Penting! Hindari 12 Kesalahan Melamar Kerja Berikut Ini
Setelah Anda lulus dalam menempuh pendidikan, jalan lain yang harus Anda tempuh adalah mencari pekerjaan. Sudah menjadi rahasia umum jika mencari pekerjaan cukup sulit bagi fresh graduate, apalagi yang tidak memiliki pengalaman apa pun. Untuk itu, Anda harus mengetahui berbagai kesalahan melamar kerja yang harus dihindari.
Kesalahan melamar kerja memang cukup sering dilakukan oleh orang yang baru mencari pekerjaan. Mereka masih belum mengetahui aspek apa saja yang harus diperhatikan saat melamar pekerjaan. Akibatnya, bisa saja lamaran mereka ditolak oleh perusahaan padahal mereka memiliki potensi yang baik.
Di masa pandemi ini, mencari pekerjaan semakin sulit. Anda tidak hanya bersaing dengan fresh graduate lainnya melainkan pekerja lainnya yang kehilangan pekerjaan di awal pandemi. Jika tidak teliti pada saat melamar pekerjaan, lamaran Anda bisa terus ditolak oleh perusahaan.
Lalu, apa saja kesalahan melamar kerja yang harus dihindari? Di bawah ini adalah beberapa kesalahan melamar kerja yang harus Anda hindari:
1. Menggunakan surat lamaran pekerjaan dan resume yang sama untuk semua pekerjaan
2. Tidak menulis aspek penting di surat lamaran
3. Salah menulis nama perusahaan
4. Menambahkan informasi yang tidak sesuai
5. Lamaran pekerjaan tidak ditulis dengan rapi
6. Berlebihan saat menerangkan kemampuan
7. Tidak mengetahui informasi perusahaan yang dilamar
8. Belum mengerti dengan baik jenis pekerjaan yang dilamar
9. Menggunakan email yang tidak profesional saat mengirim email lamaran pekerjaan
10. Jangan mengumbar hal pribadi di surat lamaran pekerjaan
11. Terlalu agresif saat follow up lamaran pekerjaan
12. Menggunakan resume dan CV yang standar
Daftar Kesalahan Melamar Kerja yang Harus Dihindari
Mengetahui beberapa kesalahan melamar kerja ini bisa membantu Anda saat mencari berbagai pekerjaan. Jadi jangan lupa untuk memperhatikannya dengan saksama.
Menggunakan surat lamaran pekerjaan dan resume yang sama untuk semua pekerjaan 📷
Saat Anda melamar beberapa pekerjaan sekaligus, apakah Anda menggunakan surat lamaran pekerjaan yang sama? Jika iya, sebaiknya Anda segera berhenti melakukannya. Kesalahan melamar kerja yang satu ini termasuk yang paling sering terlewat oleh pencari kerja.
Ingat, perusahaan membutuhkan pekerja yang sesuai dengan yang mereka cari. Surat lamaran dan resume Anda harus sesuai dengan jenis pekerjaan yang sedang dicari oleh perusahaan yang Anda lamar itu. Bila tidak sesuai, perusahaan akan langsung menolak lamaran pekerjaan yang Anda kirim.
Contohnya saat Anda melamar pekerjaan menjadi customer service dan content writer. Gunakan dua lamaran pekerjaan dan resume yang berbeda saat melamar pekerjaan tersebut. Jelaskan juga kemampuan apa yang Anda miliki yang cocok untuk pekerjaan tersebut.
Tidak menulis aspek penting di surat lamaran 📷
Sebelum perusahaan melihat CV atau resume yang terlampir bersama surat lamaran pekerjaan, mereka akan melihat surat lamaran pekerjaan terlebih dahulu.
Biasanya kesalahan melamar pekerjaan yang terjadi adalah Anda tidak menulis aspek penting di surat lamaran pekerjaan.
Aspek penting yang dimaksud adalah informasi pribadi, tanggal membuat surat, penjelasan mengapa Anda mengirim pekerjaan hingga pendidikan terakhir.
Dari kesalahan melamar kerja itu perusahaan bisa menebak bagaimana karakter Anda. Jadi pastikan untuk tidak lupa dalam menulis aspek penting di surat lamaran pekerjaan Anda.
Salah menulis nama perusahaan 📷
Memang menulis lamaran pekerjaan kepada banyak perusahaan sekaligus sering membuat orang lupa nama setiap perusahaan yang mereka lamar. Anda bisa saja salah menulis nama perusahaan atau manajer HRD perusahaan yang dilamar. Tentu saja hal ini akan membuat lamaran Anda langsung ditolak karena dianggap tidak teliti.
Untuk menghindari kesalahan melamar kerja yang satu ini, selalu pastikan untuk mengecek ulang surat lamaran Anda. Nama perusahaan dan nama HRD harus sesuai dengan perusahaan tempat Anda mengirim lamaran. Akan lebih baik lagi Anda membagi waktu dalam membuat surat lamaran pekerjaan agar tidak ada kesalahan dalam menulisnya.
Menambahkan informasi yang tidak sesuai 📷
Membuat CV dan resume yang menonjol sangat penting untuk menarik perhatian perusahaan. Hal itu akan membantu Anda dalam mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Hanya saja, banyak yang menambahkan informasi yang tidak sesuai dengan pekerjaan yang dilamar. Menulis informasi yang tidak sesuai adalah kesalahan melamar kerja yang mudah dihindari.
Misalnya saat Anda melamar pekerjaan di bidang marketing, Anda tidak perlu menambah informasi pekerjaan atau magang yang tidak sesuai dengan bidang itu. Pilih pengalaman mana yang sesuai, contohnya Anda bisa menambahkan pengalaman menjadi copywriter saat melamar di bidang marketing.
Lamaran pekerjaan tidak ditulis dengan rapi 📷
Baik ditulis secara langsung atau melalui email, surat lamaran pekerjaan harus ditulis dengan rapi. Banyak perusahaan yang tidak memiliki banyak waktu untuk memeriksa semua surat lamaran pekerjaan yang masuk jadi satu kesalahan saja bisa membuat lamaran Anda langsung ditolak.
Jangan khawatir, Anda bisa menghindari kesalahan melamar kerja ini dengan memperhatikan setiap typo dan penggunaan kata dalam surat. Saat menulis surat lamaran dengan tangan, pastikan Anda menulisnya dengan rapi dan sesuai garis, jangan sampai ada kesalahan dalam menulis.
Dari pada menggunakan alat penghapus saat ada kesalahan dalam menulis, lebih baik Anda menulis ulang surat lamaran pekerjaan. Beda lagi dengan surat lamaran dalam email, gunakan format yang benar dan periksa ulang apakah ada typo di surat lamaran sebelum dikirim.
Berlebihan saat menerangkan kemampuan 📷
Orang yang cenderung berlebihan dalam menerangkan sesuatu, apalagi jika hal itu berkaitan dengan dirinya, akan dianggap sebagai orang yang sombong. Begitu juga dengan perusahaan, mereka akan merasa Anda memiliki karakter yang arogan saat Anda berlebihan dalam menerangkan kemampuan yang Anda miliki.
Hindari kesalahan melamar kerja ini dengan menerangkan kemampuan Anda secara ringkas dan padat. Tulis poin-poin tertentu yang menjadi kelebihan Anda. Informasi yang singkat dan jelas itu akan membuat perusahaan bisa dengan cepat mengetahui kemampuan Anda.
Anda bisa memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai kemampuan Anda saat diwawancara nanti. Berikan penjelasan yang jelas agar tidak berkesan bertele-tele. Persiapkan setiap jawaban mengenai kemampuan dari awal agar proses wawancara berjalan dengan lancar.
Tidak mengetahui informasi perusahaan yang dilamar 📷
Selain salah dalam menulis nama perusahaan, kesalahan melamar kerja lain yang sering terjadi adalah tidak mengetahui informasi perusahaan yang dilamar. Ini terjadi karena orang lebih fokus pada lowongan pekerjaannya sehingga mereka mengabaikan perusahaan tempat lowongan pekerjaan itu berasal.
Kesalahan ini bisa fatal apalagi saat Anda dipanggil untuk wawancara. Perusahaan pasti akan bertanya kepada Anda mengenai informasi perusahaan saat wawancara nanti.
Kurang informasi akan menyebabkan Anda kesulitan menjawab pertanyaan mengenai perusahaan yang Anda lamar dan bisa berakibat kegagalan setelah wawancara.
Apabila tidak ingin mengalami kejadian seperti itu, selalu cari informasi terlebih dahulu mengenai perusahaan yang dilamar. Informasinya bisa berupa nama perusahaan, bidang industri, alamat perusahaan, work culture dan pekerjaan apa yang dibutuhkan di perusahaan itu.
Belum mengerti dengan baik jenis pekerjaan yang dilamar 📷
Tidak dipungkiri ada banyak sekali orang yang melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan yang mereka miliki.
Meski ada beberapa pekerjaan yang tidak membutuhkan latar belakang pendidikan tertentu, melamar sesuai dengan pendidikan akan memudahkan Anda dalam mengetahui jenis pekerjaan yang dilamar.
Bisa dilihat pada contoh saat melamar pekerjaan sebagai programmer. Memiliki latar belakang pendidikan seperti ilmu komputer akan membuat Anda paham apa saja yang dibutuhkan seorang programmer. Perusahaan juga cenderung memilih orang dengan latar belakang pendidikan atau pengalaman yang sesuai.
Oleh karena itu, jika Anda tidak memiliki pendidikan atau pengalaman yang sesuai, cari tahu terlebih dahulu pekerjaan yang akan dilamar itu. Baca baik-baik job description agar Anda tidak salah dalam memilih pekerjaan.
Menggunakan email yang tidak profesional saat mengirim email lamaran pekerjaan 📷
Bagi Anda yang sering mengirim lamaran pekerjaan lewat email, apakah Anda memperhatikan alamat email yang digunakan? Ternyata, banyak perusahaan yang langsung menolak sebuah lamaran jika pengirim menggunakan alamat email yang tidak profesional dan tidak jelas.
Alamat email yang profesional adalah alamat email yang menggunakan nama sendiri. Kalau Anda menggunakan nama atau kalimat yang tidak jelas, perusahaan akan menganggap Anda orang yang tidak serius. Gunakan alamat email yang benar untuk menghindari kesalahan melamar kerja ini.
Jangan mengumbar hal yang bersifat pribadi saat melamar atau wawancara 📷
Ada kalanya Anda ditanya mengenai diri Anda saat wawancara pekerjaan. Pertanyaan seperti biasanya digunakan untuk mengetahui potensi dan karakter dari calon karyawan. Tapi banyak yang melakukan kesalahan di tahap ini karena mereka terlalu mengumbar hal yang bersifat pribadi.
Tidak perlu menceritakan hal yang bersifat terlalu pribadi dan mulai dengan menceritakan tentang kemampuan dan kelebihan Anda. Jelaskan juga mengapa Anda merasa tertarik dengan pekerjaan yang dilamar, kontribusi yang bisa Anda berikan dan mengapa perusahaan harus memilih Anda untuk pekerjaan itu.
Terlalu agresif saat follow up lamaran pekerjaan 📷
Mengetahui perihal lamaran pekerjaan yang sudah Anda kirim memang tidak salah, kesalahan terletak sikap Anda saat follow up. Setelah mengirim lamaran pekerjaan, beri waktu sekitar 10 hari sebelum Anda bertanya kepada perekrut mengenai lamaran pekerjaan Anda.
Menghubungi sekali dengan pertanyaan yang jelas sudah cukup. Kandidat yang terlalu agresif dengan menghubungi perekrut secara berkali-kali justru membuatnya terlihat negatif di mata perekrut.
Hargai juga perekrut dengan menghubungi dengan cara komunikasi yang mereka pilih. Contohnya jika perekrut hanya bisa dihubungi lewat pesan atau email, jangan mencoba untuk menelepon mereka.
Agresif saat follow up bukan hanya kesalahan melamar kerja saja, tapi kesalahan setelah wawancara juga. Setelah Anda melakukan wawancara, lebih baik langsung segera follow up dengan mengucapkan terima kasih. Tanya waktu yang tepat untuk follow up hasil wawancara saat Anda sedang melakukan wawancara.
Menggunakan resume yang standar 📷
Melamar kerja juga perlu resume yang menarik, Anda bisa menemukan berbagai tips membuat resume di sini. Resume yang menarik memungkinkan perekrut untuk memilih resume Anda dari banyaknya resume yang ada.
Tetap diingat untuk tidak membuat resume atau CV yang terlalu panjang karena kemungkinan tidak akan dibaca isinya oleh perekrut. Buatlah secara ringkas dengan tambahan poin yang menurut Anda penting.
Kini Anda bisa mencari pekerjaan dengan mudah melalui 9cv9 Indonesia. Jangan lupa untuk menghindari kesalahan melamar kerja, ya!



















