Apa yang salah?
Wahai puan, mengapa susah sekali matamu terpejam?
Kesalahan sebesar apa yang telah kau lakukan sehingga kau nampak begitu gelisah dan kewalahan?
Oh, apa jangan-jangan kau jadi mencuri sepotong senja yang kau rencanakan waktu itu? Iya, sepotong senja yang kau ceritakan padaku saat hari mulai dipeluk malam. Saat itu kau bilang bahwa senja sore itu begitu indah. Deburan ombak yang mengiringinya, sepasang burung yang sedang berkasih di ujung ranting pohon yang entah apa jenisnya. Warna jingga mulai memerah, Matahari mulai tenggelam. Sesekali kapal nelayan melewatinya. Astaga, itu adalah senja terindah yang pernah kau lihat, katamu. Kau pun berkata lagi; kau ingin mencurinya, memberikannya pada seorang laki-laki berkacamata di sudut perpustakaan yang kau temui beberapa tahun lalu...........










