PAHAM MAKSUDNYA?
Bang, ada yang lebih menarik dari itu. Menurutku, sebenarnya rasa kopi nomor sekian, kenikmatannya ada pada percakapan diantara tegukan.
Apalagi obrolan yang bikin kita lupa ada kopi hangat di atas meja.
cherry valley forever
todays bird
macklin celebrini has autism
No title available

JVL
Three Goblin Art
Mike Driver

Origami Around
YOU ARE THE REASON

tannertan36
$LAYYYTER
One Nice Bug Per Day

oozey mess
Jules of Nature
h
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Lint Roller? I Barely Know Her

⁂

No title available

blake kathryn

seen from Australia

seen from Singapore
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Vietnam
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from South Africa
seen from United States
seen from United States

seen from Australia

seen from United States

seen from Italy

seen from Yemen
@an-empty-canvas-blog1
PAHAM MAKSUDNYA?
Bang, ada yang lebih menarik dari itu. Menurutku, sebenarnya rasa kopi nomor sekian, kenikmatannya ada pada percakapan diantara tegukan.
Apalagi obrolan yang bikin kita lupa ada kopi hangat di atas meja.
Your future pharmacist 🎓
one of greatest treasure: FRIENDS 💞
Tapi,
pada kenyatannya jika kamu pada akhirnya memilih,
dan pilihan itu bukan aku, hingga kita benar-benar harus berhenti, jika kamu mendengar bunyi gemeretak, sudah dapat dipastikan itu hatiku yang retak dan berserak.
Semua sibuk mencintai hujan. Lupa akan awan yang rela sebagiannya menghilang.
Gitu kan? (via sundarirespati)
Aku mendengarmu. Aku mendengar kalian. Saling berteriak. Saling bertukar cacian. Saling menyalahkan. Padahal mungkin, tak ada satupun dari diri yang benar.
Gelap? Bukan.. kita hanya melihat dari sudut pandang yg berbeda. Mendekatlah, agar nyala itu tampak di matamu. Pekat? Bukan.. kita hanya menyelam dari rasa yg berbeda. Mendekatlah, agar jernih itu tampak di hadapmu.
Menurutmu kita ini apa? Berdampingan jalani hari tanpa jeda. Tapi hampa bagai tiada.
Tenang kau bilang? Justru biru membuatku mengawang akan kenangan pilu yang menggenang.
Lemah?
Masalah itu datang untuk menguatkan. Masalah itu datang untuk mengajarkan kita bagaimana caranya tetap tersenyum dan bersyukur. Sebagaimana seseorang yg aku pun tak mengetahui namanya berkata, "ujian itu ada saat kita mau naik kelas". Jadi ini sama. Masalah itu datang karna dirasa kita sudah mampu naik kelas. Jadi jangan malu menangis. Jangan malu karna khawatir dicap lemah. Tak apa. Menangislah. Menangis sampai kau merasa cukup kuat dan masalah malu untuk menghampirimu.
...
——
Aku bukan perempuan seperti itu, yang manja minta kau temani berharap punya waktu berdua bersamamu.
Aku bukan perempuan seperti itu, yang akan kepo tak habis habis tentangmu saat ada yang bilang kamu menaruh hati padaku.
Aku bukan perempuan seperti itu. Yang akan menghubungimu karena sebuah nomor telfon yang kau selipkan di saku pakaian yang kau berikan untukku lewat seorang teman.
Aku bukan perempuan seperti itu, yang akan senyum-senyum bahagia saat kau lempar kepadaku kode kode yang semua orang juga tahu arahnya kemana.
Aku bukan perempuan seperti itu, yang bangga ketika kau berkata pada semua orang bahwa kau suka padaku tapi justru tak kau beritahu, aku.
Aku bukan perempuan seperti itu, yang mencoba mengujimu dengan menolak itikad baikmu.
Aku bukan perempuan seperti itu, yang tersipu saat kau sebar kalimat indah sastrawi, sengaja tanpa nama, tapi mirip mirip seperti yang kualami.
Aku bukan perempuan seperti itu, yang kau anggap hebat dan memiliki berbagai kriteria untuk menjadi pendampingmu.
Tapi aku juga bukan perempuan seperti itu.
-Jog-jkt- 00.54
——
“Han, boleh dak aku titip tulisanku di tumblrmu?” “Eh?” “Iya, jadi aku nulis sesuatu, tapi aku titip ngepostnya di tempatmu. Boleh dak? ” “…ya, boleh…”
Begitu. Jadi, tulisan diatas bukan punyaku, juga bukan buatmu Mas. Tenang, itu tulisan titipan. Semoga tulisannya sampai ke tujuan.
There are no things that heartbreaking than, Missing home. As always.
tapi ini beda. mungkin kamu belum paham. tak apa. terimakasih teruntuk kamu. rasa sakit ini, seru.
jarak itu bukan diukur, tapi dirasa
Sundari Hana, buleknya Kirana
siapa sangka ternyata perasaan memang bisa bertahan bahkan menguat hingga bertahun-tahun lamanya?
Citraning ‘eilwa’ Sambadha
7 to 7
Well, I do miss my 7 to 7 life.
When people really care.
When people really know.
When people laugh with you, not laugh about you.
When people talk to you, not talk about you.
When people really lve.
When people think about “us”, not about themselves.
When people also listen, not only speak.
When people cry along, while one of them’ve been hurt.
When people know the reason why I’ve been quiet.
When people gave me hug.
When people wipe my tears off.
When I used to be me.