Monolog
Sebagian orang suka melakukan monolog, entah saat sedang bercermin, berkendara sendiri, dan lainlain
Pernah gak ngalamin monolog tapi serasa sedang berdialog. Aku sendiri merasakan hal itu
he wasn't even looking at me and he found me

oozey mess
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Misplaced Lens Cap

roma★
One Nice Bug Per Day
Sade Olutola

shark vs the universe
occasionally subtle
No title available

PR's Tumblrdome
h
Lint Roller? I Barely Know Her
d e v o n

@theartofmadeline

Andulka
No title available
Monterey Bay Aquarium
hello vonnie
Today's Document
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Morocco

seen from United Kingdom
seen from France

seen from Kenya
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Australia
seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Ukraine
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Belgium

seen from Türkiye

seen from France

seen from Brazil

seen from Türkiye
@afifacation
Monolog
Sebagian orang suka melakukan monolog, entah saat sedang bercermin, berkendara sendiri, dan lainlain
Pernah gak ngalamin monolog tapi serasa sedang berdialog. Aku sendiri merasakan hal itu
Pesona Pantai Timang
Kalo ngomongin soal jogja dan pantai, rasanya nggak akan ada habisnya deh.
Terlebih seanjang pantai selatan, indahnya seolah menyihir mata. Mungkin pantai parangtritis menjadi yang paling populer jika berbicara soal pantai-pantai dijogja, karena terdapat cerita yang magis, membuat orang penasaran untuk mengunjungi nya.
Namun ada satu pantai yang cukup menarik perhatian, bahkan oleh wisatawan mancanegara.
Pantai Timang namanya, beberapa waktu yang lalu, pantai ini sempat viral di sosial media khususnya instagram. Pantai ini ramai dibicarakan karena salah satu fasilitas unik yang dimilikinya yaitu kereta gantung atau gondola yang dibuat para nelayan dari pantai ke pulau timang.
Yap, timang merupakan nama pulai kecil atau jika dilihat sebenarnya hanya sebuah bongkahan karang besar yang biasa dijadikan warga sekitar untuk mencari lobster. Yep, dilaut timang ini banyak sekali terdapat lobster yang bahkan bisa kita lihat dari atas tebing. Iya tebing jadi struktur pantai ini berupa bebatuan tinggi, dan pantainya tidak begitu luas namun memiliki pasir berwarna putih yang indah, air lautnya biru sangat jernih. Deburan ombak yang besar sangat memanjakan telinga, dan tentunya mata
Saat aku berkunjung kesana, cukup ramai, namun tidak se-ramai pantai-pantai jogja yang lain saat weekend. Kebanyakan wisatawan didominasi oleh tourist asia seperti malaysia dan korea, dan memang awalnya pantai ini ramai karena postingan turis korea tersebut.
Belum begitu banyak yang ke pantai timang kemungkinan karena medan yang harus ditempuh bisa dikatakan belum layak. Jalanan menuju pantainya begitu terjal dengan bebatuan, hal tersebut menjadikan kendaraan pribadi kita harus dititipkan dan naik mobil jeep atau dengan membonceng motor warga dengan ongkos 30 ribu, dan untuk mobil jeep sekitar 200 ribu.
Tiket masuk pantai timang 5 ribu per orang, dan untuk menaiki gondola dikenakan tarif 150 ribu, sedangkan jembatan gantung 100ribu.
Bereaksi di tebing Breksi
Jogja menyimpan kekayaan, pesona yang dimiliki tak ada duanya, kota yang memiliki paket lengkap versi terbaik menurutku. Gimana tak lengkap, mulai dari laut hingga gunung ada semua dan versinya premium, bener-bener indah. terlebih printilan destinasi yang tak kalah kerennya seperti goa, danau, museum, ah apa lagi ya yang tidak ada di Jogja.
Tapi kali ini yang ingin aku bahas adalah sebuah wisata alam buatan bernama tebing Breksi. Kenapa disebut wisata alam buatan, karena dulu tebing breksi ini adalah pertambangan batu. Tebing breksi berada diwilayah Sleman, terletak disebelah Selatan Candi Prambanan dan wilayah Keraton Boko dan candi Ijo.
Tiket masuk tebing breksi masih cukup terjangkau yaitu satu motor dengan 2 orang membayar 12 ribu, which is satu orang 5 ribu dan dikenakan biaya parkir Rp.2000.
Aku sudah beberapa kali ke tempat-tempat wisata buatan selayaknya tebing breksi ini, namun ukiran, ornamen-ornamen yang dibuat sungguh terlihat natural. Entah kenapa orang-orang Jogja ini sangat "nyeni" betapa potret wayang begitu detail diukir diatas batu yang permukaannya abstrak karena bekas galian. ditambah kawasannya yang dibuat cozy. Seperti penambahan kursi-kursi ala penonton pertunjukkan yang dibuat dari batu.
Oh ya, part yang paling aku suka dari semuanya adalah view gunung Merapi yang begitu jelas jika kita mau naik tangga ke atas. Saat itu aku berkunjung pada jam 11 siang, bisa kebayang kan panasnya kayak apa 🙂 gimana tidak bereaksi badan ini, dan memang seminggu ini Jogja sedang panas-panasnya, panas yang tidak biasa, tapi amat sangat worth it karena, dibuat betah karena setiap sudutnya sangat instagramable kalo kata orang-orang. iya, spot fotonya benar-benar banyak kalu kita mau memanfaatkan tiap sudutnya. Tapi better kalau ingin lebih menikmati tanpa harus nyengir sipit kepanasan, kalian bisa datang di sore hari.
persinggahan
Pernahkah kau merasakan, seseorang datang kedalam hidupmu, tanpa permisi, meski ia sangat sopan masuk. parahnya, kau mempersilahkan, kau bahkan menyuguhkan secangkir teh hangat dan senyuman. ia menunjukkan kesederhanaan, kebahagian, ia menyuguhkan kenyamanan, semakin larut, semakin nyaman. hingga kau lupa, tentang sebuah kepastian, kau tidak tau arah yang ia dikte kan, tentang maksud semua itu, arti dari semua yang telah ia beri. pada akhirnya ia pergi, pun tanpa pamit. kini hati sudah luluh lantah, ter obrak abrik, berantakan, berserakan, saat kau hadirkan kenyamanan, yang awalnya kau pun tak mengharapkan. Kini disaat hati sedang damai-damainya, sedang nyaman-nyamannya oleh sikapnya, ia bom bardir dengan kejapnya. Mengapa? mengapa dulu kau persilahkan ia masuk, mengapa kau sia-siakan secangkir teh dan senyummu? mengapa? jika akhirnya dirimu hanya jadi tempat bersinggah. persinggahan dari kejenuhan, persinggahan dari kebingungan. lalu, siapa yang akan bertanggung jawab
xx