I'm grateful to be part of these amazing people 🙏 Let's do our best till the end!!! 💪 #pkhprambanan #pkhjogja #pkhjogjaistimewa #keluargaharapan #fullteam (at Special Region of Yogyakarta)
noise dept.

roma★

JBB: An Artblog!
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
will byers stan first human second
art blog(derogatory)
No title available
DEAR READER
Xuebing Du

JVL
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available
Lint Roller? I Barely Know Her
wallacepolsom
$LAYYYTER
Mike Driver

ellievsbear
Three Goblin Art

Kiana Khansmith
trying on a metaphor
seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from Canada
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Panama
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Chile
seen from Colombia
@anitanorma
I'm grateful to be part of these amazing people 🙏 Let's do our best till the end!!! 💪 #pkhprambanan #pkhjogja #pkhjogjaistimewa #keluargaharapan #fullteam (at Special Region of Yogyakarta)
🔥🔥🔥 (at Wohkudu Beach)
Dan laki-laki sejati itu dimulai ketika dia berani datang kepada ayahnya bukan hanya kepada putrinya.
Moh Nur Sholeh
Dunia tak boleh tau kamu sedang babak belur. Dunia hanya boleh tau kamu masih tegak dan tak hancur selepas badai menerjang.
— Taufik Aulia
Semangat!!!
Menyepi sejenak dari keramaian... #8fineday #holiday #liburan #mumpungmasihlibur (at Sambi Resort Spa dan Resto)
how sweet~ :)
I fall in love so easily. Maybe that’s why I built the walls massive and secure and the trenches so deep, maybe that is why I was hesitant to let you in. Because; The first time I met the ocean, he waved to me, then pulled me in- ankles first and heart second. The first time I met the moon- I mean the first time I really saw it glistening in the sky and kissing the stars- I fell for him too. The first time I met the mountain-tops with their vast glorious peaks, they captivated me like nothing else, and I felt myself entertaining a new passion for their immense beauty. I thought all that was enough- I didn’t think I needed more But then, I met you. and the first time I met you your deep ocean eyes wrapped me up like a high tide, your glistening smile created this instant demand for your lips, and when you did kiss me- they brought me to heights mountains couldn’t touch. The first time I met you; I saw myself falling again for the last time.
SNM (via thelovelylittlepoet)
Lembar hidup baru...
Bismillahirohmannirrohim
Awal tahun baru 2018 ini dimulai dengan banyak perubahan dalam hidupku. Setelah hampir 4 tahun mendedikasikan diriku bersama teman-teman di Digizone kini saatnya untuk mulai lagi petualangan baru. Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan rezekiNya yang tak terkira dengan menempatku sebagai Pendamping PKH. Inshaa Allah pengalaman baru ini akan menjadi jalan bagiku untuk bisa beribadah dan membantu banyak orang. Tak lupa juga aku ucapkan banyak terimakasih pada teman-teman yg selalu peduli dengan sesama. Terimakasih sudah mengajak untuk menjalankan usaha bersama. Semoga berjalan dengan baik lancar tanpa halangan suatu apapun.
Selanjutnya terimakasih juga untuk seseorang di sana yg sudah bersedia bertemu walau hanya sekejab untuk mengawali tahun baru ini. Semoga tahun-tahun selanjutnya kita bisa melaluinya bersama.
Bismillah, semoga perubahan ini membawa kebaikan dan keberkahan dalam hidupku.
Terimakasih ya Allah atas segala nikmatMu :)
Di sudut kota.... #kotagede #explorejogja #exploreindonesia #masjidgede (at Masjid Besar Mataram Kotagede)
Thank you team~ 😁 #folktrip #baduy #baduydalam #baduyluar #exploreindonesia #explorebanten (at Jalan Prambanan Piyungan)
Kecapekan setelah seharian berkelana~ 😹😹 #bastian #catlife #persian #persiancat
Nyenyak banget~ 😻😽 (at Jalan Prambanan Piyungan)
Peace~ ✌✌ (at Pantai Jatimalang)
Hello... 📷 @kimchijjang (at Special Region of Yogyakarta)
SAATNYA JATUH CINTA LAGI
👤 Dr. Syafiq Riza Basalamah
Seiring makin bertambahnya usia pernikahan… Kedewasaan dan juga anak… Kita makin menyadari bahwa ada hal-hal yang tetap sama, dan ada hal-hal yang tak terelakkan untuk berubah…
Ada hal-hal yang harus diucapkan, dan ada yang cukup disimpan dalam hati saja… Kita pun jadi belajar untuk mengartikan bahwa makna romantisme itu sendiri sangatlah luas…
Romantis tidak hanya soal bunga, candle light dinner (baik di resto ternama atau yang insidentil karena mati listrik), sekotak cokelat mahal, atau kartu ucapan “I Love You” yang sengaja ia tinggalkan di meja sebelum berangkat kerja…
Romantisme tidak cuma soal itu, ternyata…
For some people…
✔ Romantis adalah ketika seorang istri berletih-letih belajar memasak di awal pernikahan mereka, demi menciptakan menu yang disukai suaminya, meskipun ia sendiri tidak menyukainya…
✔ Romantis adalah ketika seorang suami telaten merawat istri dan anak-anaknya yang sedang sakit, mengambil alih semua tugas rumah tangga yang sanggup ia kerjakan…
✔ Romantis adalah ketika seorang suami dengan sigap mengganti popok si kecil yang terbangun tengah malam, saat sang istri terlelap karena kelelahan…
✔ Romantis adalah saat sepasang suami istri bahu membahu merapikan rumah dan memandikan anak-anak ketika mereka sedang digegas waktu untuk pergi ke majlis ‘ilmu di suatu pagi…
✔ Romantis adalah saat seorang suami membangunkan istrinya untuk Sholât Malam dengan lembut, dan memerciki wajahnya dengan air ketika matanya masih ingin terpejam…
✔ Romantis adalah kerelaan seorang suami untuk menahan emosi ketika mendapati istrinya tengah marah, berlapang dada untuk mema’afkan dan memberi udzur ketika sang istri bersalah…
✔ Romantis adalah ketika seorang suami berkata pada istri tercintanya: “mencari nafkah itu tanggung jawabku, tugasmu adalah mengurus rumah dan mendidik anak-anak kita”…
✔ Romantis adalah ketika seorang suami meminta sang istri untuk menutup aurot secara sempurna, sebagai bentuk penjagaan atas hartanya yang paling berharga…
✔ Romantis adalah ketika seorang suami atau istri menolak permintaan pasangannya yang tidak sesuai syari’at dengan cara yang penuh hikmah…
Karena *cinta tidak berarti selalu menuruti keinginan orang yang dicintainya*, terlebih jika keinginannya bertabrakan dengan rambu-rambu syar‘i…
Itulah cinta karena الله yang sejati dan abadi !!…
✔ Romantis adalah ketika seorang suami menundukkan pandangannya ketika ia tak sengaja berpapasan dengan lawan jenisnya saat jalan dengan sang istri, dan mengeratkan genggaman tangan mereka lebih erat lagi…
✔ Romantis adalah saat seorang suami bersedia untuk mendengarkan cerita istrinya yang panjang lebar tak beraturan dan tak penting itu, sampai tak sengaja ketiduran…
✔ Romantis adalah kesabaran seorang suami ketika sang istri menyambutnya di pintu dalam keadaan kacau balau, belum sempat mandi apalagi berhias, rumah berantakan tak berbentuk dan tak ada makanan tersaji di meja… Lalu sang suami berkata: “Nggak apa-apa, malam ini kita makan di luar yuk ?”…
✔ Romantis adalah *kesediaan seseorang untuk menerima diri pasangannya seutuhnya, lengkap dengan segala kekurangan, kelebihan dan masa lalunya, tanpa banyak mengatur dan meminta*…
✔ Romantis adalah saat memandang wajah seseorang yang kita cintai dalam lelapnya setelah seharian penat bekerja, dan sejenak menyadari, telah menghabiskan tahun-tahun penuh bahagia bersamanya, seseorang yang الله pilihkan untuk menemani pahit manis perjalanan hidup ini…
✔ Romantis adalah ketika sepasang suami istri *saling mengingatkan dan menguatkan dalam kebenaran dan kesabaran*, karena mereka tidak hanya menginginkan kebersamaan di Dunia saja, melainkan hingga ke Jannah-Nya…
✔ Romantis adalah ketika engkau melihat kedalam matanya di sela-sela obrolan santai kalian, dan menemukan masih ada cinta di sana… cinta yang sama seperti saat pertama kali bertemu dahulu…
Dan yang romantis adalah saat seorang suami memasangkan helm ke kepala istri tercintanya ketika mereka hendak bepergian dengan motor…
Ternyata banyak hal-hal romantis yang dilakukan pasangan, yang terkadang luput dari perhatian kita… Betapa sering pasangan berbuat baik kepada kita, tapi tak pernah puas kita untuk terus menuntut lagi dan lagi ?… Bahkan meminta sesuatu di luar kadar kesanggupan pasangan kita…!
Astaghfirullôh… Adakah kita seperti itu terhadap istri atau suami kita selama ini ?… Terlebih-lebih kita, *para istri yang tabiatnya adalah sering mengkufuri kebaikan suami*…
“Dan aku melihat neraka, maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat *kebanyakan penduduknya adalah kaum perempuan*.
Shohâbat pun bertanya: “Mengapa (demikian), wahai Rosûlullôh sallallaahu alaihi wa sallam?… Beliau sallallaahu alaihi wa sallam menjawab: “Karena kekufuran mereka”…
Kemudian ditanya lagi: “Apakah mereka kufur kepada Allôh?”… Beliau sallallaahu alaihi wa sallam menjawab: “Mereka kufur terhadap suami mereka, *kufur terhadap kebaikan-kebaikannya*…
Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang, kemudian ia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak ia sukai), niscaya ia akan berkata: ‘Aku tidak pernah melihat sedikit pun kebaikan pada dirimu!” [HR al-Bukhôrî no 105].
Seperti yang dituturkan dalam syair indah berikut ini…
“Kulihat kaum laki-laki memukul istri mereka… Namun tanganku lumpuh untuk memukul Zainab… Zainab adalah Matahari, sedang perempuan lain adalah bintang-bintang… Jika Zainab muncul, tak akan nampak lagi bintang-bintang…” [Siyar A‘lâm an-Nubalâ’ IV/106].
Banyak sisi baik dari pasangan yang membuat teduh hati ketika kita memandangnya, atau mungkin saat sekadar mengingatnya…
Jujurlah pada diri sendiri… Pasangan kita saat ini, betapa ia begitu berjasa mendampingi kita sejak bertahun-tahun lamanya…
Dia lah tempat kita mencurahkan rasa… Dia lah seseorang yang paling mengenal dan mengerti, siapa dan bagaimana kita sesungguhnya, dan memilih untuk tetap tinggal dan terus mencintai kita, setelah semua yang terjadi…
Cinta yang dulu mekar di awal-awal pernikahan, bisa pudar seiring berlalunya waktu… Ia bisa berubah menjadi layu sebelum akhirnya mati dan musnah…
Maka rawatlah cinta itu agar selalu berkembang dan terawat… Siramilah perasaan itu dengan hal-hal yang romantis dan penuh makna, namun sederhana…
Sederhanakanlah !!…
Seperti membukakan pintu mobil untuk istri tercinta bagi yang punya mobil, atau memasangkan helm ke kepalanya ketika hendak bepergian dengan motor… Atau merapikan anak rambut yang ‘mengintip’ dari balik jilbabnya dengan tatapan penuh kasih-sayang…
Ungkapan cinta yang terlihat remeh, kecil dan sepele, tapi penuh makna… Setidaknya bagi dirinya, seseorang yang kita cinta…
:“)
Berteduh dari hujan