendirian.
Beuratt.
Jangan ya dek, yaaa..
Arti Menikah - Saling Mengupayakan.
aku masih ingat diawal-awal pernikahan betapa kerasnya usaha kita untuk saling bisa memahami, mengerti dan mendalami karakter satu sama lain. bagaimana agar dapat saling merendahkan ego dan tidak selalu memaksakan keinginan masing-masing. tidak mudah, dua orang yang sebelumnya tidak mengenal, lalu mengenal dalam proses ta'aruf. pada akhirnya Allaah satukan dalam bahtera bernama pernikahan.
bahkan hingga hari ini, hampir semua sama, tetap juga sama. meski pasti ada perbedaan, seketika kita dapat saling paham apa yang sedang dirasa, disuka atau tak diingini perihal sesuatu dari pasangan kita tanpa harus bertanya, tanpa harus banyak bicara.
memang benar ya untuk bisa bersama, ternyata memang butuh lebih dari sekadar cinta. tentang restu, tentang ketulusan, tentang komitmen, dan perasaan butuh pertolongan Allah setiap waktu. karena hati manusia itu rapuh, dan hanya Allaah yang bisa mengatakan satu sama lain.
pernikahan memang tak selalu sependapat, tak semua mau istri harus dituruti dan tak semua pendapat suami harus dibantah. ada surga kita diridhonya seorang suami, dan ada tanggung jawab suami dikebahagiaan seorang istri.
itulah mengapa cinta selalu hadir diawal saja, jika tanpa cinta maka sebuah penghormatan dan saling menghargai menjadi landasan awal. selebihnya kita benar-benar butuh komitmen untuk tetap bisa bersama, sekalipun cinta akan habis pada waktunya tapi komitmen akan selalu lama dalam proses perjalanannya. cinta tidak menjamin bisa tetap bersama, itu sebabnya perpisahan bisa terjadi meski meski dua orang mengaku masih saling cinta.
hal yang kita kira ringan, bisa menjadi rumit sebab tanpa pertolongan Allaah. dan hal yang kita kira rumit, bisa menjadi ringan sebab pertolongan Allaah. maka jangan pernah lepaskan perasaan butuh kepada Allaah.
pada akhirnya kita memahami biduk rumah tangga benar-benar memang harus saling diupayakan, dalam sebuah tindakan nyata, komunikasi dan doa. sebab sebaik apapun kita menjaga cinta dan komitmen, takdir manusia ada dalam kuasa Allaah. yang menyatukan dan merekatkan hanya Allaah, dan upaya terbaik adalah dengan mengembalikan semuanya kepada Allaah dan berkomitmen berada dalam satu perjalanan sehidup sesurga menggapai ridhoNya.
pernikahan adalah komitmen panjang dan tiada akhir untuk mengupayakannya.
segala puji bagi Allaah yang menggerakkan hatimu untuk memilihku menjadi pasanganmu. terimakasih selalu membuatku merasa utuh. aku bersyukur, semoga Allaah menjaga kita, memperbaiki kita setiap waktu, menjaga niat kita, komitmen kita. semoga Allaah menjaga kita selalu untuk sehidup sesurga bersama-sama dengan anak-anak sholih kita nantinya. dan aku mengaamiinkan.
sudut ruang || 09 Agustus 2025 || 21.45
Pencapaian hidup;
Salah satu pencapaian dalam hidup yang pastinya akan berbuah ketenangan; adalah ketika kita dengan penuh kesadaran mengakui bahwa setiap keluarga; pernikahan; dan manusia—sudah pasti memiliki jatah rejeki dan ujiannya tersendiri.
Dan segala kenikmatan pada orang lain, jangan hanya memandang nikmatnya, mereka pun punya ujiannya tersendiri.
Dan segala kesusahan pada orang lain, jangan hanya memandang betapa nelangsanya, sebab disisi yang lain Allah selalu mencurahkan kenikmatan pula untuk mereka. Yang tidak selalu mampu kita lihat, dan takkan pernah sanggup kita takar.
Dengan memandang segalanya demikian, mudah-mudahan Allah melindungi kita dari rasa iri dan dengki atas pencapaian; keindahan; dan apa yang tampak sempurna dalam kehidupan orang lain.
Mudah-mudahan Allah selalu lembutkan hati kita untuk mensyukuri setiap karunia-Nya.
Sebab, hidup ini penuh sekali plot twist. Apa yang bisa jadi kita dambakan dalam hidup orang lain agar ada dalam kehidupan kita; dilain sisi orang lain pun bisa jadi mendambakan apa yang kini ada di hidup kita agar ada di kehidupannya.
Mudah-mudahan Allah menjadikan kita untuk selalu peka membersihkan kacamata hati, agar memandang segala hal dalam hidup ini tidak melalui debu-debu dunia, yang mengaburkan banyak nikmat yang Allah curahkan.
Jumat, 18 April 2025 11.01 wita
Setiap hari, kita berjuang untuk bertahan dengan ujian kehidupan kita masing-masing. Dan sepertinya, kita semua pasti menjalani ujian bernama 'sabar' itu setiap hari.
Sabar yang bertarung dengan waktu, sabar yang menguji lapang nya hati dalam menjalani hidup, dan sabar untuk tetap berbaik sangka dengan hari esok. Semoga kita selalu mensyukuri segalanya di tengah perputaran hari yang silih berganti antara cerah, berbadai dan yang tidak pasti diantara keduanya.
Setiap hari, kita di uji. Dan ketika melihat ujian hidup orang lain, jangan sampai membuat kita membanding-bandingkan lebih berat dan lebih sukar siapa ujiannya. Sebab ujian hidup setiap hamba telah Allah bagi dengan adil sesuai kesanggupan, bukan?
Semoga Allah terangi jalan kita dengan kebenaran, kekuatan, pertolongan dan hidayah-Nya. Aamiin
Gerimis yang panjang, 19 Januari 2025 09.04 wita
Belajar Mengakhiri
Tumbuh dewasa mempertemukan kita dengan banyak hal yang rasanya harus kita pelajari. Menempatkan diri kita pada kondisi awal untuk banyak hal, belajar ini dan itu, memulai ini dan itu. Banyak hal yang ingin kita kuasai, ingin kita segera lakukan.
Sampai-sampai di saat dewasa, seiring berjalannya peran-peran baru yang mungkin kita ambil, prioritas yang mulai berubah, dan segala hal yang terjadi membuat kita harus mengakhiri sesuatu. Tapi, kita tidak tahu cara mengakhirinya dengan baik.
Beberapa pertemanan juga mungkin telah melewati masanya, orang-orang yang dulu dekat, suka pergi bareng, tiba-tiba menjauh dengan sendirinya. Tidak ada masalah apapun, tapi tiba-tiba saja rasanya semakin jauh dan semakin jauh hingga benar-benar menghilang tanpa sempat kita ucapkan salam perpisahan.
Mungkin kita juga belum pernah belajar mengakhiri pekerjaan. Saat kita bekerja di tempat orang lain atau bersama dengan orang lain. Saat kita menemukan kesempatan yang lebih baik, menemukan hal yang kita cari. Kita harus mengakhiri satu hal untuk kemudian memulai hal baru lainnya.
Dalam perjalanan, bahkan saat kita mungkin sedang kebingungan bagaimana caranya bisa memulai fase baru menjalani kehidupan berumah tangga. Ada teman kita yang kesulitan untuk mengakhiri rumah tangganya yang sudah sulit diselamatkan karena perselingkuhan, kekerasan, dsb. Ia tidak pernah diajarkan keberanian untuk mengakhiri sesuatu. Dan kita pun demikian, belum cukup belajar keberanian untuk mengakhiri hal-hal buruk yang menyelinap dalam kehidupan kita.
Ada banyak hal yang butuh kita akhiri untuk keluar dari masalah atau untuk memulai hal baru. Tapi, apakah kita telah belajar banyak tentang cara mengakhiri agar sesedikit mungkin menyakiti diri sendiri? Agar apa yang kita akhiri itu benar-benar berakhir tanpa meninggalkan masalah-masalah baru?
Apa hal yang sedang ingin kamu akhiri tapi kamu sendiri kesulitan hingga saat ini?
(c)kurniawangunadi
Lembu di Ladang Bunga
Aku berhasil melihatmu menjadi lebih baik, lebih sehat, dan garis lengkung senyummu lebih cantik dari yang pernah aku ingat.
Kau kini sudah menjadi kau yang dulu kukagumi sekali lagi.
Perjalananmu tidak mudah. Segala hari gelap itu kini mengubahmu menjadi nyala mekar bunga di bawah sinar matahari. Cantik, mandiri, berdiri tegak tak terkalahkan tidak peduli badai besar menghempas kelopakmu berkali-kali. Kau pada akhirnya tetap berdiri dan tumbuh.
Sedangkan aku selayaknya lembu di ladang seberang yang melihatmu tumbuh dari kejauhan.
Kau kini sudah menjadi kau yang dulu kukagumi sekali lagi.
Tuhan tak mungkin salah dalam menentukan jalanmu. Ia tak pernah keliru dalam memberikan takdirmu. Sekalipun kamu merasa ini terlalu berat untukmu, Tuhan tau, hal ini yang akan membentukmu menjadi pribadi yang lebih pantas untuk mendapatkan Surga-Nya.
Kemarin dapat pertanyaan, apa definisi cinta yang tepat?
Dulu sebelum menikah dan saat proses menuju pernikahan, selalu di nasihatin sama seorang psikolog (mba tyas) kalau dalam pernikahan kita harus merendahkan ekspektasi. Berulang kali nasihatnya diulang-ulang.
Pun setelah menikah, menyadari bahwa cinta yang tepat adalah cinta yang tidak akan pernah sempurna dan tidak akan sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Namun meski begitu, cinta itu terasa utuh, tulus dan mencukupkan. Dari rasa cukup itu akan lahir banyak rasa tenang dalam menjalani kehidupan atas izin Allah. Tetapi tidak akan ada rasa utuh dan cukup jika hati enggan mensyukuri berbagai keadaan yang dihadapi dan ujian-ujian yang berhasil dilalui dalam pernikahan.
Di tengah ketidaksempurnaan, cinta itu terus bertumbuh untuk belajar mendewasa dan mengendalikan ego, dengan kesadaran untuk saling bertanggung jawab dan menjaga.
Di tengah ketidaksempurnaan itu pula, setiap saat cinta itu terus berupaya untuk saling menerima satu sama lain. Sebab, tidak ada satupun manusia yang tidak memiliki kekurangan. Dalam pernikahan kekurangan diri ataupun pasangan—akan menjadi ujian atau salah satu tempat untuk menuai kebaikan, tergantung bagaimana mau menyikapinya. Apakah saling menerima lalu saling melengkapi? Atau memaksa untuk selalu sempurna hingga yang ada hanya rasa kecewa?
Perbedaan dalam pernikahan akan selalu ada, dan ia seperti sungai yang mengalir untuk memberi kehidupan dan warna dalam pernikahan. Jika pasangan kita sama persis isi hati, sudut pandang dan cara berpikirannya dengan kita, maka darimana kita akan belajar bertumbuh dalam pernikahan itu? Perbedaan ada untuk mengajari banyak hal; belajar bersabar, belajar berkompromi, belajar berkomunikasi, belajar untuk memahami dan belajar untuk menyesuaikan diri.
Pasangan adalah teman terdekat, seperti sahabat, ia mesti nyaman diajak membicarakan apapun, mudah diajak berdamai saat ada konflik dan mudah untuk beradaptasi dengan beragam keadaan yang dihadapi. Maka cinta yang tepat juga harus seperti squishy bagi satu sama lain, mudah dibentuk menyesuaikan keadaan dan mudah dibentuk untuk saling melengkapi apa yang kurang dan apa yang berlebih dalam diri bagi satu sama lain.
Usai subuh, 31 Maret 2024 05.58 wita
Merawat Ingatan.
Allaah, jika nanti aku merasa aku lelah dan tak ingin melanjutkan perjalanan ini. aku memohon dengan pengetahuanku yang sedikit ini agar Engkau selalu menguatkan ku untuk terus menapak dijalan kebenaran sebagaimana yang telah Engkau perintahkan.
Jika nanti aku merasa sudah cukup untuk berikhtiar dan berhenti berupaya lagi. Maka ingatkan aku bahwasanya seorang hamba tidak boleh berputus asa dari rahmatMu.
Jika nanti ya Allaah aku merasa lelah tersebab banyaknya aku menangis. Maka lapangkanlah hatimu dan berikanlah aku sabar yang luas. Agar aku selalu paham bahwa takdirMu adalah yang terbaik untukku .
Allaah, jika dalam perjalanan menujuMu banyak dosa yang kuperbuat. Maka ampunilah diri ini dan sayangilah diri ini. Sebab tiada satupun pintu dan ampunan sebaik Engkau mengampuni diri ini.
Allaah, jika nanti diri ini butuh dikuatkan sekali lagi dan sekali lagi. Maka berikanlah pemahaman dan pertolonganMu selalu. Sebab hanya Engkaulah yang pahami kondisi secara lahir dan yang tersembunyi dari diri ini. Tiada kekuatan dan pertolongan selain dariMu. Tiada ampunan yang dapat mebgampuni diri ini selain ampunanMu.
Allaah, jika nanti sudah waktunya aku berpulang dari dunia ini. Maka jadikanlah aku hamba yang ridha dan Engkaupun ridha kepadaku. Hamba yang Engkau ampuni. Sebab rahmat dan ampunanMu yang aku butuhkan agar aku selamat.
Allaah, dunia begitu melelahkan untukku, aku tak sedang mengeluh. Namun aku sedang mengatakan bahwa aku tak mampu tanpa pertolonganMu. Maka tolonglah aku selalu.
Embun || 07.13
Bismillah 2024 hidup lebih baik lagi
Kamu sampai dihari ini adalah bukti kamu kuat kamu hebat. Melewati hari-hari berisik juga pelik. Dan yah kamu mampu bertahan dengan baik.
Ucapkan banyak terima kasih pada dirimu sendiri. Peluk dirimu lebih kuat lagi. Sebab jalan di depan tidak pernah pasti. Akan ada luka dan badai. Sedikit lagi, kamu pasti sampai.
Selamat melanjutkan perjalanan lagi🙌
Cermin Kehidupan
Pernah kepikiran tidak? Kalau bagaimana kejadian-kejadian di dunia sekitar kita, adalah cerminan apa yang ada di dalam diri kita sendiri. Bagaimana orang lain merespon kita, barangkali ada cerminan kita di waktu yang lain merespon orang lain. Mungkin tidak di saat sekarang, tapi beberapa tahun yang lalu.
Saat kita melihat betapa buruknya hari-hari berlalu. Apa jangan-jangan itu adalah cerminan pikiran kita yang memang memandang buruk banyak hal, julid sana-sini, suka nyinyir di dalam hati, dan beragam bentuk emosi yang terpendam. Tercermin dari bagaimana dunia berjalan dalam hidup kita.
Keadaan yang naik turun, hilangnya orang-orang yang tadinya kita kenal, dan banyak hal yang silih berganti terjadi di usia ini. Adalah cerminan bagaimana kita berpikir dan sudut pandang kita. Sesuatu yang selama ini kita anggap paling benar - karena kita merasa paling paham sama diri sendiri. Nggak ada orang lain yang bisa memahami kita, karena mereka tidak menjalani hidup yang kita jalani.
Tanpa sadar, kita membangun benteng yang tinggi sampai-sampai kita tidak menyadari bahwa diri ini tercermin sedemikian rupa. Dari tutur bicara, dari pengambilan keputusan, dan respon masalah, dan banyak hal lain yang secara tidak langsung menunjukkan jati diri kita.
Kita mungkin merasa baik-baik saja. Tapi, kenyataan yang kita hadapi menekan kita dari banyak sisi. Kita membangun bentang semakin tinggi, sampai-sampai tak ada lagi nasihat yang bisa kita resapi, tak lagi kita mau mendengarkan orang lain tentang diri sendiri.
Merasa diri paling tersakiti dan menjadi korban. Tidak menyadari, bahwa akar masalah dan pelaku dari rentetan kejadian itu adalah diri sendiri. Diri yang tidak bisa bercermin dengan bijak pada kehidupan. kurniawangunadi
Tuhan, semoga hati ini tetap teguh pada keyakinan-keyakinan baik yang selama ini kupercayai. Teguhkanlah hati ini ketika dihadapkan pada keragu-raguan yang membuatnya rawan putus asa. Agar semua yang sedang kuperjuangkan dan kuyakini, tak menjadi sia-sia. Meski, aku tahu betul bahwa tidak ada yang sia-sia bagiMu. Aku tahu caraMu tak sama dengan caraku. Aku hanya berdoa dengan sangat, semoga apa yang menjadi ujianku tak seberat itu, meski aku juga sangat tahu selama ini bahwa ujian itu tak pernah lebih besar dariku. Aku hanya takut, saat hatiku lemah. Aku kehilangan keyakinan dan aku memiliki perasaan sia-sia. Maka, teguhkanlah hatiku. ©kurniawangunadi Tuhan, berikan aku kekuatan, agar semua keyakinanku tak akan menjadi sia-sia.
Yang bisa ku lakukan sekarang adalah memeluk diriku sendiri. Membiarkan air mataku luruh ke pipi. Sebab hidup memang begini, menerima dan memahami bahwa di dunia ini yang paling mengerti hidupku adalah diriku sendiri.
@zahranuraziza
Doaku.
Semoga aku menjadi sebaik-baik anak untuk ibu dan ayahku, menjadi sebaik-baik wanita seperti para wanita pada umumnya, menjadi sebaik-baik sahabat bagi sahabat-sahabatku, menjadi sebaik-baik pendengar tatkala telingaku benar dibutuhkan, menjadi sebaik-baik penolong tatkala ada yang menginginkan uluran tangan.
Semoga aku menjadi sebaik-baik adik untuk kakakku, menjadi sebaik-baik ipar untuk kakak iparku, menjadi sebaik-baik bibi untuk keponakanku, menjadi sebaik-baik teladan bagi usia muda yang berada dibawahku, menjadi sebaik-baik beradab bagi yang berada diatas usiaku.
Semoga aku menjadi sebaik-baik mahasiswa, menjadi sebaik-baik penuntut ilmu-Nya, menjadi sebaik-baik yang hormat terhadap pendidik, menjadi sebaik-baik pendidik kelak dan dihari ini, menjadi sebaik-baik manusia yang dapat memanfaatkan sisa waktu yang barangkali tidak begitu banyak.
Semoga aku menjadi sebaik-baik tempat pulang, menjadi sebaik-baik rumah tempat menghilangkan keluh, menjadi sebaik-baik pengobat rapuh, menjadi sebaik-baik istri untuk suami, menjadi sebaik-baik menantu untuk mertua, menjadi sebaik-baik wanita cerdas yang bisa menempatkan diri pada setiap situasi dan segala kondisinya.
Semoga aku menjadi sebaik-baik Ibu untuk anak-anakku, menjadi sebaik-baik teladan bagi mereka, menjadi sebaik-baik yang berusaha meneruskan dan melanjutkan generasi salaful ummah, menjadi sebaik-baik yang mengenalkan sunnah.
Semoga aku menjadi sebaik-baik perhiasan dunia, menjadi sebaik-baik yang pandai bersyukur dan selalu mengejar surga melalui yang telah Nabi kabarkan didalam haditsnya yang shahih. Masuklah ke surga manapun.
Aamiin yaa Rabb..
Ya Allah, jika dosaku menggunung, ampunilah aku.
Jika tersingkap keburukanku, maka tutupilah.
Jika bertambah kegelisahanku maka hilangkanlah.
Dan jika jiwaku tersesat, kembalikanlah ia ke jalanMu dengan cara yang indah.
Asy Syailkh Dr.Abdurrahman as Sudais, Imam dan Khatib Masjidil Haram, Ketua pengurus dewan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Ahlan bagi kawan kawan tumblr yang mau cetak kuartet ini sebagai sarana pembelajaran mengenal Islam dan jadi hiburan ketika bulan Ramadhan 😁
Disana juga ada Ramadhan Tracker yang bisa teman teman jadikan wasilah untuk memantau amalan harian
Izin tag para suhu tumblr ya supaya jejak kebaikan ini bisa semakin luas tersebar ✨
@jejaringbiru @yunusaziz @alizetia @makarimanaily @herricahyadi @kurniawangunadi
MasyaAllah tabarakallah!
Kalau kemarin sore aku nulis tentang esensi optimalisasi atau berlaku ihsan dalam amal terutama buat Ramadan kali ini :
https://www.tumblr.com/yunusaziz/712385898933846016/renungan-jelang-ramadhan
@catatanfaradisa nyediain uslub (cara) asyik dan seru dalam monitoringnya! Yuk download dan sebarkan, kita ukir kebaikan bersama!
Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, semoga Allah memberikan kita hidayah dan taufik-Nya sehingga menguatkan kita dalam menjalankan Ramadhan kali ini dengan tuntas dan optimal! Sukses Ramadhan kali ini buat semua!😁
"Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan. Keyakinan hanya tinggal pemikiran yang tidak berbekas.
Banyak orang baik, tapi tidak berakal. Ada orang berakal, tapi tidak beriman.
Ada yang lidahnya fasih, tapi hatinya lalai, ada yang khusyuk, namun sibuk dalam kesendirian. Ada ahli ibadah, namun mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat yang rendah hati bagaikan sufi. Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat, dan ada yang menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah senyum, tapi hatinya mengumpat. Ada yang berhati tulus, tapi wajahnya cemberut. Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi keteladanan dan ada pezina yang tampil menjadi figur
Ada orang punya ilmu, tapi tidak paham dalam menjalankan. Ada yang pintar, tapi membodohi. Dan ada yang bodoh tapi tak tahu diri.
Ada orang yang beragama, tapi tidak berakhlak. Ada yang berakhlak tapi tidak berTuhan. Lalu, di antara semua itu, aku ada dimana?
Na'uzubillah min dzaalik, semoga tidak ada tempat kita disana.
-Ali bin Abi Thalib
Inikah hari-hari kita saudaraku...?