#NowPlaying You Can't Hurry Love by The Supremes
No title available

oozey mess
Misplaced Lens Cap
🩵 avery cochrane 🩵
No title available

No title available
h
Doug Jones
art blog(derogatory)
The Bowery Presents
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Noah Kahan
Cosimo Galluzzi
Cosmic Funnies

titsay
official daine visual archive

Jar Jar Binks Fan Club

izzy's playlists!
Sweet Seals For You, Always

Kiana Khansmith
seen from South Korea
seen from Bangladesh
seen from Bangladesh
seen from Pakistan

seen from China
seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Vietnam
seen from United States

seen from South Africa

seen from United Kingdom

seen from Canada

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Egypt
seen from South Africa

seen from Colombia

seen from Vietnam
seen from Türkiye
seen from United States
@andi-yuktipada
#NowPlaying You Can't Hurry Love by The Supremes
"Poor man wanna be rich, rich man wanna be king. And a king ain't satisfied, till he rules everything" - Bruce Springsteen
Dalam sejarah peradaban manusia ada sekitar 5000 an tuhan dan dewa yg pernah disembah manusia, jadi apa yg membuatmu begitu yakin tuhanmu paling benar dari 4999 tuhan lainnya ??
[Contender Mindset] The Samurai
Suatu ketika dalam pelariannya seorang jenderal perang bertemu dengan seorang pendeta sakti disebuah desa terpencil
" Maha Sakti, mohon kesediaannya untuk memberikan hamba kekuatan agar dapat menaklukan musuh-musuh hamba" sujud sang jenderal. Dengan suara yang berat sang pertapa menjawab, "Jenderal, bukan saya tidak mau membantumu. Namun ada hal yang lebih penting dari sekedar membangkitkan kekuatanmu." "Sesungguhnya usia mu tidak akan lama lagi. Takdir mu sangat pendek, engkau akan mati menyedihkan di pembaringan karena suatu penyakit. Tentu sungguh berat bagi kesatria seperti kamu. Lebih baik kamu manfaatkan sisa waktumu dengan baik agar sejarah tidak melupakan namamu" Ucap sang pertapa sambil mengakhiri percakapan.
Sejak saat itu, tanpa mau membuang waktunya yang tinggal sedikit, hari demi hari sang jenderal habiskan di medan perang. Ia maju dengan berani di baris terdepan. Tanpa rasa takut ia bantai semua musuh yang menghadang. Ratusan perang telah ia menangkan dengan gagah. Hingga tahun demi tahun berganti, sang jenderal semakin termasyur. Reputasi, keberanian dan keperkasaannya ternama seatero negri.
Namun ada satu hal yang mengganjal dalam hatinya, yaitu penyakit ramalan sang pendeta yang membawa maut untuk hidupnya . Untuk mencari ketenangan batin, maka ia pun kembali ke desa tersebut untuk menemui sang pendeta. Amat disayangkan, sang pendeta tersebut telah meninggal dunia setahun yang lalu. Untungnya sebelum wafat sang pendeta menitipkan sepucuk surat untuk sang jenderal. Dengan perasaan campur aduk, perlahan sang jenderal membuka surat tersebut dan membacanya
" Jenderal, saya tahu hari dimana kamu kembali lagi kemari akan datang. Ketika kamu baca surat ini, saya sudah pergi ke alam lain. Jenderal satu hal yang ingin saya beritahukan padamu adalah, bahwa ramalan tentang penyakit mu tidak lah benar. Itu hanyalah KEBOHONGAN belaka. Namun saya percaya, saat ini kamu telah menjadi orang lain yang tidak akan dilupakan sejarah. Selamat!"
Membaca hal tersebut, sang jenderal sangat bahagia. Tak lupa ia pun bersujud syukur dan berterimakasih kepada sang pendeta yang telah ada di alam sana Dan Sejak saat itu sang jenderal yang gagah pun tidak lagi berada di garis depan peperangan. Masa jayanya kembali berputar ke hari-hari yang dipenuhi ketakutan dan pelarian dari satu daerah ke daerah lain Menjadi pemenang seringkali membuat kita ketakutan dan terbeban. Penantang akan fokus pada kerja keras hari ini dan berserah atas hasil yang akan diperoleh
Apakah anda penantang atau pemenang?
24 Maret 1975, Ronde ke 9 Muhammad Ali tampak gusar, Chuck Wepner masih bertahan bahkan berhasil menjatuhkan dirinya untuk pertama kali. Meskipun akhirnya sang juara berhasil menaklukan Wepner di Ronde ke 15, namun pertandingan tersebut mampu membuat seorang Sylvester Stallone terinspirasi melahirkan tokoh film legendaris Rocky Balboa setahun kemudian.
Tapi tidak banyak yang tahu bahwa Stallone bukan terinspirasi oleh kegagahan sosok Ali diatas ring, melainkan Chuck Wepner yang terus dengan gigih bertahan sepanjang pertandingan, menahan hujaman pukulan demi pukulan. Jatuh, berdiri lagi, jatuh berdiri lagi. Sosok tersebutlah yang akhirnya ia tanamkan pada karakter Rocky Balboa.
Sosok Rocky memang bukanlah sosok petinju unggulan dengan keterampilan kelas dunia. Rocky digambarkan sebagai petinju underdog yang mengandalkan kegigihan dan kerja keras untuk naik ke atas ring. Babak belur, tidak menyerah dan mengalahkan lawan-lawannya
Menjadi sosok elite, penuh cahaya nan glamor tentu sangat menggoda kita sebagai manusia. Namun jangan lupa, hal tersebut juga sangat memabukan. Sederet seminar sering mengajarkan kita bagaimana memiliki mindset juara. Namun tidak pernah / jarang yang mengajarkan bagaimana memiliki mindset sebagai penantang.
Penantang adalah sosok yang selalu bekerja keras, karena ia sadar, ia bukanlah unggulan. Sadar jika dirinya mungkin tidak memiliki talenta sebesar sang juara. Sehingga ia terus berusaha mencari cara-cara baru yang penuh ketidakpastian. Nothing to loose karena memang sudah dibawah :)
Menjadi pemenang dan besar sering membuat seseorang lengah, jumawa dan bahkan takut kalah. Menjadi penantang berarti membuat anda melepaskan beban dan menyerahkan hasil pada usaha serta kerja keras.
Paul Stoltz, 1997 bahkan membuat istilah yang bagus ketika memperkenalkan konsep Adversity Quotient, sebuah konsep yang mengukur ketangguhan seseorang ketika menghadapi cobaan. Stoltz memperkenalkan 3 tipe manusia berdasarkan ketangguhannya menghadapi cobaan. Yang pertama adalah mereka yang menghindari cobaan yang disebut QUITER. Tipe kedua disebut CAMPER adalah mereka yang berani menghadapi cobaan yang masih dalam kendali mereka, mereka berhenti dan menolak mencoba tantangan yang lebih besar. Dan yang terakhir adalah CLIMMBER mereka yang terus mencoba mengatasi rintangan-rintangan yang terus muncul di hidup mereka. Set the new height and raise the bar sehingga mereka meraih hal-hal luar biasa dalam hidupnya
Seorang climmber bagi saya adalah seorang penantang, sedangkan Winner seringkali terjebak menjadi Camper. Ini membuat saya paham mengapa Stoltz menggunakan kata Climmber (pemanjat) dibandingkan Summiter (orang yang berhasil sampai puncak).
Menjadi pemenang berarti anda fokus pada hasil, sedangkan menjadi penantang anda fokus pada proses sebelum hasil. Siapapun anda hari ini, menjadi penantang memberikan kendali lebih banyak bagi hidup anda
INFOGRAPHIC: How the millennial generation will transform the economy – based on research from Goldman Sachs
Yo lanjut soal #diskon
Kmrn uda kt obrolin ada 3 gaya perusahaan/brand waktu buat #diskon dlm pandangan saya
Tulisan kemarin bisa diliat di http://andi-yuktipada.tumblr.com/…/136085…/discount-attitude
Skrng kt bahas gmn cara mereka yg MENURUT saya wise memberikan diskon
Bisa saja berbeda, tp krn anda sedang baca tulisan saya, jadi inilah versi saya ! Hahahahah
Nah, jika anda pikir diskon yg besar adalah yg paling ampuh. Anda ngaco (versi saya lohh)
Bener sih, dalam hampir setiap situasi diskon yg besar sangat tempting. Tapi dr sisi perusahaan anda suffer bukan?
Bukankah diskon itu adalah insentif bagi customer supaya mereka beli produk anda ?
Jadi, analisa tujuan anda ngasih diskon. Apakah untuk nge boost penjualan pada situasi tertentu atau untuk melebarkan pangsa pasar?
Kalau alasannya adalah melebarkan market segment, ya bukan diskon. Tapi turunin harga anda atau masukin fighting brand dgn harga yg lebih murah, dsb
Ingat, diskon itu temporer bukan permanent. Kalau permanent jadinya kaya tipe nomer 1 tadi. FAKE PRICING!
Sedangkan untuk memperlebar segment market. Anda butuh movement yg memberi hasil permanent bukan? Betul?
So jadi apa? menurut saya, diskon yg bagus itu hrs ada unsur kejutan.
Jika diskon sudah ketebak, maka diskon uda keilangan greget nya
Diskon yg bagus hrs ditunggu, dinanti dan diserbu ketika dibuat
Caranya? Pilih moment yg pas. Beri jeda, buat penasaran. Dan lakukan berulang
Tapi ingat jgn over utilize, nanti ilang lg greget nya
Bahkan beberapa perusahaan membuat diskon nya seolah2 menjadi personalize.
"Khusus untuk anda yg setia", "khusus untuk anda, yg br pertama pakai produk kami"
Benarkah itu customize dan personalize ? Gak juga, seharusnya ada template nya, ada prosedurnya
Tapi sangking hebatnya, anda gak sadar. Anda surprise! Kok bs sih saya yg dikasih. Duh baik bener ya....
Diskon yg bikin kejutan, biasanya lebih ampuh dari diskon yg sekedar besar.
Diskon apa saja yang bisa bikin kejutan? berikut beberapa contohnya
pertama diskon dari produk yg gak pernah diskon,
kedua, diskon yang ada unsur fun atau gamification nya
Ketiga, diskon yg ada batansanya (tp betulan terbatas ya). Mainkan sisi greedy dari setiap manusia
Nah, anda yang mana?
Discount Attitude
1. In the mood buat nulis tentang #diskon.
2. Karena ini spontan aja, maaf maaf kalau isinya liar, gak terstruktur alias berantakan
3. Se-engganya saya liat ada tiga tipe brand dalam ngasih promo diskon
4. Yang pertama. Selalu diskon sepanjang masa. Kapan pun dimana pun mereka pasti diskon!
5. Rugi? Gak loh! Kalau di perhatikan, sebetulnya apa yang mereka lakukan adalah strategy yg sy sering sebut sebagai fake pricing
6. Misalnya sebuah brand kemeja, harga normal adalah IDR 300.000, dan sepanjang tahun mereka diskon 40% Berarti sekitar IDR 180.000
7. Customer pikir “wah lumayan, diskon nya besar!” padahal sebetulnya ya harga normal mereka memang IDR 180.000
8. Agar tidak ketahuan, diskon biasanya mereka buat berubah-ubah naik turunnya, tapi batas bawahnya ya pasti harga normal mereka
9. Supaya lebih meyakinkan, dicarilah tema-tema tertentu. Dan seringkali gak nyambung alias dibuat-buat
10. Hari ulang tahun perusahaan lah, sabtu ganteng lah, selasa cantik, promo minggu gajian, dsbnya
11. Jelas tipe ini sering gak peduli sama intangible asset mereka seperti brand dan reputation.
12. Brand mereka akan selalu “murahan” (bukan murah ya) dan dianggap penipu
13. Celakanya mereka pikir hanya itu yg mrk korbankan, padahal dalam sebetulnya metode begini akan di-ignore pasar juga
14. Pasar udah tau akal-akalan mereka, sehingga kalaupun mereka tertarik, bukan karena diskonnya. Bagi mereka diskon itu dianggap ga ada
15. Pernah nonton dong, acara TV shopping yang dulu sedang marak? Diskonnya bombastis
16. Sebuah alat inovatif yang segala bisa seharga IDR 5.000.000 dijual promosi seharga IDR 750.000 masih bonus accessories senilai IDR 500.000 Edan!
17. Anda percaya? Anda langsung angkat telpon dan yakin bahwa ini kesempatan langka? Dulu iya sih. Sekarang enggak lagi!
18. Tipe kedua adalah tipe yang anti diskon sama sekali. Bagi mereka diskon berarti kalah!
19. Gengsi brand semacam ini tinggi sekali. Umumnya perilaku seperti ini dimiliki beberapa brand premium
20. Saya pernah menangani sebuah brand dengan perilaku seperti ini. Mereka merupakan market leader di industry nya.
21. Mereka adalah brand termahal dikelasnya dan juga salah satu brand tertua di market Indonesia
22. Problemnya, slow moving stock (kalau tdk mau dibilang deadstock) mereka mengerikan! Semua ditumpuk dan dibiarkan begitu saja
23. Dari tahun ke tahun deadstock ini dijadikan barang “sumbangan” untuk stakeholder perusahaan. Jadi alat barter untuk beberapa transaksi
24. Padahal masalah itu bisa diselesaikan, kalau saja mereka dengan cermat menjalankan program diskon berkala
25. Barang yang memang kurang baik kinerja nya yah dihabiskan, di flush, dibuang dengan diskon.
26. Tapi nyatanya selama puluhan tahun berdiri. Brand tersebut hampir tidak pernah melakukan program diskon!
27. Ada perasaan malu,kalah dan payah ketika melakukan diskon
28. mereka berpegang pada teori bahwa brand yang kuat tidak perlu diskon!
29. Customer segment yang SES nya tinggi tidak terpengaruh diskon
30. Yakin? Saya sih engga. Hehehehee. Everybody loves diskon, termasuk orang kaya.
31. Orang dengan SES rendah? They need discount to buy your product. But Rich man, they really love discount
32. Yah memang ada beberapa produk di market, yg memang tidak pernah akan memberikan diskon. Karena memang karakteristik industrinya tidak memungkinkan. Atau regulasi melarang
33. Tapi secara umum, sebetulnya taktik diskon bukanlah taktik taboo yang tidak boleh gunakan
34. Nah yang ketiga?ya bisa ditebak. Brand ini adalah mereka yang menggunakan taktik diskon dengan wise dan elegant
35. Nah supaya gak jadi anti klimaks, next kt obrolin ya, apa yang mereka lakuin
36. Selamat liburan yang udah libur. Dan selamat kerja buat yang masih kerja
Re-Thinking Resolutions
1. Sebentar lagi tahun baru. Ritual apa yang sering dilakukan orang tiap tahun nya?
2. Kalau anda bilang new year eve dinner. Anda benar. Kalau anda bila pesta gila di penghujung tahun. Bisa jadi iya
3. Tapi kali ini saya pengen cerita soal new year resolutions atau target2 yang mau anda capai tahun depan
4. Sebagian besar dari anda pasti pernah (paling tidak sekali) membuat new years resolutions. Ya begitu juga dengan saya.
5. Bahkan kalau boleh jujur, sy nulis new year resolutions sejak 15 tahunan yang lalu..kira kira kelas 2 smp lah. Usia saya? Hitung sendiri ya hehehe
6. Issue nya disini sebetuonya bukan anda buat resolutions atau tidak. Tapi apakah resolution itu anda kerjakan?
7. Kalau anda kerjakan, apaka resolutions itu berhasil?
8. Berbagi pengalaman, sy pribadi banyak yg berhasil namun banyak jg yg engga.
9. Misalnya resolusi untuk punya berat badan yg ideal. Jujur itu resolusi lebih dari 5 tahun yg lalu. Berhasil?
10. Boro2, berat saya naik malah! 2 tahun terakhir berat saya naik 25kg. Surplus! Gila!
11. Tapi anehnya, kalau itu adalah resolusi dr 5 tahun terakhir dan sampai hr ini gak nyampe2. Berarti ada yang salah dgn resolusi saya
12. Nah mari kita obrolkan. Kenapa resolusi itu jd gak berguna
13. Pertama, resolusi hrs disusun berdasarkan grand design hidup
14. Artinya, resolusi adalah pecahan goals hidup anda yg dibuat pertahun.
15. Jadi misalnya kalau impian hidup anda adalah menjadi seorang yg terdidik dan itelektual dibidang tertentu.
16. Maka resolusi tahunan mungkin adalah menyelesaikan studi2 terkait dengan bidang tersebut
17. Kalau anda kepengin jadi orang milyader, maka resolusi anda harusnya dibuat mengarah kesana tiap tahunnya
18. Jangan sampai impian hidup kemana, resolusi jalan kemana. Gak nyambung
19. Kedua, resolusi belum tentu harus mencakup seluruh aspek kehidupan
20. Anda tentu pernah dengar atau baca bahwa hidup itu harus seimbang, aspek finansial, spiritual, sosial, kesehatan dan intelektual misalnya
21. Ya saya setuju! Tp belum tentu berarti dlm satu Tahun anda harus mencapai semuanya.
22. Target keseimbangan hidup adalah target jangka panjang. Target yg bersifat utopis yg akan terus dikejar sepanjang hidup
23. Sedangkan seringkali dalam tahun2 tertentu fokus hidup anda tidaklah memungkinkan untuk mengejar semua bebarengan
24. Dalam hidup anda harus seperti badut yg bermain juggling bola.
25. Lempar aspect satu tangkap yg lainnya. Lempar lagi dan tangkap lagi
26. Berusaha menangkap semua aspect kehidupan. Seperti berusaha menagkap semua bola dalam juggling
27. Coba pelajari, hampir setiap pencapaian besar di dunia, dilakukan oleh orang yg (awalnya) hidupnya gak seimbang.
28. Jadi, mungkin tahun depan target anda adalah karir atau bisnis, maka mungkin ada jam tidur yang harus anda korbankan (kesehatan) ada saat-saat arisan yang harus anda lewatkan (sosial)
29. Ketiga, pecah resolusi tersebut jadi action plan 6 bulanan atau bulanan atau bahkan mingguan jika perlu.
30. Kalau gak begitu, jangan heran kalau ujung ujung nya gak nyampe juga resolusinya
31. Misalnya, ingin turun berat bada 15 kg tahun depan. So berarti anda harus turun sekitar 1 Kg lebih per bulannya
32. what’s your action plan? bisa gak kalau action plannya adalah olahraga seminggu sekali.
33. Make sense gak? anda yang putuskan sendiri
34. Dan terakhir, buat resolusi yang personal dan bermakna alias jangan ikut-ikutan orang lain
35. mentang-mentang, kata sukses lagi in and sounds good. Anda ikut-ikutan nulis tanpa punya tahu definisinya
36. Personal dan bermakna juga berarti itu adalah resolusi yg worth to die for bagi anda
37. nah, mari pikir ulang resolusi anda. Apakah resolusi tersebut nyambung dengan grand design hidup anda?
38. Apakah anda berusaha mengejar semua aspek kehidupan dalam resolusi tahun depan?
39. Dan terakhir, apakah resolusi tersebut adalah hal yang benar-benar penting bagi anda?
40. Anda yang bisa menjawab : ) sampai jumpa tahun depan
#KataHati, Kawan Lama Yang Jarang Dikunjungi
1. Coba tanyakan, pada orang bijak jaman dahulu. Ketika bingung tak tentu. Apa yang harus dituju. Apa yang patut ditiru? 2. Jawaban umunya adalah, dengarkan hatimu. Dengarkan #Katahati mu 3. Saya tidak tahu apakah nurani itu sama dengan kata hati atau dorongan hati. Tapi kata hati sering kali dianggap sebagai bisikan kecil yang membantu mencari tahu apa yang engkau mau 4. Pertanyaannya, apakah kata hati selalu tepat? Apakah kata hati tidak pernah salah? Bagi saya belum tentu 5. Kata hati seseorang sering kali sangat bergantung dari beberapa faktor seperti nilai-nilai sadar yang ia anut, pengalaman masa lalu dan lingkungan 6. Saya teringat sebuah acara investigasi di tv yang menwawancarai beberapa terpidana mati. Mereka terdiri dari psikopat, serial killer dan teroris 7. Bertanya soal nurani dan kata hati pada seorang psikopat hasil nya bisa berbeda. Psikopat pertama menjawab dalam hati kecil ia sangat menyesal, karena ketika itu dia khilaf dan dibawah pengaruh bisikan "goib" 8. Sedangkan pernyataan narasumber kedua berkata sebaliknya, ada rasa puas ketika mengiris iris tubuh korbannya. Ada kesenangan psikologis disana. 9. Disini ada dua kata hati yang bicara. Satu berisi penyesalan, kedua berisi adiksi penuh kesenangan 10. Contoh lain adalah kasus prostitusi yang sangat marak. Masyarakat mengatakan bahwa para PSK tersebut adalah korban dari kerasnya ekonomi kota 11. Namun sebuah pernyataan Gubernur Jakarta, Ahok yang kontroversial. Sangat sepaham dengan saya. 12. Bagi saya masalah prostitusi sekarang bukan lagi soal ekonomi. Tapi masalah sosial dan budaya. Budaya rakus budaya instant mencari uang 13. Bagaimana bisa seoarang PSK yang ditarif 20 juta per kali kencan dikatakan memiliki masalah ekonomi? Bicara kelas yang lebih bawah. Coba saja survey kecil-kecilan. PSK gang Dolly, Saritem, Pasar Kembang. Apakah iya mereka adalah kaum miskin yang makan saja sulit? 14. Kalau mereka yang masi memegang smartphone dan tinggal di tempat yang teduh dikatakan korban kerasnya ekonomi bangsa. Bagaimana dengan para gelandangan, pemulung serta petani miskin di desa? 15. Yang terjadi sesungguhnya adalah masalah ukuran nurani dan kata hati yang berbeda. Bagi mereka seks bukanlah lagi hal yang sakral dan tabu. Melainkan semata-mata bagian dari alat untuk menghasilkan uang 16. Tanpa bermaksud skeptis dan menafikan kesulitan hidup mereka yang benar2 terpaksa terjun kedunia ini. Namun dalam kacamata saya, kegagalan membangun nilai dan budaya jauh lebih berbahaya dibanding kan kegagalan membangun ekonomi 17. Kembali ke pernyataan awal, nurani dibentuk dari pengalaman masa lalu dan nilai-nilai lingkungan sekitar. Yang mana nilai2 tersebut dibangun dari nilai dan kepercayaan kolektif yang disebut budaya bukan? 18. Nurani memang tidak dapat menunjukan pilihan yang benar. Namun nurani sering kali dapat merujuk kepada pilihan yang memberi kepuasan dan ketenangan hati 19. Jadi apakah betul2 harus dengarkan kata hatimu?
Tamu itu bernama Rohingya #Tamu
1. Entah apa salah bangsa manusia, belum genap satu bulan dari gempa susulan di Nepal. Isu kemanusiaan kembali menerpa bangsa #tamu 2. Ribuan manusia terombang ambing berbulan-bulan mencari pertolongan. Bukan untuk mencari peruntungan, namun sekedar mempertahankan nyawa #tamu 3. Tidak perlu menjadi pintar atau tahu apa yg sebenarnya terjadi dengan konflik rohingya #tamu 4. Tidak perlu tahu apakah ini ulah oknum buddhis atau pertikaian antara muslim buddhist disana #tamu 5. Tidak perlu tahu apakah ini adalah akibat karma buruk pengungsi #tamu 6. Yang pasti 3000 orang termasuk anak2, wanita dan orang tua. Terombang ambing 40 hari tanpa makanan dan air yg cukup. Dengan penyakit, luka dan kondisi sangat keletihan #tamu 7. Haruskah menjadi pintar dahulu untuk membantu mereka? Haruskah menjadi muslim dahulu untuk membantu? #tamu 8. Selamatkan mereka bukan karena rasa solidaritas sebagai muslim, namun karena mereka adalah manusia. #tamu 9. Meskipun telah mendapatkan himbauan pemerintah untuk tidak menampung warga rohingya, para nelayan traditional di aceh, tidak dapat membohongi nurani nya untuk membantu #tamu 10. Meskipun dengan perlengkapan dan kondisi ekonomi yang jg serba kekurangan, mereka menampung dan memberikan bantuan makanan dan pengombatan #tamu 11. Sekarang setelah malaysia dan thailand menolak keberadaan mereka. Pengungsi Rohingya bisa sedikit berlega. #tamu 12. Akhirnya pemerintah indonesia bersedia memberikan bantuan bagi mereka #tamu 13. Namun apa yg menjadi kekhawatiran saya bukanlah sampai disini. #tamu 14. Bantuan makanan dan kesehatan memang telah diberikan, namun apa yang seharusnya kita lakukan terhadap mereka? #tamu 15. apakah kita biarkan mereka jadi warga pendatang dan menetap di Indonesia #tamu? 16. Siapkah kita menerima kehadiran mereka? Seperti kita tahu, tanpa landasan kesatuan yg kuat. Pertikaian antar etnis menjadi agenda besar yg menanti #tamu 17. Baru saja berlabuh, pertikaian antar etnis dalam tubuh suku Rohingya telah terjadi. Rohingya Bangladesh dan Myanmar menyimpan bara dendam #tamu 18. Entah berapa ratus jiwa melayang dalam perebutan makanan untuk bertahan hidup diatas kapal #tamu 19. Dapat dibayangkan dendam serta traumatik seorang anak rohingya myanmar menyaksikan bagaimana ayahnya di bunuh oleh rohingya bangladesh, dan jazadnya di lempar kelaut #tamu 19. Meski tidak dapat dibenarkan, namun tindakan pembunuhan dan kekerasan dapat dipahami dalam situasi krisis dalam kapal. #tamu 20. Asas hukumnya pun ada. noodweer, dimana bahkan di negara barat. Kasus kanibalisme oleh survivor yg terdampar di sebuah pulau dapat diampuni #tamu 21. Sekali lagi masalahnya bukan di hari ini. Melainkan di masa depan. Siapkah kita menerima mereka sebagai bagian dari NKRI? #tamu 22. Jika saya ibaratkan, seorang pengemis terluka dan kelaparan di teras rumah kita. Alangkah baiknya jika kt bantu mereka dengan makanan dan pengobatan. #tamu 23. Lebih mulia lagi jika mereka kt beri tumpangan menginap untuk memulihkan kondisi mereka. #tamu 24. Namun ibarat seorang #tamu, kt tentu tidak bisa membiarkan mereka selamanya tinggal di rumah kita 25. Kecuali ikrar adopsi dan kebesaran hati tingkat tinggi kita miliki. Jangan lah sekali kali mencoba membiarkan #tamu tinggal terlalu lama dalam rumah
Cinta Tanpa Syarat (#Cinta)
1. Cinta tanpa syarat, percayakah anda? #Cinta 2. Jika hati yang ditanya jawabannya tentu percaya, meskipun berkala berkata sebaliknya #Cinta 3. #Cinta tanpa syarat bagi logika nampaknya sekedar konsep utopis semata. Konsep indah nan jauh disana. Tidak akan pernah tergapai dan jadi nyata 4. Orang bilang #Cinta tanpa syarat itu dimiliki orang tua, benar adanya? 5. Kalau iya, tidak akan ada ucapan "anak durhaka”, “anak kurang ajar”, “bikin malu keluarga"dsb dr mulut orang tua. #Cinta 6. Kalau iya, mengapa banyak juga orang tua yg mati matian memaksa anaknya hidup di jalan yang dipilih oleh orang tua? #Cinta 7. Alasannya demi kebaikan? atau demi kebanggaan? atau demi pemuasan ego sang orang tua? #Cinta 8. Kalau ada yg pendapat bahwa tdk semua orng tua begitu. Maka pernyataan #Cinta orang tua tak bersyarat harus. Diberi keterangan "syarat dan ketentuan berlaku" alias khusus untuk orang tua tertentu saja 9. kalau memang #Cinta orang tua itu tidak bersyarat, seharusnya berlaku hukum alam yg penuh kepastian. Universal dan tidak situasional. Seperti matahari yang selalu terbit di pagi hari. Tidak berubah 10. Tuhan. Apakah #Cinta Tuhan tak bersyarat? seharusnya iya. 11. Tapi apa yang ditafsirkan agama justru mengatakan sebaliknya. #Cinta 12. Ungkapan akan kemarahan Tuhan, tidak sesuai kehendak Tuhan, penghakiman dsbnya. Menunjukan bahwa Tuhan memiliki syarat #Cinta 13. Berada dijalan Nya maka akan selamat. Tidak berjalan di jalan -Nya akan binasa #Cinta 14. Agama justru memperkecil #Cinta Tuhan kepada manusia 15. Jadi sebenarnya adakah cinta tanpa syarat. Atau semata yg terjadi adalah hubungan transaksional semata 16. Bagi beragama, jika surga dan neraka tidak pernah ada. Apakah agama akan tetap menganjurkan kita berbuat kebajikan? 17. Sudahlah tidak perlu dijawab. Mudah-mudahan ini hanya ocehan seseorang yg terlalu mengandalkan akal, bukan mengandalkan hati Bandung, Kamar Tidur 6 May 2015
NETIZEN market the untold story (#NET)
NETIZEN market the untold story (#NET)
1. Lagi2 ingin ngobrolin topik yang uda sering diomongin, mudah-mudahan gak bosen #NET
2. Sama seperti middle class yang kemarin kt obrolin, netizen jg jadi kosakata laris para pebisnis #NET
3. Lagi2 sama seperti kemarin, sy tdk akan menyajikan data yg menggambarkan sebesar apa market netizen, silakan googling. Banyak disana #NET
4. Kali ini justru sy ingin ngobrolin kekeliruan yg sering dialami pemasar (saya sendiri) ketika mencoba menggarap segment ini #NET
5. Saya bukan ahli internet marketing atau digital marketing. Sy malah baru belajar soal ini. Sy marketer generalis doang. Kalau teman2 butuh opini ahli, stop membaca disini. Nanti saya kenalin ke ahlinya
6. Mari kita mulai, sejauh ini sy rasa paling enggak ada 3 kekeliruan pemasar dalam melihat segment netizen #NET
7. Pertama adalah, ketika kita melihat netizen adalah segmen pasar yang totally baru dan terpisah (separated) dengan segment offline #NET
8. Padahal kalau dipikir2, Netizen sebetulnya adalah konsumen offline anda yang ter-connect dan beraktivitas di internet #NET
9. Jadi jangan anggap kalau mereka adalah orang yang totally berbeda, padahal seringkali aktivitas mereka melibatkan cross platform. #NET
10. Misalnya, baru2 ini sy mengadakan FGD terkait dengan customer decision making pada product sport equipment & apparel.#NET
11. Hasil temuannya adalah, pelanggan ketika datang ke toko sering kali tidak sekedar datang tanpa informasi apa-apa. Mereka sudah googling sana sini untuk mendapatkan info lengkap. Pembelian mereka lakukan tetap di jalur offline
12. Namun lucunya, ada angka yang tidak kecil, beberapa segment brand tsb akan pergi mengunjungi showroom resmi dahulu dan melakukan pembelian di online store, karena dianggap produk lebih murah dsbnya #NET
13. Temuan ini tentu menjadi insight bagi marketer untuk menentukan berbagai keputusan marketing. Mulai dari harga, channel policy sampai ke placement iklan #NET
14. Kedua, social media dianggap sebagai solusi instant meningkatkan penjualan atau mendongkrak brand image #NET
15. Seringkali dalam diskusi dengan teman-teman pebisnis maupun marketer, ketika ditanya apa yang mereka lakukan untuk meningkatkan performa penjualan ataupun brandnya jawabannya lucu #NET
16. Jawabannya adalah, saya masuk di sosmed, twitter, facebook instagram. Lha, bukan itu yang saya maksud. Maksudnya di sosmed itu kamu nglakuin apa? #NET
17. sosmed itu bukan solusi, sosmed itu alternative channel. Lagi hot iya, low cost high impact? bisa jadi. Tapi sosmed itu sekali lagi bukan jawabannya. Apa yg anda lakukan di sosmed, itu solusinya #NET
18. Seperti channel lain, sosmed punya masalahnya sendiri. Alih2 mendongkrak performa, jangan2 sosmed malah bikin brand kita semakin terpuruk #NET
19. Kekeliruan terakhir adalah yakin bahwa netizen itu pasti terkonek dengan informasi dan netizen lain. Saya amini kalau dengan teknologi, setiap orang memilki akses yang lebih mudah. Tapi tidak semudah itu kenyataanya #NET
20. Contohnya, pernah gak anda kenal orang-orang tertentu yang mahir banget googling? pokoknya kalau dia yg cari, informasi itu pasti ketemu di google. Ahli banget mainin keyword. #NET
21. Padahal bukankah informasi itu berserak bebas di google, pertanyaanya kenapa ada orang2 tertentu yang dengan cepat bisa mencarinya dan ada yang kesulitan mencarinya. #NET
22. Nah ini berarti informasi yang katanya bisa di akses secara instant, belum tentu bs ditemukan. Seringkali informasi yang anda cari itu masih tersembunyi, terselip diantara trilyunan informasi lain. #NET
23. Contoh lain adalah sistem dropshipper. Anda tahu bukan? tidak tahu, boleh googling heheheeh (keyword: “Dropshipper adalah” #NET
24. Pertanyaannya adalah, bagaimana dropshipper seller yang tidak memiliki differensiasi sama sekali bisa survive? #NET
25. Mereka jual barang yg sama, dengan service yang rata2 sama juga, dengan foto yg tinggal comot dari seller pusatnya, dengan harga yang seringkali lebih tinggi #NET
26. Tdk jarang cara mereka berjualan juga tidak dengan etika yg baik, seperti spamming, junk dsbnya #NET
27. Kemungkinan yg terjadi adalah besarnya market netizen ini membuat celah-celah yg tidak terlayani oleh pemilik barang utama. Disinilah praktek dropshiper bisa hidup #NET
28. Nah kalau bgitu betul bukan? Bahwa tidak serta merta para netizen ini terhubung. #NET
29. Kalau memang informasi itu sangat transparan dan “se-instant” itu diakses. Maka habislah praktik per-caloan atau middle man. Bukankah dropship itu system calo online?
27. Nah kalau begitu. Apa kabar konsep2 differentiation , marketing by permission (Seth Godin, 2004) dan Marketing Ethics? Usangkah teori mereka? #NET
28. Saya pribadi merasa mereka tidak keliru, konsep dropshiper tadi diatas memang bisa tumbuh. Tapi pertanyaannya sejauh, selama dan sebesar apa? #NET
29. Bukankah tujuan marketing adalah menumbukan bisnis secara berkesinambungan (sustainable growth) ? #NET
Di depan air terjun hotel papandayan Bandung, 25 April 2015
Ramai ramai berebut Pasar Middle Class (#MD)
1. Sdh lama rasanya gak menulis tentang bisnis, hari ini sy ingin berbincang tentang middle class #MD
2. Topik middle class mungkin sudah menjadi topik generik dibicarakan, bahkan mungkin anda sudah bosan mendengarnya #MD 3. Tidak heran karena segment middle class terutama indonesia menjanjikan banyak kesempatan. #MD 4. Disini saya tidak akan banyak bicara soal data-data tersebut, anda bisa googling dan menemukan bagaimana pola pertumbuhan middle class di Indonesia #MD 5. Namun singkatnya, dengan meningkatnya discretional income (sisa uang yang tersedia setelah mereka membayar kebutuhan pokoknya) masyarakat, mengakibatkan gaya hidup seseorang berubah #MD 6. secara sosiologi, prioritas hidup, nilai-nilai serta pola interaksi seseorang sudah tentu tidak akan sama ketika masuk ke kelas menengah #MD 7. Apa yang dulu tidak penting, kini menjadi penting. Apa yang dulunya tidak bisa dibeli sekarang dpt dijangkau oleh khalayak. Apa yg dl aneh, kini menjadi pusat trend #MD 8. Intinya pergeseran tersebut memunculkan celah-celah peluang baru bagi pebisnis. #MD 9. Ada peluang, tentu ada ancaman atau tantangan sebagai pasangannya. #MD 10. Banyak sekali tulisan yang telah mengulas bagaimana manisnya middle class di indonesia, untuk itu tulisan ini akan menyoroti dari angle yg berbeda #MD 11. Benarkah perilaku ini betul2 manis seperti buah jeruk tanpa biji?#MD 12. Tanpa maksud mengecilkan hati anda sekalian, berikut adalah jebakan yang mungkin muncul apabila anda melayani pasar middle class #MD 13. Hyper Value Seeker, konsep value diartikan dengan mendapat hasil sebanyak-banyaknya / sebaik-baiknya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya #MD 14. Tidak heran jika restoran yang jadi favorit middle class adalah restoran yang mampu menyajikan porsi besar, rasa enak dan dengan harga yang murah #MD 15. Masalahnya, sering kali dalam pengembangan produk, ukuran, kualitas dan harga adalah fungsi trade off #MD 16. Dimana secara umum barang berkualitas memiliki harga mahal, begitupun sebaliknya #MD 17. Sehingga sebagai pebisnis tentu sangat sulit menentukan tawaran produknya. Apakah condong ke harga atau kualitas. #MD 18. Prahalad pernah menyinggung dalam Fortune in the bottom of the pyramid. Bahwa lower class adalah segment yang paling menguntungkan untuk dilayani #MD 19. Konsumen tipe ini tidak mengharapkan lebih, cukup kualitas ambang batas dan zero service.Bagi mereka yang terpenting adalah harga #MD 20. Sebaliknya pun demikian, dalam konsep the luxury marketing, segment affluent market, memiliki preferensi yg jelas. Produk yang berkualitas dengan preferensi image yang sesuai #MD 21. Memang bukan berarti segment luxury tidak menyukai harga murah. Namun sy percaya, everybody love discount. Rich guy love low price, Poor Guy Need a Low Price #MD 22. Bagaimana dengan middle class? Selama anda tidak bisa mengatasi jebakan trade off tersebut. Sulit menawarkan produk yang sesuai untuk mereka #MD 23. Tantangan kedua adalah karakter middle class yang seperti bunglon. Mereka adalah kaum yang masih sangat labil dalam berbagai hal. Mulai dari ekonomi sampai selera #MD 24. Bukan rahasia lagi, middle class market di Indonesia adalah kaum social climber, apa yang mereka pilih seringkali bukan karena pilihan pribadi mereka, namun apa yang menurut orang lain kerena dan nge tren #MD 25. Implikasinya, mereka adalah brand switcher yang rajin pindah2. Influencer mereka banyak dan seringkali tidak terindentifikasi. Mampukah anda mengimbangi kecepatan mereka? #MD 26. Namun jangan khawatir dengan tantangan diatas, Middle class merupakan market yang sangat besar sehingga possibility market tidak terlayani sangat besar. Seperti kita tahu ketika demand lebih tinggi dr supply maka posisi seller adalah game maker #MD 27. Optimisme berikutnya adalah barrier to entry yang relative mudah ke market middle class. Masuk ke luxury market anda wajib memiliki superior product dan untuk masuk ke lower end market, cost leadership #MD 28. Pertanyaannya how far can you go? Seringkali perusahaan lebih mudah menaruh posisi produk di pasar tengah. Dimana sasarannya tentu adalah middle class #MD 29. Nah masih berminat dengan pasar middle class? #MD
[MOVIE REVIEW #PK] ANDA BELUM TENTU BISA MENIKMATI FILM INI
1. Jika ditanya film 5 film terbaik yang pernah ditonton oleh saya sampai hari ini. Film Bollywood PK pasti salah satunya #PK
2. Film ini adalah film yg mempertanyakan ulang arti Tuhan, agama, kepercayaan dan tradisi manusia #PK
3. Tapi jangan takut, film ini memang lama, durasinya sekitar 3 jam. Namun saya jamin. Seru sekali! #PK
4. Ini adalah sebuah film serius yang dibalut dengan komedi yang luar biasa kocak #PK
5. Namun hati-hati, jika menonton dengan akal, tentu tdk sedikit yg tersinggung #PK
6. Tetapi jika anda menonton dengan hati, saya jamin sepanjang film anda akan tersenyum lebar #PK
7. Dan yang paling penting, sesudah menonton anda akan terganggu untuk merefleksikan semua kepercayaan yang ada disekitar anda #PK
8. #PK bercerita tentang alien berwujud manusia yg terdampar di bumi, dan tidak dpt kembali ke planetnya, karena controller UFO nya hilang
9. Dengan kepolosannya #PK berusaha mencari controller tersebut kesana kemari, bertanya kepada setiap manusia yg ia temui
10. Namun setiap menemui jln buntu, manusia yang ia tanyai selalu menyarankan dirinya untuk berdoa pada Tuhan, meminta pada Tuhan dan berserah pada-Nya
11. Dengan keluguannya PK berpikir, sosok Tuhan ini pasti sangatlah hebat. Ia dipercaya bnyk orng, dpt mengabulkan berbagai permintaan dan dengan investasi yang sangat kecil #PK
12. Investasi? Ya! PK menganggap setiap persembahan uang yg diberikan manusia pada tempat ibadah adalah biaya yg ditagih Tuhan untuk mengabulkan permintaan manusia #PK
13. Dgn kepolosan #PK mencari, siapa itu Tuhan, dan mngp manusia hidup dlm budaya kepercayaan yang sering kali adalah omong kosong
14. #PK adalah refleksi dr diri manusia yg kritis, yg terus mempertanyakan, terus mencari tahu dan terus mencari jawaban #PK
15. dimana seringkali agama tidak memberikan jawaban tersebut. #PK
16. Agama bersifat dogmatis, percaya saja, karena memang dr dl begitu kepercayaannya #PK
17. Tidak hanya agama, tp kehidupan kepercayaan manusia pada umumnya terus menjadi topic dalam film #PK
18. Meskipun menggunakan latar kondisi india, film ini dpt menggambarkan kondisi masyarakat kt yg jg penuh kepercayaan spiritual #PK
19. #PK adalah sebuah film bagus yang tidak akan pernah meraih penghargaan
20. #PK adalah sebuah fim luar biasa yang bahkan bs jadi dilarang peredarannya
21. #PK adalah film yg menginspirasi meskipun banyak orang yg mengharamkan keberedaannya
22. Bukalah hati dan kepala anda, maka anda bisa menikmatinya #PK
Tuhan, Agama & Manusia
1. Apakah anda percaya akan Tuhan dan agama? Jika pertanyaan itu dialamatkan pada saya, maka jawabannya adalah ya saya percaya pada Tuhan, tidak pada agama. Meskipun saya memeluk agama tertentu 2. Saya terlahir di keluarga keturunan china, dengan akar budaya yang cukup kuat. Sehingga tidak aneh jika saya terlahir sebagai seorang budhis. Besar di sekolah katolik membuat saya mengenal kasih kristus. Dan hidup dilingkungan muslim membawa saya saya mempelajari indahnya filosofi hablu minallah dan hablu minannas. Sedikit banyak saya juga sangat tertarik dengan konsep keseimbangan dalam hindu. 3. Saya berdoa dengan cara buddhis adaptasi gaya china, menggunakan dupa atau hio. percayakah saya pada ajaran buddha? Saya percaya. Namun percayakah saya terhadap agama? Rasanya tidak. 4. Bagi saya agama dalam konteks kehidupan modern sudah terdistorsi oleh berbagai hal dan kepentingan. Agama saya percayai adalah anak tangga yang dibuat manusia untuk menjangkau sang pencipta, sayangnya kebenaran dan ketulusan manusia tadi tidak dapat kita buktikan 5. Ketika kita dihadapkan pada hal hal yang ganjil dalam kehidupan beragama, para wali dan pemuka akan berkata, bahwa Tuhan bekerja dengan cara yang misterius. Tidak aneh kalau agama pada akhrinya bersifat dogmatis, percaya saja karena itu adalah bagian dari iman manusia. Pemikiran kritis dan nalar dalam memandang agama seringkali dipandang sebagai sikap mempertanyakan yang tabu 6. Sedihnya, saat ini tidak jarang agama dijadikan alat propaganda, kendaraan politikdan pembenaran akan suatu tindak kekerasan. Pada tataran yang lebih halus, agama digunakan sebagai jurang pembeda antar satu manusia dengan manusia lain. 7. Istilah manusia kafir dalam islam, manusia yang belum menerima Allah dalam kristiani dan manusia yang masih berada dalam jalan kegelapan dalam buddha, adalah sebagian kisah sedih kehidupan beragama 8. Berapa banyak anak manusia yang kehilangan kesempatan bekerja karena perusahaan menetapkan agama tertentu sebagai prasyarat. Berapa banyak pasangan kekasih yang harus rela berpisah karena perbedaan keyakinan. Sebagian malah terpaksa berganti keyakinan demi melangsungkan upacara buatan manusia juga. Sedih sekali! 9. Tuhan memang satu, kita sebagai manusia yang berbeda. Tuhan punya kasih yang maha luas. Manusia yang memberi batas. 10. HH Dalai lama pernah berkats, if I havd to choose between compassion and my religion, I will choose compassion. 11. ini bukan pernyataan sikap bahwa lebih baik tidak beragama namun menjadi orang baik. Karena sering kali pernyataan tersebut jugs menjadi excuse orang-orang yang tidak percaya agama namun merasa melakukan kebaikan dalam kesehariannya 12. Melainkan menempatkan agama lebih pada tempat yang sesuai dalam keseharian. Agama sebagai alat komunikasi untuk berhubungan dengan ilahi, bukan sebagai berhala yang bahkan melebihi Tuhan itu sendiri. 13. Agama adalah produk budaya, yang tidak lebih dari sekedar cara, bukan esensi dari hubungan kita dengan sang pencipta Lumbini Holy Garden, Nepal - 1 Maret 2015
Tentang #TUHAN
1. Sebenarnya ragu juga mau menulis topik ini, pasti banyak cibiran, hujatan, protes atau suara-suara sumbang lain 2. Tapi kalau dipikir lagi, seperti yang pernah saya sampaikan pada tulisan "Mengapa menulis?" saya menulis untuk diri sendiri, untuk aktualisasi diri, dan berdialog dengan pikiran kekinian saya. Agar saya yang akan datang memiliki catatan perjalanan pemikiran di masa lampau 3. Hari ini ingin sekali menulis tentang "TUHAN". 4. Topik tentang Tuhan, sering kali menjadi bahasan yang tabu atau dihindari. Mulai dari alasan bahwa hubungan dengan Tuhan adalah hubungan yang bersifat sangat pribadi, hingga alasan sensitifitas dalam keragaman (takutnya, perbincangan tentang Tuhan, menyentil pihak-pihak tertentu yang tidak sepaham) 5. Bahasan tentang Tuhan ini diambil dari sudut pandang saya semata, bisa salah, bisa tidak setuju, bisa marah, bisa tersinggung, silakan. Saya tidak mau ambil pusing. Jika tidak bisa menerima perbedaan pemikirian, silakan hentikan membaca di point ini. Hehehehe 6. Sebuah buku tua yang cukup ruwet, tebal dan pusing karya Karen Armstrong berjudul "Sejarah Tuhan" menjadi sebuah alasan keberadaan Tuhan dalam logika manusia yang rasional. Katanya, sosok Tuhan itu ada karena manusia membutuhkan sosok tak kasat mata untuk menjadi tumpuan, harapan dan sumber dari segala sumber. 7. Dari dulu memang sosok Maha Segala ini telah menjadi banyak pertanyaan dari sana sini. Bahkan dalam era Perang Dunia dulu, ketika Nazi menancapkan paham nya di muka bumi, dengan keji mereka menanamkan kepercayaan akan ketiadaan sosok Tuhan 8. Suatu ketika disebuah sekolah di desa, tentara Nazi meminta murid-murid yang kelaparan akibat perang untuk memejamkan mata dan berdoa meminta makanan. Selesai berdoa, murid-murid tersebut diminta untuk membuka matanya dan ditanya apakah ada bantuan makanan dari Tuhan diatas meja? Tentu saja tidak ada. Sekali lagi murid-murid diminta menutup mata, dan diminta untuk menyebutkan janji setia pada Nazisme, dan ketika membuka mata mereka menemukan potonga roti yang dapat mengenyangkan perut mereka. Dengan cara itu mereka berusaha melakukan brain wash akan ketiadaan sosok Tuhan 9. Di lain sisi, banyak juga yang mencoba menafikan keberadaan Tuhan dengan berbagai teori keberadaan alam semesta ini. Bahwa semua ini ada karena reaksi energy dan kimia yang terjadi. Ada yang mencoba menalarkan, bagaimana sosok suci mampu berjalan diatas air, mampu mengubah air menjadi anggur, mampu lahir, mencapai kesempurnaan, dan wafat di hari dan tanggal yang sama. Dan tentu saja tidak mereka tidak akan pernah menemukan jawabannya 10. Sebuah pelajaran bagus saya dapat dari perkataan guru Agama saya ketika SMU (kebetulan saya bersekolah di sekolah Kristen), beliau mengatakan, bahwa agama adalah soal spiritual. Sama sekali bukan masalah logika. Kita tidak akan pernah bisa untuk menjelaskan Tuhan menggunakan logika manusia. 11. Paul Arden seorang pemikir eksentrik dalam bukunya "God Explained in One Taxi Ride" berusaha untuk memprovokasi dan menjelaskan sosok Tuhan, menggunakan cara yang sangat sederhana. Bahkan sesuai judulnya, buku ini sangat sederhana, tipis dan mudah dibaca. Sangat saya rekomendasikan untuk anda. 12. Arden diakhir buku mengatakan, Bahwa bahkan seorang Atheis pun ketika dalam kondisi krisis dan mengharapkan pertolongan,sesungguhnya secara tidak disadari dia mengakui keberadaan Yang Maha Esa 13. Kesimpulan dari buku ini simple and clear. Tuhan tidak bisa dijelaskan. Tapi percaya sajalah bahwa Tuhan itu ada dan mencintai kita. Bandung, 1 Agustus 2014