AHOK
Agak HOki sediKit… Agak menoHOK… Agak HOt Kog… Abis Hantam Oknum Korup… Abis Hajar Orang “Kotor”… Akan Hantar Orang Kurang mampu…
Begitulah AHOK! semua kebakaran jenggot. Semua mulai mencari kesalahan. Saya bukan sahabat AHOK, tapi saya mendukung ahok. Komitmennya yang kuat untuk mengangkat DKI menjadi lebih baik dan siap menghadapi MEA seharusnya diacungi jempol kaki dan tangan. Ahok gak cukup hanya menjadi headline news. Harusnya dia menjadi pria berdarah tionghoa kristen yang mencatat sejarah.
Semenjak AHOK naik dan bersama-sama jajarannya (walaupun kebanyakan sudah didepak karena terbukti korup) mampu membuat DKI tahun ini tidak mengeluh kebanjiran dimana SEHARUSNYA banjir tahunan DKI itu datang, loh kog malah tidak ada ya? (demikian doa pihak-pihak yang mengharapkan musibah untuk mempersalahkan masa jabatan AHOK).
Seandainya Ahmad Dhani (cagub DKI yang diusung salah satu parpol tanah air yang meski entah kenapa saya tidak mengerti di mana letak kompetensi beliau) naik menjadi DKI 1, kemungkinan akan memusisikan seluruh warga DKI 1 karena menurut beliau politik adalah seni (demikian tanggapan beliau saat dilakukan wawancara di salah satu media televisi swasta indonesia beberapa waktu lalu) apakah beliau mampu menyelesaikan masalah DKI yang begitu komplikasi? Mari kita jawab di dalam hati masing-masing.
Jika ditarik dari seluruh aspirasi warga Jakarta yang sangat heterogen, mampukah si AGAK HOKI ini membangun Jakarta untuk siap mengahadapi MEA? Mampukah TEMAN AHOK mengangkatnya melalui jalur independen yang dipilihnya semata-mata meminimalisir biaya yang terhitung sangat besar jika parpol mengusung ahok ditambah parpol yang dianggap “belum” bekerja secara jujur karena banyak pihak “kotor” di dalamnya? AHOK terlihat tidak mau menjadi kaum yang harus “membalas jasa” kepada parpol jika dia naik menjadi DKI 1. KALAU!
Walaupun saya bukan sahabat AHOK (karena ktp bekasi), saya tetap yakin pada beliau karena saya bisa melihat progress nyata selama dia menjabat. Ahok mampu menghadirkan terobosan-terobosan baru demi kelayakan warganya dan membuat para “tikus” kepanasan. Si agak monohok ini juga mampu memberikan teguran media yang selalu menyiarkan berita “tidak benar” dan tidak segan membongkar segala ketidakbenaran yang sudah berakar turun-temurun dan terlihat dibiarkan selama ini.
Maju AHOK. Meski dirimu AGAK HOKI SEDIKIT, semoga kejujuranmu membangun individu-individu yang jujur pula sehingga rencana Jakarta bukan hanya impian belaka, namun masyarakat bisa percaya bahwa masih ada orang jujur yang benar-benar mau dan mampu membangun Jakarta!













