diamnya bukan berarti tak bersuara, kadang suara paling nyaring adalah pikirannya. merangkai logika, dengan rasa. dalam senyapnya ia tak pernah benar-benar sunyi
Cosimo Galluzzi
cherry valley forever
I'd rather be in outer space 🛸

Janaina Medeiros

@theartofmadeline
No title available

JVL
No title available
DEAR READER
Sweet Seals For You, Always
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
trying on a metaphor

titsay
Cosmic Funnies

No title available

oozey mess
sheepfilms
Lint Roller? I Barely Know Her

祝日 / Permanent Vacation
Alisa U Zemlji Chuda
seen from Morocco

seen from Netherlands
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from T1

seen from Malaysia

seen from Türkiye

seen from Türkiye

seen from Iceland
seen from United States
seen from United States

seen from Italy

seen from United States
seen from Philippines

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Germany
@aksaraayu
diamnya bukan berarti tak bersuara, kadang suara paling nyaring adalah pikirannya. merangkai logika, dengan rasa. dalam senyapnya ia tak pernah benar-benar sunyi
selalu merasa ga pantas
merasa bahwa kesalahan yang ku buat itu kayak bener2 kesalahan besar
padahal aku sudah mencoba memperbaiki
aku selalu menyalahkan siriku sendiri terhadap kesalahan yang kalo dilogika itu mudah teratasi
i feel like unworth it
cape baanget punya otak gampang overthinking
punya waktu luang dikit aja, udah mikirin masa depan, udah mikirin hak yg blm terjadi, mikirin hal yang sebenarnya ga terjadi, mikirin kekurangan sendiri.
trus habis itu? kalo udh overthinking tantrum
sensitif, baperan
dan aku gatau gmn cara nyembuhinnya
i wanna show of my bad and my flaws, and my insecurity.
i hate myself, when
iam overthinking about something that hasn't happened yet, and
i dont understanding what happend of myself.
cuz,
i dont know,
what should i do for me to heal that
rindu butterfly era
kadang sakit hati itu datang dari orang paling terdekat kita, bisa keluarga, atau teman dekat, bahkan kekasih. mereka orang yang paling tau lemahnya kita. seketika mereka membuat kesalahan sekecil apapun akan tampak terasa begitu menyakitkan daripada orang lain yang melakukannya.
sudah berapa ribu kata maaf
dan sudah berapa kali kesalahan dimaafkan
indah nya saat bersama. dan saling memaafkan
wahai jiwa yang mengharap ketenangan.
tak kau rindu kah dengan malam yang gelap.
sunyi nya
hening namun menciptakan ketenangan
hanya ada suara jangkrik, kodok, dan terkadang sembari dengan rintik gemas hujan.
sampaikan pada malam tenang
mungkin kita akan berjumpa lagi.
dari aku yang mengharapkan ketenangan itu
jadi, lebih enak mana?. bertengkar lalu damai.
atau tidak bersama lagi?
Aku mungkin belum tahu arah, tapi setiap langkah kecil adalah bukti: aku masih memilih bertahan.
Dan itu sudah cukup untuk hari ini. 🌙
Keseringan, yang aku sesali dari banyak berbicara adalah, rasa takut untuk dipahami. Aku tidak bersedia jika orang lain semakin melihat betapa aku begitu kecil, rapuh dan tak ada apa-apanya.
Luka-luka itu sejak awal milikku seorang, jadi tak perlu ada yang melihat kedalamannya.
apa yaa, makan enak, uang gajian alhamdulillah setian bulan masuk. pacar ada, temen alhamdulillah masih ada yang bisa di curhati. tapi kenapa ya, apa yang buat aku masih punya pikiran untuk "kalo aku mati aja gmna ya" kenapaa ya, what's wrong with me?, keknya ada yang salah, tapi apa. aku aja gatau knpa aku kaya gini
tekanannya terlalu kuat
bisa ga aku rehat sejenak
jangan ganggu dulu bisa?
jika memang tak ada gunanya
maaf ku haturkan, dan hempaskan aku
aku akan lebih, senang jika tak berurusan lagi dengan itu
kepada hujan kuungakap karsa
sebuah rasa yang sunyi, namun di dampingi berisiknya gemercik
sunyinya rasa tak mampu menyamakan dengan pikiran
bisingnya hampir menyaingi gemercik malam ini
hasrat untuk pergi, namun takut dengan air yang jatuh
bukan, bukan hasrat ingin pergi.
namun ada rindu yang ingin dialihkan oleh perempuan ini. kenapa?
"aku tak suka rindu, ia membuat mataku berair, menciptakan rasa yang tidak nyaman. mana bisa ku nikmati rindu?"
ketika terlalu larut dengan kehampaan mu
ketika selalu mencari apa yg tak kamu punya
makan tidak akan ada puas di dalamnya
aku selalu menunggu pertemuan itu kembali
setiap setelah pertemuan itu terjadi
aku selalu menunggu pelukan hangat nan manis itu
selalu trbesit untuk aku membayangkan kepulangan dengan pelukan hangat itu
selalu menunggu, dari hiruk pikuknya dunia
dari lalu lalangnya orang yang mengejar dunia
di celah istirahat yang sebentar
jadilah selalu tempat pulang ku