Jika sudah musimnya, hujan akan turun. Jika sudah tiba masanya, bunga akan mekar. Begitupun dengan doa kita. Jika sudah waktunya, doa-doa kita akan dikabulkan dan hal-hal terbaik pun akan datang sesuai dengan linimasanya..
seen from Germany

seen from United States

seen from Germany
seen from Poland

seen from Germany
seen from Germany
seen from United States
seen from Canada

seen from France
seen from Spain

seen from Germany
seen from Australia
seen from Türkiye
seen from China

seen from Germany
seen from Mexico

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Russia

seen from Germany
Jika sudah musimnya, hujan akan turun. Jika sudah tiba masanya, bunga akan mekar. Begitupun dengan doa kita. Jika sudah waktunya, doa-doa kita akan dikabulkan dan hal-hal terbaik pun akan datang sesuai dengan linimasanya..
Ya rabb..
Hari ini ulang tahunku.
Aku tak bisa berbohong, hatiku penuh dengan emosi yang berkecamuk.
Rasa takut menghadapi masa depan tetap ada, tapi aku menahannya agar orang-orang di sekitarku melihatku baik-baik saja.
Khusus malam ini, aku luangkan waktu untuk mensyukuri segudang nikmat yang telah kau beri untukku, untuk cintamu yang tulus, untuk kesempatan tumbuh menjadi pribadi yang kau kehendaki.
Semoga diumur yang baru ini membawa kejelasan di jalanku, keberanian menghadapi ketidakpastian, dan sedikit lebih banyak sukacita daripada tahun sebelumnya.
Semoga aku bisa terus belajar menerima takdir, bersyukur, dan terus melangkah, meski rasa takut diam-diam masih menghantui.
membuktikan ekspektasi manusia adalah sebuah khayalan tertinggi dalam kehidupan.
lantas sekarang masihkah kamu ingin terus berkhayal dan bermimpi, memenuhi impian makhluk yg tak pernah bangun dari tidurnya?
atau mulai melangkah dan menghargai setiap usaha yang kamu lakukan tanpa membuka telinga untuk menggapai ekspektasi orang lain?
September berlalu sunyi, meninggalkan jejak yang hanya mampu kuhafal dalam memori.
Namun bayangmu masih bersemi, di antara hela nafas dan doa yang tak henti.
Biarlah ia menjadi saksi, bahawa tidak semua yang singgah akan dimiliki.
Dan ku titipkan sisa mimpi, agar esok hadir dengan harapan yang baru menyinari.
— 🥀
"Mari memaki diri atas ketidakpercayaan terhadap dirinya sendiri."
Kamu terlalu ragu atas kehendak hati dan pikiranmu. Terlalu berpikir atas ucapan orang yang menghinamu. Sungguh naas!
_Thedarks
Ikhlas menjadi egois
Tetaplah berfokus pada apa yang kamu inginkan, jangan dengarkan apa kata orang lain. beberapa orang tersudut karna sudut pandang !
di setiap jalan ada banyak tujuan, dan di dalam banyaknya tujuan akan ada banyak jalan yang menyesatkanmu.
Terimakasih..
Pergi
Beberapa yang pergi, bukan karena cinta itu habis - tapi karena kau lupa bahwa cinta pun perlu dijaga, setelah kau miliki.
Beberapa yang menghilang, tak pernah benar-benar ingin lenyap - sampai kau menjadikannya asing di tempat yang dulu kau sebut rumah.
Dan beberapa yang tak lagi ada, pernah ingin tinggal selamanya - hingga akhirnya ia sadar bahwa bahkan luka pun tahu kapan waktunya untuk berhenti menunggu disembuhkan.
2: Benang Merah
"Seperti filosofinya sebenarnya benang merah tak pernah putus. Hanya saja, terkadang jaraknya terlalu panjang hingga kita tak mampu menjangkaunya lagi"
Kalian pernah dengar kata-kata seperti "Kita jangan sampai asing ya. Kita harus sama-sama selamanya," tidak ?
Kata-kata yang menenangkan dan penuh harap bahwa kita akan bersama selamanya. Menjadi bagian di tiap-tiap kehidupan, entah senang maupun sedih. Menjadi orang yang "penting" di tiap-tiap kejadian. Menjadi orang yang selalu mendapatkan kabar darinya. Betapa senang ketika pernyataan itu muncul dari orang lain. Berharap kalimat tersebut menjadi kenyataan dengan segenap jiwa.
Namun, baru satu hari sejak kalimat itu di ucapkan dan jarak mengambil ruang pada hubungan ini, kata-kata itu jadi terdengar sarkas dan menyebalkan. Rasa harap dan bahagia itu seketika hilang menjadi sedih berkepanjangan. Menjadi ribuan tanya dengan awalan "kenapa?" Sebenarnya apakah benar karena jarak ? Atau sebenarnya sejak awal memang hanya saya yang mengaminkan ?.
Malam ini, ribuan tanya dan perasaan tidak menyenangkan itu akan saya lepaskan. Rasa lelah selalu berpikir banyaknya kemungkinan dan alasan, saya ganti menjadi rasa cukup. Melepaskan usaha-usaha kecil yang selalu dilakukan untuk tetap bersama. Chat-chat tidak penting, menanyakan kabar, me-reply insta story dengan emotikon lucu, atau sekedar memberi tanda suka pada postingannya akan menjadi hal normal, layaknya individu menghabiskan waktu di media sosial.
Saya akan coba mempercayai bahwa memang,
"Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya".
Meskipun sebenarnya dalam hati saya begitu banyak pertentangan. Karena sejak awal yang saya yakini adalah tetap bersama dalam waktu lama atau sebentar adalah pilihan. Namun apabila kejadian seperti ini terjadi berkali-kali, maka berarti saya yang harus belajar kembali bahwa ada hal-hal yang hanya sementara. Ada orang-orang yang menjadi tokoh utama dalam cerita pendek, bukan novel berbab-bab. Bahwa pembelajaran dengannya memang hanya singkat, karena saya harus naik level dan bertemu dengan orang lainnya untuk belajar kembali. Bahwa yang selamanya akan bersama saya adalah diri saya sendiri.
Saya jadi menyadari betapa saya selalu mudah memberikan rasa sayang dan kasih itu kepada orang-orang di sisi saya. Namun saya juga selalu mudah melupakan diri saya, dan lupa memberikan rasa sayang kepada diri ini. Barangkali perginya orang-orang tersebut adalah karena Tuhan sayang dan tau bahwa kita akan kehilangan diri kita sendiri jika benang merah ini terus berlanjut.
Maka dari itu, saya akan tetap berterima kasih kepada semua orang-orang yang hadir di tiap-tiap masanya. Saya akan tetap menghargai waktu-waktu yang dihabiskan bersama di masa lampau. Saya tetap akan menyimpan ribuan kenangan indah dan beribu alasan betapa cocoknya kami menjadi teman akrab di masa itu. Selebihnya, biarkan hanya doa dan takdir yang menuntun kita. "Biarkan semesta menentukan, apakah benang merah kita akan bertemu lagi dan menjadi cerita baru ?"