by Janis RoseAnne
No title available

blake kathryn
d e v o n
Peter Solarz
Cosimo Galluzzi
Sade Olutola
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

Kaledo Art

PR's Tumblrdome
Show & Tell
NASA

⁂
wallacepolsom

❣ Chile in a Photography ❣

★
Jules of Nature
occasionally subtle
trying on a metaphor
EXPECTATIONS
Noah Kahan
seen from Italy
seen from Singapore
seen from Japan

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from New Zealand
seen from Singapore
seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from France
seen from Türkiye
seen from Canada
seen from United States

seen from Germany
seen from Indonesia
seen from Ecuador

seen from Italy

seen from United Kingdom

seen from Indonesia
seen from United Kingdom
@zryalfath
by Janis RoseAnne
Kira-kira gimana?
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Aku mau sedikit share tentang kebimbangan kehidupanku setelah nikah.
Cielaahhh....
Iyaa, jadi sebelumnya akusih fine-fine aja. Menikmati menikah sama suami, ngejalanin hidup yang... Enak menurutku. Kenapa enak? Ya karna semua kayaknya allah kasih gampang gitu, kecuali anak (sampai sekarang akan terus berjuang) semangat >,<
Iya, ngelanjut yang tadi. Enak. Iyaa... Semua yg aku dapat, yang aku punya, semuanya pemberian.
Usaha yg skrg suami jalanin itu pemberian orang tuanya sejak dia lulus kuliah (sebelum nikah).
Rumah yang kami tinggali juga pemberian orangtuaku, yang dari sebelum nikah memang udah dikasih ke aku untuk ditempati sesudah nikah.
Artinya apa? Kami berdua memulai menikah tidak dari 0. Bukan pasangan yang bersusah-susah berjuang bersama untuk mendapatkanindahnya kesuksesan dikemudian hari.
Nah, ini yang sering buat aku bimbang dan berkecamuk (bahasanyaaa hahaha). Iya tapi beneran, kadang bingung sendiri, karna suami bukan tipikal orang yang bisa diajak ngomong saat aku galau. Bukan tipikal orang yang kayak orangtuaku gitu, duduk serius berdua, mengungkapkan unek-unek masing-masing, dan bertukar pemikiran. Karna didikan orangtua beda ya, jadi beda juga caranya.
Oke lanjut, jadilah aku masih terus kepikiran, kita gak tau bagaimana hidup kita kedepannya? Karna perasaan aman dan nyaman itu adalah hal yang paling berbahaya.
Dan aku sekarang adalah istri yang ngebantuin suaminya bekerja karna memang tidak boleh bekerja sama suami, kadang dirumah kadang ditoko. Yang otomatis setiap uang yang aku pakai untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ya dari usaha suami yang notabene pemberian orangtuanya, bukan milikkujuga bukan milik suami. Kita gak tau Allah memberikan kita umur berapa atau keadaan gak enak yg akan kita hadapi kedepannya. Karna berumah tangga gak akan mungkin semulus itu kan? Tentunya dan pastinya, istri-istri yang gak bekerja dan kebutuhan keluarganya dari pekerjaan suaminya pasti berharap suaminya selalu sehat dan panjang umur. Pasti. Karna kita bergantung sama suami.
Nah lanjut, masuk ke point pertanyaannya nih yang jadi judul...
KIRA-KIRA GIMANA yang harus aku lakuin dari sekarang dengan batasan aku gak boleh bekerja sama suami. Sebab, misal, kalo bersama membangun usaha dari 0, kalo ada kejadian gak enak, istri tetap bisa berdiri sendiri dengan meneruskan usaha suami atau kalo istri-istri yang memang sudah bekerja ya akan tetap bekerja, kalo posisinya seperti aku? Gimana?
Mencoba Membuat Diri Menjadi Lebih Baik
Cobalah untuk menurunkan ekspektasimu terhadap orang lain, agar kamu tidak kecewa karena mereka pasti memiliki kekurangan. Sebab kita seringkali tidak bisa memberi ruang pada rasa kecewa di hati kita.
Cobalah untuk melemaskan egomu terhadap setiap kehendak, agar kamu tidak lelah dalam menjalani hidup. Sebab banyak sekali urusan kita yang harus bersinggungan dengan banyak orang, sementara setiap orang memiliki kehendaknya masing-masing.
Cobalah untuk melapangkan ruang penerimaan. Sebab, menerima orang lain itu lebih sulit daripada saat menumbuhkan perasaan berharap. Sebab, seringkali kita sulit menerima karena kita seringkali merasa tidak diterima. Dan sekalinya ada yang bersedia menerima kita, kita yang seringkali tidak bisa menerimanya. Membuatnya kecewa dan pergi.
Cobalah untuk berani mengakui kesalahan. Sebab, hidup ini bukan tentang menang dan kalah. Kebahagiaan yang hakiki tidak hadir karena kita bisa mengalahkan orang lain. Mengakui kesalahan, bersedia untuk bertanggungjawab, bersedia untuk menerima risiko. Adalah sikap-sikap yang akan memudahkan kita dalam memaknai kebahagiaan. Bukankah perasaan bersalah, yang membuat kita sulit bahagia?
Malang, 4 Maret 2018 | ©kurniawangunadi
Ojek Online
Habis baca berita kalo ada driver ojol(ojek online) yang diberhentiin karna ada pelanggan yang komentar gakpuas karna orangnya beda. Padahal cerita sebenernya tuh, driver asli lagi sakit, karna itu mata pencaharian satu-satunya, akhirnya si istri ngegantiin si driver aslinya (suaminya). Si istrinya setiap habis anter pelanggan selalu minta maaf karna dia yg anter, bukan suaminya. Mungkin ada pelanggan yang gak percaya, dan akhirnya komentar yang enggak-enggak. Pernah ngalamin juga hal gak mengenakkan soal ojol. Ceritanya order ojol, rutenya deket dan murah sih, udah order nih pake gopay, udah masuk tuh ke saldo abang ojolnya, eh tiba-tiba nelpon kayak ngasih alesan yang gimana caranya supaya gue ngomong "yaudah bang cancel aja". Padahal gue udah sabar ngomong "yaudah bang gakpapa saya tunggu kalo lama", tapi abang ojolnya ngomong "tapi mbak... blablabla" "Yaudah bang gakpapa saya tunggu" "Tapi lama loh mba blablabla" "Iya bang gakpapa" "Tapi mba saya gak janji dtgnya bakal cepet" Kesel akhirnya gue ngomong... "Yaudah bang cancel aja" Dan abang ojol kedengeran seneng tapi pura-pura nyesel gitu "Duh maaf ya mba" "Iya bang gak papa" Disaat begitu gue harus meredam emosi, karna takut ditolak begitu lagi akhirnya gue panas-panasan jalan kaki. Ketimbang ditolak lagi gopaynya berkurang-berkurang terus, kan eman ya, gopaynya aja transferan dari orang baik yang kasian sama gue T.T Walaupun kesel, tetep gak boleh matiin rezeki orang dengan komentar yang enggak-engak T.T Karna drivernya bisa diberhentiin sepihak sama perusahaan ojol nya, cuma karna komentar ketidakpuasan pelanggan. Kadang suka kasian sama driver yang kehilangan pekerjaan, padahal cuma karna masalah sepele sama pelanggan. Nyari rezeki itu susah emang. Jangan ngeremehin orang lain sih kalau lagi diatas, kan posisinya pelanggan yang memberi, drivernya menerima. Apalagi karna kesel sementara, terus jadi matiin rezeki orang. Sabar dulu, sabar lagi, sabar terus. Walaupun susah kudu latihan sabar :")
Slime
Jadi ceritanya lagi tergila-gila banget sama slime. Gara-gara buka instagram dan di explore muncul-lah video slime yang lagi dipenyet-penyet. Omagaaaa im in love with this! How cute! Kayak lagi ngidam, tiap hari kepoin slime, yg cuma dipencet-pencet. Kayak penghilang stress gitu. Jadi setelah liat video slime nyebelin itu, langsung lah gue follow2 instagram yang berhubungan dengan slime. Dan yang paling sering dikepoin, instagramnya @inibukandiary. Disitu dia punya beberapa toko gitu, khusus slime tentunya, dan sebelnya dia gak open PO padahal murah-murah begete dia jualannya. Macem-macem, lucu-lucu, kzl. Jadilah cuma liat-liat doang, soalnya gue tipikal orang yang kalo liat olshop suka lama banget gitu memperhatikan apakah trusted atau gak. Jadi @inibukandiary tuh gue percaya bingit. Sayangnya.... Pffft Terus sampe gue cari-cari diyoutube dong, how to make slime. Cari yang paling simple, udah kebeli semua nih bahannya. Kebetulan gue pilih yang paling mudah dicari bahannya, bahan utamanya lem fox. Terus ngebuatlah slime dengan pedenya. Gue aduk terussss, ada kali ya 2 jam lebih ngaduk doang. Dan gak jadi-jadi. Sampe gue diemin seharian, dengan harapan dia ngegumpel dan gak sticky lagi. Tapi enggak juga lowhhh... Jahat bangetsi😭 ----Gagal dong, gak berhasil pokoknya---- Kecewa berat lah pokoknya. Terus slime gagal tadi gue buang. Jadi sampe sekarang tetep lanjut mantengin video slime doang di instagram, sambil nyari-nyari kalo-kalo dilampung ada yang jual slime kayak di @inibukandiary. Sebenernya sih kalo mau berhasil banget pake boraks gitu, paling ampuh diaduk bentar langsung jadi, tapi beli boraksnya dimana. Alah yaudahlah, udah terlanjur kecewa, sama video-video diyoutube yang sok iya ngajarinnya😣
tetaplah melangkah, sekalipun rasanya kamu tak pantas lagi kembali. Tetaplah melanjutkan perjalanan, meski akan banyak sekali yang harus kamu tinggalkan. Di depan sana akan selalu ada harapan, yang masih suci yang masih putih yang bisa kamu mulai untuk hiasi dengan indahnya kebaikan hidupmu. Sekalipun, detik ini hidupmu masih berselimut gelap dengan sedikit cahaya.
Menyapa Mentari. (via menyapamentari)
Penerimaan kehadiran
Kamu tau apa pencapaian tertinggi seseorang untuk orang lainnya? Ketika keberadaan mereka saja sudah sangat membahagiakan. Meskipun kamu diam saja, meskipun ragamu jauh sekali untuk mencapainya.
Tak perlu dengan kecaman, ancaman atau kata-kata yang menyakitkan, ekspresi sederhana dari lawan bicara kita saja sudah bisa mewakili bagaimana arti kehadiranmu saat ini.
Kita memang tidak bisa menilai dalamnya hati orang lain, setidaknya ekspresi balasan tentang apa yang kita bicarakan sudah bisa mewakili apakah kamu diterima atau tidak, apakah kamu disukai atau tidak, apakah oranglain nyaman akan kehadiranmu atau tidak.
Hal yang harus disadari adalah, tak ada oranglain yang akan selalu menyukaimu, seperti kamu yang selalu disukai ibumu. Kehadiranmu akan dihargai jika hanya kamu bermanfaat.
Jika sudah tak bermanfaat, yasudah, kamu bukan lagi berharga, oranglain akan memandang kamu sebelah mata, sampai mereka membutuhkanmu nantinya. Oranglain bukanlah ibumu yang akan selalu menyukai dan menantikan kehadiranmu, yang tak pernah menyesal mengenalmu, meskipun sejak awal kehadiranmu kamu adalah orang yang paling menyakitinya.
Oranglain tetaplah oranglain, apapun derajatmu, jika kamu sudah tak dibutuhkan, kamu akan dilupakan dan tersingkir dengan sendirinya. Jika kamu sudah tak disukai, melihat bayanganmu saja akan membuat oranglain membencimu bagaimanapun kamu menyukainya.
Apapun yang terjadi, kamu dibenci, kamu dicaci maki atau kamu dilukai, hidup akan terus berjalan, kamu yang menentukan, berhenti atau tetap melangkah kedepan.
Apapun yang terjadi padamu hari ini semoga Allah selalu memberi kekuatan dan kesabaran dan semoga Allah selalu memberi hidayah meskipun hamba-Nya selalu berbuat salah. Aamiin💛 -ZA-
Tentu ja~ ukhti panutanque~
Sumber: ig indonesiafeminist
Nikah?
Akhir-akhir ini aku sering diajak ngobrol soal nikah, tentang suami-istri, kehidupan berkeluarga sama beberapa teman. Yah, wajar diumur segini (20+) emang lagi masa-masanya ngebahas nikah dkk. Tapi sejujurnya tema obrolan yang kaya gini paling bikin aku males untuk sekarang. Ngapain sih harus udah ngomongin nikah? Lu pada ngga tau apa kalo eug belum berkapasitas untuk mikirin nikah apalagi berkeluarga? Ya Allah… ini musim aneh banget dah. Dan nggak cuma ngebahas nikah sih, ku juga sering dikirimin link artikel yang ngebahas tentang kehidupan berumah tangga gitu dah. Ya Allah… umur segini nih yaaa obrolannya begini amat :( aing aja belom tau jodoh aing ciapa :(
Nih yah aku kasih sedikit percakapannya.
Percakapan 1.
A: Mit, kamu nanti kalo punya anak kalo pagi mau kamu biasain sarapan gak? Kalo iya mau kamu kasih sarapan apa? M: *terheran-heran dan nggak abis pikir ditanya begini. Ditanya begini rasanya ngga jauh beda sama perasaan ketika tiba-tiba guru di sekolah ngadain ujian mendadak dan kamu ngga belajar sama sekali. Dalam hati ngomong, “Lah? Jodoh aja belom ketauan, udah ngomongin mau ngasih menu sarapan apaan ke anak. Ya belom kepikiranlah!”* Hah? Ngasih sarapan apa? Gak pernah kepikiran sampe sana aku. Kok kamu nanyanya jauh amat sih?
Keep reading
-Ngeselin momen- itu ketika bingung milih antara tongseng ayam atau tongseng sapi, dan yang keucap sate ayam. °°° tiba-tiba ada ibu-ibu duduk dibangku sebelah karna kursi udah pada penuh. Ibunya mesen, dan datanglah pesenannya. Pesenan datang. °°° Tongseng sapi. Masih panas. Plus nasi putih. Plus kol nya yang seger. Dan ibunya makan dengan, l-a-h-a-p, sama kuah-kuahnya. Slruuupppp... "Fix. Sate ayam gue jadi hambar." "Bumbunya jadi kemanisan." "Satenya kayak kegosongan deh bakarnya." "Ini satenya daging semua ya?" "Ah, jadi alot karna bakarnya kelamaan." Pikiran-pikiran gak bersyukur berkecambuk dalam hati dan fikiran😂 [Alasan] [rumput tetangga lebih hijau] [tongseng tetangga lebih nikmat]
Istrimu, tanggung jawabmu.
Istri itu amanah dari Allah. Kalo kata ceramah tadi, suami itu ada hak dan kewajiban yang harus ditunaikan ke istri. =S U A M I= S - setia, setia pada istri dimanapun berada, menjaga hati, menjaga diri kapanpun dan dimanapun. U - ulet, pekerja keras artinya. Wajib, kepala rumah tangga memberikan nafkah lahir maupun batin. A - amanah, amanah sm titipan Allah berupa istri, menjaga, menyayangi, dan memberikan haknya lahir dan batin. M - manajemen, artinya gimana memanajemen keluarga, menjaga keharmonisan rumah tangga, semua tergantung suami, istri itu tulang rusukmu yg paling bengkok, kalau dipaksa dia patah, perintah ia dengan lemah lembut. I - imam, imam bagi istri dan anak-anaknya, pemimpin keluarga, harus paham agama, jangan sebaliknya, istrimu adalah tanggung jawabmu di akhirat nanti. Istrimu adalah tulang rusukmu. Istrimu adalah bagian dari dirimu. Istrimu adalah cerminan dirimu. Kalau kamu menginginkan istri solehah, soleh kan lah dirimu. Kalau kamu menginginkan istri yang baik, jagalah baik-baik dirimu. Istrimu akan mengikuti apa yang kamu contohkan dengan perbuatan, bukan dengan perkataan. Kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kamu pimpin.
xxx
Lagi duduk bertiga makan bakso sama ibu dan mas vando.
Ibu: Masa ibu baru beli kuota 500mb udah abis coba sehari. Belom ada sebulan loh.
Mas vando: coba mana liat.... Nah ini tatheringnya hidup.
Ibu: loh gimana, kok bisa hidup.
Mas vando: ya ini mah ada orang yang ngehidupin tatheringnya.
Ibu: siapa? Kok bisa?
Mas vando: ya bisa. Ada orang yang suka ngambil kuota. Orangnya yang ngidupin tatheringnya, malingin kuota. Kuotaku biasanya yang dimaling bu.
Ibu: ohh iya ya, yaudah matiin mas.
....
Gue: Parah sihhhhh ngomongin orang didepan mukanya, besok juga aku pulang, pelit bener looohhhhhh...😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
Ibu: ohhh ini orangnya...
Gue: kan udah bilang sih bu kemaren💣💣
Sabtu, 9 April 2016
Cucian baju yang udah kering menumpuk. Sambil membantu ibu melipat baju- baju. Ibu menceritakan beberapa cerita tentang masalah tetangga mengenai suaminya. Tapi tiba-tiba ibu memberikan nasihatnya pada ku.
Ibu : Yang penting itu agama. InsyaAllah yang tau agama pasti takut sama Allah. Mau ngapa-ngapain pun yang aneh-aneh pasti takut sama Allah.
Berenti sejenak. Kemudian berlanjut lagi.
Ibu : nanti kamu nyari suami tuh liat dulu agamanya… Sholatnya, laki-laki tuh wajib di masjid. Klo ibu laki-laki ibu bakalan ngibrit buat ke masjid. Kalo laki-laki ga sholat di masjid termasuk ciri-ciri orang munafik.
Berenti sejenak. Tapi kemudian berlanjut lagi.
Ibu : Trus liat juga akhlaknya, baca Qurannya juga trus cari yang mau belajar… gimana cara liatnya? cari yang sering ikut kajian… Yang semangat cari ilmu…
Berenti lagi. Tapi tetep berlanjut.
Ibu : Pada dasarnya sifat dasar laki-laki itu ga mau di gurui. Dan perkembangan laki-laki itu lebih lambat dari perempuan. Perempuan lebih cepet tua apalagi kalo abis ngelahirin.. Kalo bisa cari yang paham agamanya lebih dari kamu…
Berenti lagi. Keliatan mengebu-gebunya udah mulai surut. Tapi berlanjut lagi.
Ibu : ya ibu mah kasih pandangan aja. Ibu ga mau kamu dapet suami yang suka nyakitin gara-gara kurangnya pemahaman dia tentang agama.
Ngelipetin baju selesai, dan ibu cerita pun selesai..
Saya diem aja ngedengerin cerita ibu. Ga komentar apa-apa cuma bisa bilang. “Iya.. Doain aja ya bu..”
Repost, biar inget lagi nasehat ibu hihi 😂
xxx
Pulang. Pulang kerumah artinya bisa makan enak. Bisa ketemu bubapak. Kalo udah pulang, biasanya ditanya mau apa. Diajak pergi kemana, mau pilih apa. Kadang udah dari rumah mau pergi pengen beli ini itu, di catet diotak, pas sampe tokonya nanya harga doang gak jadi beli, dipaksa beli teteup gak mau. "Loh? Kenapa? Ambilaaaahh..." "Aku gak suka modelnya, kayaknya gak muat, ah... beli dibanjit aja (ini mahal banget harganya, mending gak usah). Padahal dulu pas kuliah sering beli-beli yang sekiranya bagus diliat mata pake duit jajan seenak jidat. Sekarang tau barang diatas 100rbu dikit doang berasa mahal banget T.T kepasar liat yang bagus dikit pengen beli, tiba-tiba kepikiran, ah mending buat beli sayuran aja. Nanti ajadee. Nabung dulu. Dan, gak pernah bisa nabung sih, gagal terus, boro-boro nabung, buat bulanan aja masih suka dikirim. Sedih ya udah dikuliahin pas kerja masih menggantungkan hidup sama orang tua. Emang sih... Anak perempuan itu tanggung jawab orang tua, tapi kan.... You know what i mean. Pengen balas budi, tapi ada aja ya cobaannya. Emang gak pernah bisa sih balas budi. Gak akan bisa. Lagi nulis sedih-sedih gini, tiba-tiba ibu ngajak ngomong "Eh tau gak, raja salmon kan ke indonesia ya, hotelnya tuh semalem..." "RAJA SALMON? HAHAHAA.... Kok salmon sihhh" "Kenapa sih? Ketawa kenapa?" Ibu bingung Serah ibu ajadah😂😂😂 Jadi keinget juga yang tadi pas nyari jas buat bapak. "Yang mana bu? Ini ajalah bagus" "Heh, bapak tuh yang gede tadi ukurannya, gak suka bapak kalo jas nya yang SLIMIN" "SLIMIN? HAHAHAHA.... Slim fit kali bukkkk"😂😂😂
Halo kak Hana. Ceritain rasanya mencintai dalam diam, versi bulek. Navis, laki2.
Cinta dalam diam?Aku gak pernah cinta dalam diam, karena aku selalu bilang-bilang wkwk
Apa tu cinta dalam diam? Diam-diam cinta gitu? Apa gimana? Yang galau-galau gitu? Wkwk
Ini ya aku kasih tahu cinta dalam diam dari sisi yang lain.
Cinta dalam diam yang sebenarnya adalah cinta orangtua pada anak-anaknya.Cinta yang kadang tak mereka ungkapkan lewat kata-kata,Tapi untuk kita, mereka siap menukar nyawa. Cinta yang kadang tak mereka tunjukkan lewat gerak gerik tanda sayang,Tapi untuk kita, mereka rela lapar, asal kita kenyang. Cinta yang siap berpisah sejak awal bertemu.Cinta yang sudah tahu akan dibendung rindu, tapi tetap saja yang paling depan mengantar kita jauh-jauh ke kota seberang untuk menuntut ilmu.Cinta yang tak egois.Cinta yang tak akan habis.
Kita, anaknya? Masih sibuk jatuh cinta diam-diam pada yang lain? Cih.
Hati-hati cinta juga bisa membawa duka~ Batas lingkaran yang slalu bisa membawa suka~🎵🎧