Hilang Arah
Selama ini selalu mengalah, seharusnya ku bisa mencapai apa yang ku inginkan saat itu, tetapi aku harus mengikuti keinginannya, yang membuatku harus mengubur semua mimpiku.
Saat aku memiliki mimpi lain yang ingin ku wujudkan, lagi lagi dia membuatkan harus mengubur mimpiku untuk yang kesekian kalinya.
Setelah hari itu, aku mencoba untuk tidak banyak bermimpi, menjalani hari tanpa berharap pada apapun dan siapapun lagi. Namun, semakin ku jalani, harapan-harapan itu pun muncul kembali. Membuatku ingin mengejar lagi mimpi-mimpi yang ingin kucapai.
Namun, hari ini kau kembali meruntuhkannya dengan kata yang tak seharusnya kau katakan. Bukan tentang seberapa besar nominal yang kudapatkan, tetapi ada tanggung jawab yang sudah semestinya aku jalankan.
Besar kecil nominal tak selayaknya dijadikan alasan untuk ku tidak bertanggung jawab atas apa yang sedang ku jalani saat ini.

















